Selasa, 09 Juni 2026

MI Bustanul Ulum Batu Wisuda 143 Siswa, Raih Nilai TKA Tertinggi se-Kota Batu

 


Kota Batu– Madrasah Ibtidaiyah (MI) Bustanul Ulum Kota Batu kembali menorehkan capaian akademik membanggakan. Sebanyak 143 siswa kelas VI angkatan ke-52 Tahun Pelajaran 2025/2026 resmi diwisuda dalam prosesi pelepasan yang berlangsung khidmat di Hall Mahameru Hotel Zam Zam, Kota Batu, Selasa (9/6/2026).

Mengusung tema “Mengukir Jejak Enam Langkah dalam Harmoni Cinta”, kegiatan tersebut menjadi simbol berakhirnya fase pendidikan dasar para siswa sekaligus awal perjalanan menuju jenjang pendidikan yang lebih tinggi. Seluruh peserta didik dinyatakan lulus dengan tingkat kelulusan mencapai 100 persen.

Acara dihadiri oleh Kepala Kantor Kementerian Agama Kota Batu Dr. Muh. Zainal Arifin, Kepala Desa Pesanggrahan Imam Wahyudi, S.Pd., Ketua Yayasan Nurul Hidayah Muhsin, jajaran pendidik, komite madrasah, serta ratusan wali murid.


Kepala Kantor Kemenag Kota Batu, Dr. Muh. Zainal Arifin,

Dalam sambutannya, Kepala Kantor Kemenag Kota Batu, Dr. Muh. Zainal Arifin, memberikan apresiasi atas konsistensi MI Bustanul Ulum dalam membangun kualitas pendidikan berbasis keislaman dan penguatan kompetensi akademik.

Menurutnya, capaian madrasah tersebut menjadi indikator keberhasilan sistem pembelajaran yang terintegrasi antara penguasaan ilmu pengetahuan, pembentukan karakter, dan penguatan nilai-nilai religius. Ia mengungkapkan bahwa hasil Tes Kompetensi Akademik (TKA) siswa MI Bustanul Ulum berhasil menempati posisi tertinggi di Kota Batu.

“Prestasi ini menunjukkan bahwa madrasah mampu menghadirkan pendidikan yang unggul, kompetitif, dan relevan dengan tantangan zaman,” ujarnya.

Lebih lanjut, Zainal menegaskan bahwa madrasah saat ini telah berkembang menjadi institusi pendidikan yang memiliki daya saing tinggi karena mampu mengombinasikan penguasaan sains, teknologi, serta pendidikan keagamaan secara seimbang. Ia juga mendorong para lulusan untuk melanjutkan pendidikan ke Madrasah Tsanawiyah (MTs) maupun pondok pesantren guna memperkuat fondasi intelektual dan spiritual.

Kepala Desa Pesanggrahan Imam Wahyudi 

Sementara itu, Kepala Desa Pesanggrahan Imam Wahyudi menyampaikan komitmennya untuk terus mendukung pengembangan fasilitas pendidikan di lingkungan MI Bustanul Ulum. Kehadirannya pada kegiatan tersebut memiliki makna khusus karena selain sebagai kepala desa, ia juga merupakan alumnus madrasah dan orang tua dari salah satu siswa yang diwisuda.

“Kami akan terus berupaya memberikan dukungan terhadap peningkatan sarana dan prasarana pendidikan agar proses pembelajaran berjalan semakin optimal dan berkualitas,” kata Imam.

Pada kesempatan yang sama, Kepala MI Bustanul Ulum H. SR Fauzi, S.Pd., mengenang perjalanan para siswa selama enam tahun menempuh pendidikan di madrasah. Ia menjelaskan bahwa para peserta didik tidak hanya dibekali kemampuan literasi dan numerasi, tetapi juga penguatan pendidikan karakter melalui program Tilawati dan Tahfidz Al-Qur’an.


Kepala MI Bustanul Ulum H. SR Fauzi, S.Pd

Menurutnya, pendidikan modern tidak cukup hanya menghasilkan generasi yang cerdas secara akademik, melainkan juga harus melahirkan individu yang memiliki integritas moral, kecerdasan emosional, serta kesadaran spiritual yang kuat.

Menjelang akhir prosesi wisuda, Fauzi berpesan kepada seluruh alumni agar senantiasa menjaga kedisiplinan beribadah, memperkuat budaya literasi, memanfaatkan teknologi secara produktif, serta membangun pergaulan yang sehat dan beretika di tengah dinamika sosial yang terus berkembang.

Suasana emosional semakin terasa ketika ia membacakan syair berjudul “Simfoni Harmoni Cinta” sebagai refleksi kasih sayang dan dedikasi para guru kepada peserta didik yang akan melanjutkan perjalanan pendidikan mereka.

Momen anak didik dalam pementasan

Prosesi wisuda ditutup dengan penyerahan kembali tanggung jawab pendidikan kepada para wali murid serta pemberian penghargaan kepada siswa berprestasi. Penghargaan tersebut diberikan sebagai bentuk apresiasi sekaligus motivasi untuk terus mengembangkan potensi akademik maupun non-akademik di masa mendatang.

Seluruh peserta 

Keberhasilan penyelenggaraan wisuda angkatan ke-52 ini menjadi bukti kuat sinergi antara yayasan, madrasah, pemerintah desa, dan orang tua dalam membangun ekosistem pendidikan yang progresif, inklusif, serta berorientasi pada pengembangan sumber daya manusia yang unggul dan berdaya saing di era transformasi global.


Kontributor : Agus 

Editor : Tim EDUKASI-R I 

Gambar 2 Gambar 2 Gambar 1
gambar 2 Gambar 1 Gambar 3
Gambar 1 Gambar 2 Gambar 3
gambar 3 Gambar 2

Labels

EDUKASI-RI

Dengan maraknya asupan informasi yang telah berganti dari era cetak menjadi online, maka kami suguhkan informasi yang transparan , jelas dan sesuai kondisi dilapangan, sebagai literasi edukasi kepada seluruh pembaca , terimakasih atas kunjungan anda dan semoga menjadikan lebih bermakna, MERDEKA

Popular Posts

Popular Posts