Perkuat Sinergi Media, Kasat Reskrim Polres Batu Tekankan Verifikasi Informasi
![]() |
| Silaturahmi Kasat Reskrim Bersama Awak Media |
Kota Batu – Kepala Satuan Reserse Kriminal (Kasat Reskrim) Polres Batu yang baru, AKP Zaenal Arifin, SH, menyatakan komitmennya dalam membangun kolaborasi strategis dengan insan pers sebagai fondasi utama transparansi informasi dan optimalisasi penegakan hukum berbasis akuntabilitas publik di wilayah Kota Batu.
Pernyataan tersebut disampaikan dalam forum silaturahmi dengan awak media yang berlangsung di SAE Cafe Polres Batu pada Selasa (9/6/2026) siang. Pertemuan yang berdurasi sekitar satu jam itu menjadi langkah awal AKP Zaenal membangun ekosistem komunikasi yang konstruktif bersama jurnalis, pasca resmi menjalankan tugas baru sebagai Kasat Reskrim.
![]() |
| Kasi Humas Polres Batu dalam membuka acara |
Hadir pula dalam kegiatan tersebut Kasi Humas Polres Batu, Iptu M. Huda Rohman, serta sejumlah representasi media yang selama ini menjadi mitra institusional kepolisian dalam diseminasi informasi publik.
AKP Zaenal menjelaskan bahwa dirinya telah mulai bertugas efektif di Polres Batu sejak 8 Juni 2026, usai menyelesaikan proses serah terima jabatan. Dalam kapasitas barunya, ia berkomitmen mengoptimalkan fungsi reserse kriminal guna mendukung kebijakan Kapolres Batu, terutama dalam mewujudkan proses hukum yang profesional, akuntabel, dan berpihak pada kepentingan publik.
“Sejak 8 Juni, saya telah fokus menjalankan tugas sebagai Kasat Reskrim. Kami siap mendukung Bapak Kapolres dalam mengimplementasikan fungsi penegakan hukum di wilayah hukum Polres Batu,” ujar AKP Zaenal.
Baca juga : https://www.edukasi-ri.com/2026/06/cegah-sengketa-atrbpn-kota-batu-dorong.html
Dalam diskusi bersama wartawan, AKP Zaenal menyoroti fenomena diseminasi informasi di era digital yang berlangsung secara masif dan hiper-akseleratif. Menurutnya, arus informasi yang deras di platform media sosial kerap melahirkan narasi tanpa basis verifikasi faktual, sehingga berpotensi menciptakan disinformasi dan gangguan literasi publik.
Karena itu, ia menilai media massa memiliki peran epistemologis yang krusial sebagai lembaga intermediasi informasi berbasis data, fakta, dan verifikasi jurnalistik. Fungsi tersebut menjadi makin relevan dalam membangun daya kritis masyarakat sekaligus menjaga kualitas ruang publik digital.
“Media memiliki peran sentral dalam menyebarluaskan informasi yang akurat dan berbasis fakta. Publuk membutuhkan informasi yang terverifikasi agar tidak mudah terdampak oleh hoaks atau narasi yang tidak jelas kebenarannya,” tegasnya.
Sebagai bagian dari penguatan hubungan kelembagaan, AKP Zaenal merencanakan penyusunan mekanisme koordinasi yang lebih sistematis dan adaptif dengan media. Langkah ini bertujuan mempercepat distribusi informasi terkait perkembangan penanganan perkara sekaligus meningkatkan keterbukaan informasi publik (public information disclosure).
Menurutnya, pola komunikasi yang terstruktur akan membentuk ekosistem informasi yang efektif, sehingga masyarakat dapat mengakses informasi yang valid, akurat, dan berimbang mengenai berbagai kasus yang ditangani Satreskrim Polres Batu.
Selain membangun kolaborasi dengan media, AKP Zaenal menegaskan bahwa prioritas awalnya adalah melakukan inventarisasi terhadap sejumlah perkara yang menjadi atensi publik maupun mendapat sorotan luas. Pendekatan ini penting untuk memetakan tingkat urgensi penanganan kasus secara objektif, serta memastikan proses penyidikan berjalan sesuai prinsip profesionalisme, kepastian hukum, dan due process of law.
“Tahap awal yang kami lakukan adalah menginventarisasi berbagai perkara yang menjadi perhatian masyarakat, media, maupun public concern. Dari situ akan dilakukan pemetaan dan langkah penanganan yang tepat,” jelasnya.
Menutup pertemuan, AKP Zaenal membuka ruang diskusi bagi insan pers untuk menyampaikan masukan, kritik, maupun rekomendasi konstruktif. Ia meyakini bahwa hubungan yang terbuka antara kepolisian dan media merupakan prasyarat penting dalam membangun kepercayaan publik (public trust), serta mendukung tata kelola penegakan hukum yang transparan dan responsif terhadap dinamika sosial.
Dengan kolaborasi yang harmonis antara aparat penegak hukum dan media massa, diharapkan penyampaian informasi kepada masyarakat dapat berlangsung secara cepat, akurat, dan kredibel. Hal ini pada gilirannya akan memperkuat stabilitas sosial sekaligus meningkatkan kesadaran hukum (legal awareness) di tengah masyarakat Kota Batu.
Kontributor : Agus
Editor : Tim EDUKASI-R I

