Minggu, 05 Juli 2026

Pentas Jaran Kepang hingga Sanduk, Karsa Budaya Nuswantara Getarkan Mikutopia



KOTA BATU – Gelombang seni tradisional dari lereng Gunung Arjuno menyapa ratusan wisatawan Nusantara di Amphitheater Outdor Mikutopia, Sabtu (4/7/2026). Karsa Budaya Nuswantara Padepokan Gunung Ukir sukses menggetarkan panggung utama paket wisata budaya Journey of Wonderland dengan suguhan kesenian khas Kota Batu yang telah terverifikasi sebagai Warisan Budaya Tak Benda (WBTB) oleh Kementerian Kebudayaan Republik Indonesia.

Tiga sesi pertunjukan yang digelar pada 27 Juni, 2 Juli, dan 3 Juli 2026 tersebut menjadi puncak dari rangkaian program liburan sekolah yang berlangsung sejak 20 Juni hingga 5 Juli 2026. Ribuan pasang mata dari berbagai daerah menyaksikan derap langkah Jaran Kepang, kegagahan Bantengan, serta dinamika Tari Sanduk trilogi kesenian yang menjadi identitas budaya masyarakat Batu.

Pimpinan Karsa Budaya Nuswantara Padepokan Gunung Ukir, Agus Mardianto

Pimpinan Karsa Budaya Nuswantara, Agus Mardianto, menyampaikan apresiasi mendalam kepada pihak Mikutopia atas ruang kolaborasi yang diberikan. "Kami mengucapkan terima kasih kepada Mikutopia atas kesempatan yang diberikan kepada seniman-seniman Kota Batu untuk dapat tampil di tempat wisata sekelas Mikutopia, yang nota bene pengunjungnya berasal dari berbagai daerah se-Indonesia," ujarnya.

Lebih lanjut, Agus menjelaskan bahwa pihaknya diminta tampil dengan konsep Journey of Wonderland yang mengusung eksplorasi budaya Nusantara. "Dalam konsep tersebut, tetap kami tampilkan seni Jaran Kepang, Bantengan, dan Sanduk, yang merupakan kesenian khas Kota Batu yang sudah masuk WBTB dan disahkan oleh Kementerian Kebudayaan RI," tegasnya.

Ketiga kesenian tersebut memiliki legitimasi kuat sebagai warisan budaya. Jaran Kepang dan Bantengan telah lebih dulu meraih status WBTB, sementara Tari Sanduk perpaduan unik antara budaya Madura dan lokal Batu yang biasanya menjadi menu wajib dalam selamatan desa resmi ditetapkan pada awal 2026.

"Hal ini juga bertujuan untuk mengenalkan kepada khalayak umum, khususnya pengunjung Mikutopia yang berasal dari berbagai daerah, tentang kesenian Kota Batu yang telah masuk WBTB tersebut," imbuh Agus.

Suasana pertunjukan di Amphitheater Outdor Mikutopia

Manajer Operasional Mikutopia, Panji Akbar Ramadhani, menegaskan bahwa program Journey of Wonderland merupakan manifestasi komitmen destinasi wisata berwawasan fantasy world itu untuk tidak hanya menyuguhkan wahana rekreasi, tetapi juga menjadi ruang apresiasi dan edukasi budaya.

"Melalui kolaborasi berbagai komunitas seni dan budaya, kami ingin menghadirkan pertunjukan yang tidak hanya menghibur, tetapi juga mengenalkan kekayaan budaya Indonesia kepada para pengunjung," ujar Panji dalam keterangannya.

Mikutopia yang berlokasi di Jalan Tulungrejo, Kecamatan Bumiaji, Kota Batu, mengusung konsep "Negeri Jamur" dengan sekitar 24 wahana tematik mulai dari roller coaster mini hingga bianglala yang dinamai berdasarkan jenis jamur seperti Saccharomyces, Portobello, hingga Zygomycota. Perpaduan antara wahana modern dan pertunjukan budaya tradisional ini diyakini mampu menjadi magnet baru pariwisata Kota Batu.

Seorang pengunjung asal Gresik, Wahyu, mengungkapkan kekagumannya terhadap penampilan Karsa Budaya Nuswantara. Menurutnya, suguhan seni tradisional di tengah kemegahan wahana modern memberikan pengalaman liburan yang berbeda dan berkesan.


Suasana ribuan pengunjung mikutopia saat saksikan pertunjukan

Kedepannya, Agus Adianto berharap kolaborasi serupa dapat terus berlanjut sehingga kesenian tradisional tidak hanya lestari sebagai identitas budaya, tetapi juga menjadi daya tarik wisata yang memperkuat posisi Kota Batu sebagai destinasi unggulan di Jawa Timur.

"Kami berharap ruang-ruang seperti ini terus terbuka bagi para seniman, sehingga warisan budaya tak benda ini tidak sekadar sertifikat, tetapi benar-benar hidup dan dinikmati oleh generasi muda dari seluruh Indonesia," pungkas Agus.

Dengan terselenggaranya pentasan budaya berskala nasional ini, sinergi antara pelaku seni, pengelola wisata, dan pemerintah daerah terbukti mampu menciptakan ekosistem pariwisata yang berkelanjutan menghadirkan hiburan yang mencerdaskan sekaligus melestarikan kekayaan budaya Nusantara.

Gambar 2 Gambar 2 Gambar 1
gambar 2 Gambar 1 Gambar 3
 Gambar 1  Gambar 2  Gambar 3
Gambar 1 Gambar 2
Gambar 1 Gambar 2 Gambar 3
Gambar 1 Gambar 2 Gambar 3
Gambar 1 Gambar 2 Gambar 3
Gambar 1 Gambar 2 Gambar 3
Gambar 1 Gambar 2 Gambar 3
gambar 3 Gambar 2 Gambar 1
gambar 1 gambar 2 gambar 3

Labels

Aceh AFK Agro Akademik Associantion of Polri ATR BPN Bali Bantengan BHP BI Bilateral Blitar BMKG BPBD Budaya Budaya Jawa Bumiaji Catur cuaca Daerah Delegasi Desa Desa Tulungrejo Destinasi Disabilitas Dishub Dispendukcapil Disperkim DPUPR Dusun Junggo education Edukasi Esai essay Event Lokal Futsal Gempa gibran Grebek Suro Gubernur Gusdur Hotel Hukum dan Kriminal Hukum dan HAM Hukum dan Kriminal Info Pasar informasi publik Inklusi Internasional Jakarta Jawa Timur Jenang Kabupaten Malang Kalbar Kalimantan Kampung Warna-Warni Batu Kampung Wisata Batu Karnaval Kartini Karya Bakti KBLI Kecelakaan Kehutanan Kemah 2024 Kesehatan Koni Kota Baru Kota Batu KPPPA KPU Kuda Lumping Lakalantas Lingkungan Madrasah Malang Malqng Mancanegara Medan Memberamo Tengah MI Mikutopi Mikutopia MTs Hasyim Asy'ari Musik Muslimat Nasional Nasional. TNI AD National Police Chief Ngantang Non Akademik OJol Olahraga Opini OSS Palestina Papua Papua Barat Papua Pegunungan Pawai PBB PDI Pekanbaru pekerja migran Pelajar Pendem Pendidiian Pendidikan Penghijauan Perhutani Peristiwa Pertanian Piala Dunia Poktekad Polda Jatim Police Polisi Polres Batu Poltekad Pontianak PPM Primbon Jawa PSSI Puasa Membisu Pujon Religi Ritual Kearifan Lokal Kota Batu RUN FUN Rupiah Sambas Sampah Sanduk Sarpras satgas pamtas Sekda Selamatan Desa Seni Seni Budaya Spiritualitas Masyarakat Adat Sumberbrantas Surabaya Suro Suroan tentang Kami Timor Timur TMP TNI TNI AL TPU Tradisi Selamatan Desa Bumiaji Transmigrasi UMKM UMKM Batu Universitas Universitas Terbuka Malang Veteran Vidio Berita Wapres RI WBTB Wisata Budaya Batu Wisata Kota Batu Yonif 512/DIY
EDUKASI-RI

Dengan maraknya asupan informasi yang telah berganti dari era cetak menjadi online, maka kami suguhkan informasi yang transparan , jelas dan sesuai kondisi dilapangan, sebagai literasi edukasi kepada seluruh pembaca , terimakasih atas kunjungan anda dan semoga menjadikan lebih bermakna, MERDEKA

Popular Posts

Popular Posts