Puncak Tradisi Kirab Pamitan, Kepala Poltekad Lantik 113 Bintara Elit
KOTA BATU – Pimpinan Politeknik Angkatan Darat (Poltekad), Brigjen TNI Dr. Indarto Kusnohadi, S.I.P., S.H., M.H., M.M., secara resmi melepas 113 mahasiswa program Diploma IV (D4) dalam upacara wisuda sekaligus pamitan menuju Kota Batu, Jawa Timur. Prosesi sakral ini menandai puncak dari empat tahun pembinaan komprehensif yang mengintegrasikan kurikulum akademik, pelatihan taktis, dan pembentukan karakter keprajuritan.
Tradisi simbolik yang tidak sekadar menjadi momen perpisahan, melainkan juga wahana penguatan relasi kelembagaan dan konsolidasi kemitraan strategis antara institusi pendidikan militer, Pemerintah Kota Batu, serta elemen masyarakat sipil menjelang rampungnya masa pendidikan. Sebanyak 113 taruna Program Diploma IV (D4) Angkatan VII Politeknik Angkatan Darat (Poltekad) menggelar prosesi Kirab Pamitan sebagai bagian dari rangkaian agenda akademik di Kota Batu, Jumat (17/7/2026) sore.
![]() |
| Saat Konvoi , Drum Band Wikan Loka Nanta Poltekad |
Konvoi diawali dari halaman Balai Kota Among Tani menuju kawasan Alun-Alun Kota Batu. Sepanjang rute, iring-iringan taruna menampilkan pertunjukan atraktif yang dipadukan dengan alunan Drum Band Wikan Lokananta Poltekad, sehingga menyedot antusiasme warga dan pengguna jalan yang melintas.
Sambutan Wali Kota Batu, H.Nurochman, S. H.,M.H.,yang di wakili oleh Staf Ahli Bidang Pemerintahan, Hukum dan Politik, M. Agoes Mahmudi menyampaikan apresiasi dan penghormatan kepada keluarga besar Poltekad yang selama ini telah menjadi bagian dari Kota Batu.
" Kehadiran Poltekad bukan hanya memperkuat identitas Kota Batu sebagai kota pendidikan, tetapi juga menghadirkan semangat disiplin, nasionalisme, dan pengabdian bagi masyarakat. Tradisi Kirab Lokananta merupakan simbol perjalanan dari masa pendidikan menuju masa pengabdian. Dibalik setiap langkah kirab, terdapat tekad untuk mengemban amanah sebagai prajurit yang menjunjung tinggi disiplin, loyalitas, integritas, serta pengabdian kepada bangsa dan negara.
![]() |
| Momen foto bersama saat berada di Halaman Balai Kota Among Tani |
Kepada para mahasiswa Angkatan VII, saya mengucapkan selamat atas capaian yang telah saudara raih. Keberhasilan menyelesaikan pendidikan merupakan hasil dari kerja keras, ketekunan, dan semangat pantang menyerah. Namun hari ini bukanlah garis akhir, melainkan awal dari tanggung jawab yang lebih besar untuk mengabdikan ilmu, kemampuan, dan karakter yang telah ditempa selama pendidikan.
Jagalah selalu kehormatan almamater, pegang teguh nilai-nilai keprajuritan, serta jadilah pribadi yang profesional, berintegritas, dan dekat dengan rakyat. Sebab kekuatan seorang prajurit tidak hanya diukur dari kemampuan teknisnya, tetapi juga dari keteladanan sikap dan pengabdiannya.
![]() |
| Para mahasiswa dalam momen temu keluarga |
Pemerintah Kota Batu menyampaikan terimakasih atas sinergi yang selama ini terjalin bersama Politeknik Angkatan Darat. Kami berharap hubungan baik ini terus terpelihara dan semakin kuat dalam mendukung pembangunan daerah sekaligus memperkokoh semangat kebangsaan.
Akhirnya, Saya mengucapkan selamat menempuh pengabdian kepada seluruh mahasiswa Diploma 4 angkatan VII. Semoga langkah yang diawali dari Kota Batu menjadi awal perjalanan yang membangun bagi TNI Angkatan Darat, bangsa dan negara.
![]() |
| Pimpinan Politeknik Angkatan Darat (Poltekad), Brigjen TNI Dr. Indarto Kusnohadi, S.I.P., S.H., M.H., M.M., dalam memberikan penyampaian |
Senada, Brigjen Dr. Indarto menyampaikan apresiasi dan rasa syukur atas capaian lulusan yang seluruhnya dinyatakan lulus dengan predikat memuaskan dan sangat memuaskan.
"Kami bersyukur seluruh mahasiswa 113 orang ini lulus dengan kualifikasi yang teruji, sebagian besar melalui evaluasi akademik ketat dan sebagian lagi dengan pencapaian distingsi yang memuaskan," ujarnya di hadapan para perwira dan keluarga besar Poltekad.
Tahun ini, Poltekad mencatatkan terobosan strategis dengan meresmikan program studi (prodi) baru di jenjang D4, yaitu Kecerdasan Artifisial (AI).
Penambahan ini melengkapi lima prodi unggulan yang telah ada sebelumnya, meliputi Komunikasi, Otoranpur (Otomotif Kendaraan Tempur), Terasenmil (Teknik Senjata Militer), Elkasintal ( Elektronika Sistem Militer ), Teknik Telekomunikasi serta Rekayasa Cyber (Rekayasa Keamanan Siber).
![]() |
"Tahun ini, kami juga akan membuka satu prodi baru, yaitu Artificial Intelligence (AI) atau Kecerdasan Buatan. Selain program D4, sebetulnya kami juga memiliki satu program studi untuk jenjang S2, yaitu Magister Operasi Darat. Kehadiran prodi AI adalah respons adaptif terhadap dinamika peperangan modern yang berbasis data. Kami ingin memastikan lulusan tidak hanya mahir secara fisik, tetapi juga memiliki kapabilitas intelektual dalam menganalisis big data dan mengembangkan sistem otonom untuk pertahanan," tegasnya.
Lebih lanjut, selain program vokasi D4, Poltekad juga terus mengkonsolidasikan program pascasarjana S2 Magister Operasi Darat. Program ini dirancang untuk membekali para perwira dengan keilmuan multidisiplin, menggabungkan strategi operasional darat dengan pendekatan manajemen pertahanan dan studi keamanan kontemporer.
Dalam amanatnya, orang nomor satu di Poltekad ini memberikan penekanan khusus kepada para alumni yang merupakan bintara pilihan dari ribuan pendaftar. Ia berharap agar prestasi akademik selama masa pendidikan tidak menjadi (final) dalam capaian, melainkan fondasi untuk inovasi berkelanjutan.
"Harapan saya kepada alumni, jangan sampai mereka berprestasi hanya dalam pendidikan. Setelah lulus, mereka harus betul-betul mempunyai inovasi dan siap mengimplementasikan tugas pokok. Ilmu dasar yang telah mereka kuasai wajib dikembangkan secara aplikatif di satuan-satuan organik sesuai penempatan masing-masing," pesan Brigjen Indarto.
Fenomena penting yang menyertai wisuda ini adalah status sosial para lulusan. Setelah menyelesaikan pendidikan kepamongprajaan dan militer di Poltekad, para bintara terpilih ini otomatis mengalami kenaikan jenjang karier menjadi Perwira. Transisi karier ini menandai perubahan paradigma dari pelaksana teknis (bintara) menjadi pemikir sekaligus pemimpin (perwira) yang diharapkan mampu memberikan kontribusi strategis bagi TNI AD.
Dengan bekal keilmuan yang integrative dan wawasan kebangsaan yang kokoh, para alumni diharapkan menjadi agen perubahan (agent of change) yang mampu menjawab tantangan kerawanan multidimensi. Keberangkatan mereka ke Kota Batu bukan sekadar momentum pamitan, tetapi awal dari pengabdian nyata dalam menerapkan konsep pertahanan semesta di tingkat paling bawah. Poltekad optimistis, melalui kurikulum berbasis penelitian (research-based learning) dan penguasaan teknologi disruptif, para lulusan ini akan menjadi tulang punggung modernisasi alutsista dan sistem pertahanan siber di masa depan.
Kirab pamitan merupakan manifestasi dari tradisi akademik yang merepresentasikan penghormatan institusional kepada daerah yang telah menjadi laboratorium sosial sekaligus lingkungan pengasuhan karakter bagi para taruna. Kegiatan ini menjadi medium efektif dalam memperkokoh kolaborasi antara lembaga pendidikan militer dengan pemerintah daerah guna membentuk pribadi-pribadi yang berintegritas, berdisiplin tinggi, dan memiliki jiwa pengabdian yang mumpuni.
Melalui prosesi ini, para taruna D4 Angkatan VII Poltekad menegaskan tekadnya untuk mengaktualisasikan kompetensi keilmuan dan penguasaan teknologi pertahanan secara profesional. Kapabilitas yang terasah selama pendidikan diharapkan mampu berkontribusi signifikan dalam penguatan sistem pertahanan nasional, pemeliharaan stabilitas keamanan, serta pengawalan kedaulatan Negara Kesatuan Republik Indonesia di tengah dinamika perkembangan teknologi dan kompleksitas tantangan strategis global.
![]() |
| Sambutan meriah dari masyarakat kepada Drum Band Wikan Lokananta Poltekad |
Lebih dari sekadar seremoni pelepasan, kirab ini mencerminkan internalisasi nilai-nilai integritas, patriotisme, dan tanggung jawab profesional yang menjadi fondasi pembentukan sumber daya manusia pertahanan yang adaptif, inovatif, dan berorientasi pada kepentingan nasional. Tradisi ini sekaligus menegaskan paradigma bahwa pendidikan militer tidak hanya mengedepankan aspek taktik dan strategi, melainkan juga penguatan kecerdasan emosional, kecerdasan sosial, dan kecerdasan spiritual yang terintegrasi dalam kepribadian taruna.
Adapun dalam kegiatan tersebut dihadiri oleh Komandan Poltekad Brigjen TNI Dr. Indarto Kusnohadi, S.I.P., S.H., M.H., M.M., Ketua Persit Kartika Candra Kirana, Yuliana Indarto., Wadan Poktekad, Kolonel Arh Fithrizal Setiawan, S.Sos., M. Sc, Para Asisten Staf Ahli dan SKPD Pemkot Batu berserta jajaran Poltekad, Jajaran IBu Persit Kartika Candra Kirana, Seluruh peserta pemberangkatan kirab Lokananta mahasiswa D4 Poltekad Angkatan VII TA. 2026.
Dengan demikian, Kirab Pamitan menjadi penanda penting dalam siklus pendidikan Poltekad sekaligus bukti nyata komitmen institusi dalam melahirkan perwira-perwira tangguh yang siap mengabdi bagi kejayaan bangsa dan negara.
Kontributor : Agus
Editor : Tim EDUKASI-R I








