SMAN 1 Batu Salurkan Donasi Bencana NTT, Wujud Solidaritas dan Edukasi Kepedulian Sosial
Kota Batu, 1 September 2026 – Kepedulian terhadap sesama yang diimplementasikan dalam aksi nyata kembali ditunjukkan oleh civitas akademika SMAN 1 Batu. Di tengah hiruk-pikuk aktivitas pendidikan, sekolah yang terletak di kota wisata ini menyelenggarakan kegiatan penyerahan donasi untuk para korban bencana gempa bumi yang melanda Nusa Tenggara Timur (NTT). Penyerahan bantuan tersebut dilakukan secara simbolis kepada Forum Ormas Bersatu (Forbes) Kota Batu, bertempat di halaman utama SMAN 1 Batu, pada Selasa pagi, 1 September 2026.
![]() |
| Momen penyerahan Donasi |
Kegiatan yang sarat akan nilai-nilai kemanusiaan ini dihadiri oleh jajaran pimpinan sekolah, yaitu Kepala Sekolah, Wakil Kepala Sekolah bidang Kesiswaan, serta Wakil Kepala Sekolah bidang Hubungan Masyarakat (Humas). Turut hadir pula perwakilan dari dewan guru serta sejumlah peserta didik yang merupakan representasi dari berbagai ekstrakurikuler dan organisasi intra sekolah. Mereka adalah perwakilan dari kelas X, XI, dan XII, yang tergabung dalam Organisasi Siswa Intra Sekolah (OSIS), Majelis Perwakilan Kelas (MPK), Palang Merah Remaja (PMR), serta unit kegiatan kerohanian. Kehadiran para siswa ini menjadi bukti nyata bahwa penguatan karakter bukan hanya sekadar teori di dalam kelas, melainkan aksi kolaboratif di lapangan.
Dari pihak Forum Ormas Bersatu (Forbes), acara ini dihadiri oleh Koordinator Forbes, Ketua Panitia, serta Bendahara Forbes Kota Batu. Sinergi antara institusi pendidikan dengan organisasi kemasyarakatan ini diharapkan dapat mempercepat proses distribusi bantuan serta memaksimalkan dampak positif bagi masyarakat NTT yang tengah berduka.
![]() |
| Kepala Sekolah SMAN 1 Batu, Anton DC |
Kepala SMAN 1 Batu, Anton,menuturkan bahwa kegiatan donasi ini merupakan bagian dari program pendidikan karakter yang berkelanjutan. "Kami memandang bahwa peristiwa bencana alam merupakan ujian kemanusiaan yang menuntut respons cepat dan empati kolektif. Melalui gerakan penggalangan dana ini, kami berupaya menanamkan social empathy quotient atau tingkat kecerdasan empati sosial kepada para siswa. Kami berharap kontribusi ini dapat meringankan beban saudara-saudara kita di NTT, sekaligus membentuk generasi muda yang berkesadaran sosial tinggi dan memiliki rasa kepemilikan terhadap permasalahan bangsa (national belongingness)," tutur Anton dengan nada penuh haru.
Harapan besar disampaikan oleh pihak sekolah agar bantuan yang terkumpul dapat dimanfaatkan secara optimal untuk pemenuhan kebutuhan dasar para pengungsi, seperti logistik, obat-obatan, dan perlengkapan sekolah bagi anak-anak yang terdampak. SMAN 1 Batu berkomitmen untuk terus menjalankan peran sebagai agen perubahan (agent of change) dalam pembangunan manusia seutuhnya, tidak hanya unggul dalam aspek kognitif, namun juga afektif dan psikomotorik.
![]() |
| Feredikus To Goa, Ketua Panitia Forbes |
Sementara itu, Ketua Panitia Forbes, Bapak Feredikus To Goa, menyampaikan apresiasi yang mendalam atas inisiatif serta kepercayaan SMAN 1 Batu kepada Forum Ormas Bersatu. "Kami sangat mengapresiasi langkah progresif SMAN 1 Batu. Bantuan ini bukan sekadar barang, melainkan energi positif dan motivasi bagi kami di lapangan. Kami memastikan bahwa setiap rupiah dan setiap kilogram bantuan akan kami salurkan dengan prinsip transparansi dan akuntabilitas publik," ujar Feredikus. Ia menambahkan bahwa pihak Forbes akan segera mengkoordinasikan bantuan ini dengan tim tanggap darurat di NTT untuk memastikan distribusi yang tepat sasaran, terutama ke wilayah-wilayah terpencil yang sulit dijangkau.
Harapannya, kolaborasi antara institusi pendidikan dan ormas ini dapat menjadi model bagi aksi kemanusiaan lainnya. Feredikus berharap hal serupa bisa diterapkan oleh instansi Sekolah yang berada di Kota Batu, semangat gotong royong ini tidak berhenti pada penyerahan simbolis, tetapi menjadi langkah awal dari kepedulian berkelanjutan yang terstruktur dan sistematis.
![]() |
| Sebelah kiri, M. Firmansyah Junior bersama kedua rekan |
Salah satu siswa kelas XII, M. Firmansyah, yang turut hadir sebagai perwakilan OSIS, mengungkapkan kebanggaannya dapat terlibat langsung dalam aksi sosial ini. “Ini adalah pengalaman yang sangat berharga. Kami belajar bahwa solidaritas tidak mengenal jarak dan waktu. Melalui donasi ini, kami ingin menyampaikan pesan bahwa meskipun terpisah secara geografis, hati kami selalu bersama saudara-saudara di NTT. Semoga bencana ini cepat berlalu dan mereka dapat bangkit kembali dengan semangat baru,” ungkap Firmansyah dengan mantap.
Kegiatan penyerahan donasi ini berlangsung dengan khidmat dan lancar, mencerminkan atmosfer kekeluargaan yang erat. Acara ditutup dengan doa bersama yang dipimpin oleh perwakilan dari unit kerohanian SMAN 1 Batu, memohon keselamatan dan kekuatan bagi para korban di NTT. Momentum ini menjadi pengingat bahwa di tengah keterbatasan, nilai-nilai persaudaraan dan kebersamaan adalah pilar utama dalam menghadapi tantangan kemanusiaan.
![]() |
| Momen, Koordinator Forbes, Ketua Panitia Donasi, bersama tenaga pengajar |
SMAN 1 Batu melalui kegiatan ini berhasil menunjukkan bahwa pendidikan bukan hanya tentang keunggulan akademis, tetapi juga tentang pembentukan karakter yang humanis dan memiliki kepedulian tinggi terhadap kondisi sosial masyarakat luas. Aksi konkret ini menambah deret panjang peran serta dunia pendidikan dalam percepatan pemulihan pasca-bencana di Indonesia.
Kontributor : Agus
Editor : Tim EDUKASI-RI












