Senin, 20 Juli 2026

Tim Kepolisian Gelar Risk Assessment di Mikutopia Batu, Skor 66,61% Kategori CUKUP

 


Kota Batu – Tim Risk Assessment Sistem Manajemen Pengamanan (SMP) yang dipimpin langsung oleh Kombes Pol Wawan Kristyanto, S.I.K., M.M. telah melaksanakan evaluasi komprehensif terhadap objek wisata Mikutopia di Kota Batu. Kegiatan yang berlangsung selama dua hari, Senin–Selasa, 20–21 Juli 2026 ini menghasilkan temuan penting terkait infrastruktur, keamanan, keselamatan, kesehatan, sistem pengamanan, serta aspek informasi.

Mikutopia yang dikenal sebagai taman rekreasi keluarga bertema "Dunia Jamur" di lereng Gunung Arjuno ini mendapatkan total nilai 66,61% dengan kategori CUKUP. Capaian ini mengindikasikan bahwa meskipun secara umum sistem manajemen pengamanan telah berjalan, masih terdapat sejumlah celah yang memerlukan perbaikan mendasar guna mencapai standar optimal.

Tim Risk Assessment Sistem Manajemen Pengamanan (SMP)

Berdasarkan hasil asesmen yang dilakukan tim beranggotakan AKBP Fatahul Azmi, S.Pd. (Ketua Pelaksana), AKP Fidiyah Wahyuni, S.H., BRIGPOL Syaiful, serta BRIPTU Wahyu Pramono, S.H. (Sekretaris), berikut rincian capaian setiap aspek:

· Infrastruktur: 12,15% – angka terendah yang mengindikasikan perlunya evaluasi mendalam terhadap kondisi fisik bangunan dan fasilitas pendukung.

· Keamanan: 15,83% – masih memerlukan penguatan sistem pengamanan preventif dan deteksi dini.

· Keselamatan: 14,50% – perlu peningkatan standar prosedur keselamatan pengunjung dan petugas.

· Kesehatan: 8,00% – menjadi perhatian serius mengingat pentingnya aspek kesehatan dalam operasional wisata.

· Sistem Pengamanan: 9,13% – membutuhkan revitalisasi prosedur dan teknologi pengamanan.

· Aspek Informasi: 7,00% – nilai terendah kedua yang menyoroti kelemahan dalam pengelolaan data dan sistem informasi.

Rendahnya skor infrastruktur (12,15%) menjadi sinyal penting bagi pengelola. Sebagai destinasi yang mengusung 25 wahana tematik dengan luas lahan 10 hektare, Mikutopia dituntut untuk memastikan setiap elemen fisik mulai dari jalur evakuasi, struktur bangunan, hingga aksesibilitas memenuhi standar keselamatan yang ketat. Evaluasi ini sejalan dengan rekomendasi Pemerintah Kota Batu yang sebelumnya menekankan kepatuhan administratif dan keselamatan pengunjung sebagai prioritas utama.

Sementara itu, capaian aspek keselamatan (14,50%) mengingatkan pada sejumlah insiden yang pernah terjadi, termasuk kerusakan wahana Tiram akibat kelebihan beban serta kejadian pengunjung pingsan saat mengantre tiket. Meskipun manajemen telah melakukan perbaikan dan memastikan seluruh wahana beroperasi normal, asesmen kali ini menegaskan bahwa sistem keselamatan masih memerlukan penguatan komprehensif.

Skor kesehatan (8,00%) dan aspek informasi (7,00%) menjadi temuan paling kritis. Dalam konteks manajemen risiko berbasis standar internasional seperti ISO/IEC 27005, identifikasi dan evaluasi risiko harus mencakup seluruh dimensi operasional. Kelemahan pada sistem informasi berpotensi menghambat deteksi dini terhadap berbagai ancaman, sementara rendahnya skor kesehatan menyoroti perlunya peningkatan fasilitas kesehatan, ketersediaan tenaga medis, serta prosedur penanganan darurat di lokasi wisata.

Panji Akbar selaku Manager Operasional Mikutopia menyampaikan komitmen pengelola untuk menindaklanjuti seluruh rekomendasi tim risk assessment. Meskipun demikian, masih terdapat sejumlah temuan yang harus segera diremediasi guna menjamin keamanan dan kenyamanan pengunjung secara berkelanjutan.

Ke depan, sinergi antara kepolisian, pengelola wisata, dan pemerintah daerah menjadi kunci dalam mewujudkan ekosistem wisata yang aman, nyaman, dan berorientasi pada keselamatan publik. Risk assessment ini bukanlah akhir, melainkan awal dari transformasi sistem manajemen pengamanan Mikutopia menuju standar yang lebih tinggi dan akuntabel.

Kontributor : Agus

Editor : Tim EDUKASI-RI 

Gambar 2 Gambar 2 Gambar 1
gambar 2 Gambar 1 Gambar 3
Gambar 1 Gambar 2 Gambar 3
gambar 3 Gambar 2

Labels

Aceh AFK Akademik Associantion of Polri ATR BPN Bali Bantengan BHP BI Bilateral Blitar BMKG BPBD Budaya Budaya Jawa Bumiaji Catur cuaca Daerah Delegasi Desa Desa Tulungrejo Destinasi Disabilitas Dishub Dispendukcapil Disperkim DPUPR Dusun Junggo education Edukasi Esai essay Event Lokal Futsal Gempa gibran Grebek Suro Gubernur Gusdur Hotel Hukum dan Kriminal Hukum dan HAM Hukum dan Kriminal Info Pasar informasi publik Inklusi Internasional Jakarta Jawa Timur Jenang Kalimantan Kampung Warna-Warni Batu Kampung Wisata Batu Karnaval Kartini Karya Bakti KBLI Kecelakaan Kehutanan Kemah 2024 Kesehatan Koni Kota Baru Kota Batu KPPPA KPU Kuda Lumping Lakalantas Lingkungan Madrasah Malang Malqng Mancanegara Medan Memberamo Tengah Mikutopi Mikutopia MTs Hasyim Asy'ari Musik Muslimat Nasional Nasional. TNI AD National Police Chief Ngantang Non Akademik OJol Olahraga Opini OSS Palestina Papua Papua Pegunungan Pawai PBB PDI Pekanbaru pekerja migran Pelajar Pendem Pendidikan Penghijauan Perhutani Peristiwa Pertanian Piala Dunia Polda Jatim Police Polisi Polres Batu Poltekad Pontianak PPM Primbon Jawa PSSI Puasa Membisu Pujon Religi Ritual Kearifan Lokal Kota Batu RUN FUN Rupiah Sampah Sanduk Sarpras satgas pamtas Sekda Selamatan Desa Seni Seni Budaya Spiritualitas Masyarakat Adat Sumberbrantas Surabaya Suro Suroan tentang Kami Timor Timur TMP TNI TNI AL TPU Tradisi Selamatan Desa Bumiaji Transmigrasi UMKM UMKM Batu Universitas Universitas Terbuka Malang Veteran Vidio Berita Wapres RI WBTB Wisata Budaya Batu Wisata Kota Batu Yonif 512/DIY
EDUKASI-RI

Dengan maraknya asupan informasi yang telah berganti dari era cetak menjadi online, maka kami suguhkan informasi yang transparan , jelas dan sesuai kondisi dilapangan, sebagai literasi edukasi kepada seluruh pembaca , terimakasih atas kunjungan anda dan semoga menjadikan lebih bermakna, MERDEKA

Popular Posts

Popular Posts