Selasa, 30 Juni 2026

Mikutopia Pentaskan Lakon Sang Jiwo, Harmonisasi Wisata Modern dan Konservasi Budaya



KOTA BATU – Suasana panggung Miku Stage di kawasan wisata Mikutopia, Desa Tulungrejo, Kecamatan Bumiaji, memancarkan energi kultural yang kontemplatif pada Selasa (30/6/2026) siang. Ratusan pasang mata pengunjung terpaku menyaksikan pertunjukan "Lakon Sang Jiwo", sebuah repertoar seni pertunjukan yang mengangkat narasi epik Dewi Songgo Langit sosok mitologis yang diperebutkan oleh Kelono Sewandono dalam tradisi lisan Jawa.

Pementasan yang berlangsung di area teater terbuka Mikutopia ini merupakan bagian dari rangkaian festival "Journey of Wonderland" yang digelar mulai 20 Juni hingga 5 Juli 2026. Mengusung konsep hibrida antara rekreasi keluarga dan wisata edukasi berbasis kearifan lokal, festival ini menghadirkan beragam pertunjukan dari wayang topeng, tari tradisional, hingga atraksi budaya khas Jawa yang sarat nilai sejarah.

Momen pementasan lakon sang Jiwo

Ketua Sanggar Tari Kerawitan Asri Kusuma Universitas Negeri Malang, Ela Maulida, menjelaskan bahwa keterlibatan pihaknya dalam pementasan ini merupakan wujud implementasi tridarma perguruan tinggi, khususnya dalam aspek pengabdian kepada masyarakat melalui pelestarian budaya. "Kami memandang pentas ini bukan sekadar pertunjukan, melainkan medium diseminasi nilai-nilai filosofis yang terkandung dalam setiap gerak tari dan alur lakon," ujarnya. Sanggar yang telah berdiri sejak 13 Januari 1981 ini secara konsisten menjadi garda terdepan dalam revitalisasi seni karawitan dan tari tradisional di lingkungan akademik.

Yesi Eka , salah satu personil Sanggar Tari Kerawitan Asri Kusuma Universitas Negeri Malang

Salah satu personil Sanggar, Yesi Eka Yuli Wulandari (21) asal Malang, mengungkapkan antusiasmenya dapat berkontribusi dalam ekosistem pelestarian budaya. "Keterlibatan generasi muda dalam pementasan seperti ini menjadi instrumen vital untuk mentransmisikan warisan budaya kepada publik yang lebih luas, sekaligus membuktikan bahwa kesenian tradisional memiliki relevansi di tengah arus modernisasi," tuturnya.

Mashuri, seorang pengunjung asal Gresik, menyampaikan apresiasinya terhadap konsep wahana terintegrasi yang ditawarkan Mikutopia. Menurutnya, kawasan ini menjadi ruang publik yang mengakomodasi kebutuhan rekreasi sekaligus edukasi kultural secara simultan. "Saya menilai ini merupakan terobosan signifikan dalam pariwisata berbasis budaya. Anak-anak saya dapat mengidentifikasi ciri khas budaya Nusantara secara langsung, tidak sekadar melalui representasi tekstual," paparnya.

Mashuri, pengunjung asal geresik

Lebih lanjut, Mashuri menambahkan bahwa pengalaman menyaksikan pertunjukan langsung mampu membangkitkan motivasi partisipatif. "Saya mempertanyakan peluang untuk dapat terlibat dalam pertunjukan serupa di masa mendatang. Hal ini secara tidak langsung akan mengkatalisasi semangat anak saya untuk lebih kreatif sekaligus menumbuhkan kesadaran konservasi budaya," ujarnya.

Fenomena menarik yang turut disorot adalah potensi pengurangan ketergantungan terhadap gawai (gadget) di kalangan generasi muda. Mashuri menilai bahwa atraksi budaya semacam ini menyediakan alternatif hiburan yang konstruktif, sehingga dapat menjadi instrumen untuk menekan durasi screen time yang berlebihan pada anak-anak sebuah isu yang semakin mendapat perhatian dalam kajian psikologi perkembangan digital.

Suasana pengunjung memadati area pertunjukan

Manajer Operasional Mikutopia, Panji Akbar Ramadhani, sebelumnya menyatakan bahwa festival ini melibatkan sekitar 200 pelaku seni dari Kota Batu, berkolaborasi dengan akademisi dari sejumlah perguruan tinggi di Malang. Seluruh pertunjukan dapat dinikmati tanpa biaya tambahan di luar tiket masuk kawasan yang dibanderol Rp45.000 per orang.

"Melalui kolaborasi lintas sektor ini, Mikutopia berkomitmen menjadi ruang apresiasi dan inkubasi budaya, tidak sekadar destinasi rekreasi semata," ujar Panji dalam keterangan sebelumnya. Sinergi antara sektor pariwisata, pendidikan, dan komunitas seni ini diharapkan mampu menciptakan ekosistem berkelanjutan bagi pelestarian budaya di tengah gempuran industri hiburan modern.

Pementasan yang berlangsung di area teater terbuka Mikutopia

Dengan hadirnya pementasan "Lakon Sang Jiwo" di tengah hiruk-pikuk wahana permainan, Mikutopia membuktikan bahwa modernitas dan tradisi dapat berdialog dalam harmoni menghadirkan pengalaman wisata yang tidak hanya menghibur, tetapi juga memperkaya wawasan kultural generasi mendatang.


Kontributor : Agus 

Editor : Tim EDUKASI-R I 

Gambar 2 Gambar 2 Gambar 1
gambar 2 Gambar 1 Gambar 3
 Gambar 1  Gambar 2  Gambar 3
Gambar 1 Gambar 2
Gambar 1 Gambar 2 Gambar 3
Gambar 1 Gambar 2 Gambar 3
Gambar 1 Gambar 2 Gambar 3
Gambar 1 Gambar 2 Gambar 3
Gambar 1 Gambar 2 Gambar 3
gambar 3 Gambar 2 Gambar 1
gambar 1 gambar 2 gambar 3

Labels

Aceh AFK Agro Akademik Associantion of Polri ATR BPN Bali Bantengan BHP BI Bilateral Blitar BMKG BPBD Budaya Budaya Jawa Bumiaji Catur cuaca Daerah Delegasi Desa Desa Tulungrejo Destinasi Disabilitas Dishub Dispendukcapil Disperkim DPUPR Dusun Junggo education Edukasi Esai essay Event Lokal Futsal Gempa gibran Grebek Suro Gubernur Gusdur Hotel Hukum dan Kriminal Hukum dan HAM Hukum dan Kriminal Info Pasar informasi publik Inklusi Internasional Jakarta Jawa Timur Jenang Kabupaten Malang Kalbar Kalimantan Kampung Warna-Warni Batu Kampung Wisata Batu Karnaval Kartini Karya Bakti KBLI Kecelakaan Kehutanan Kemah 2024 Kesehatan Koni Kota Baru Kota Batu KPPPA KPU Kuda Lumping Lakalantas Lingkungan Madrasah Malang Malqng Mancanegara Medan Memberamo Tengah MI Mikutopi Mikutopia MTs Hasyim Asy'ari Musik Muslimat Nasional Nasional. TNI AD National Police Chief Ngantang Non Akademik OJol Olahraga Opini OSS Palestina Papua Papua Barat Papua Pegunungan Pawai PBB PDI Pekanbaru pekerja migran Pelajar Pendem Pendidiian Pendidikan Penghijauan Perhutani Peristiwa Pertanian Piala Dunia Poktekad Polda Jatim Police Polisi Polres Batu Poltekad Pontianak PPM Primbon Jawa PSSI Puasa Membisu Pujon Religi Ritual Kearifan Lokal Kota Batu RUN FUN Rupiah Sambas Sampah Sanduk Sarpras satgas pamtas Sekda Selamatan Desa Seni Seni Budaya Spiritualitas Masyarakat Adat Sumberbrantas Surabaya Suro Suroan tentang Kami Timor Timur TMP TNI TNI AL TPU Tradisi Selamatan Desa Bumiaji Transmigrasi UMKM UMKM Batu Universitas Universitas Terbuka Malang Veteran Vidio Berita Wapres RI WBTB Wisata Budaya Batu Wisata Kota Batu Yonif 512/DIY
EDUKASI-RI

Dengan maraknya asupan informasi yang telah berganti dari era cetak menjadi online, maka kami suguhkan informasi yang transparan , jelas dan sesuai kondisi dilapangan, sebagai literasi edukasi kepada seluruh pembaca , terimakasih atas kunjungan anda dan semoga menjadikan lebih bermakna, MERDEKA

Popular Posts

Popular Posts