19 Jembatan Merah Putih Presisi Resmi Beroperasi di Jateng, Diresmikan Kapolri
Klaten, Jumat, 16 Januari 2025 Sebanyak 19 unit Jembatan Merah Putih Presisi secara resmi mulai beroperasi di seluruh penjuru Provinsi Jawa Tengah. Peresmian serentak dipusatkan di Desa Cucukan, Kecamatan Prambanan, Kabupaten Klaten, dan secara langsung diresmikan oleh Kepala Kepolisian Negara Republik Indonesia (Kapolri), Jenderal Polisi Listyo Sigit Prabowo.
Dalam sambutannya, Kapolri menegaskan bahwa pembangunan infrastruktur jembatan ini merupakan tindak lanjut konkret atas arahan langsung Presiden Republik Indonesia. “Saya meresmikan secara serentak 19 Jembatan Merah Putih Presisi di Provinsi Jawa Tengah yang terpusat di Desa Cucukan. Pembangunan jembatan ini merupakan tindak lanjut atas arahan Bapak Presiden RI,” ujar Kapolri di hadapan undangan.
![]() |
| Kepala Kepolisian Negara Republik Indonesia (Kapolri), Jenderal Polisi Listyo Sigit Prabowo. Saat sampaikan sambutan |
Dia berharap kehadiran jembatan-jembatan baru ini mampu memberikan manfaat berlipat bagi masyarakat, tidak hanya dari sisi mobilitas tetapi juga penggerak ekonomi lokal. “Semoga dapat memberikan manfaat bagi masyarakat serta mendorong kelancaran aktivitas perekonomian,” tambahnya. Kapolri juga menyampaikan apresiasi tinggi atas kinerja cepat dan tepat Polda Jawa Tengah beserta seluruh jajarannya dalam mewujudkan pembangunan 19 jembatan tersebut.
Kehadiran jembatan ini disambut antusias oleh pemerintah desa setempat. Atas nama seluruh lapisan masyarakat dan Pemerintah Desa Cucukan, Kepala Desa Cucukan, Heru Pramana, menyampaikan ucapan terima kasih. “Kami atas nama seluruh lapisan masyarakat dan Pemerintah Desa Cucukan mengucapkan terima kasih,” kata Heru. Kehadiran jembatan diharapkan dapat memutus isolasi wilayah, memperlancar distribusi barang, dan meningkatkan keselamatan warga yang sebelumnya bergantung pada jembatan darurat atau akses memutar.
![]() |
| Kepala Desa Cucukan, Heru Pramana |
Acara peresmian yang digelar di salah satu dari 19 lokasi jembatan tersebut dihadiri oleh komponen Forkopimda (Forum Koordinasi Pimpinan Daerah) Kabupaten Klaten, perwakilan Polda Jawa Tengah, Pemerintah Desa Cucukan beserta staf, serta seluruh undangan. Kehadiran mereka menandakan pentingnya kolaborasi antar lembaga dalam pembangunan infrastruktur strategis.
Program Jembatan Merah Putih Presisi sendiri merupakan inisiatif Polri dalam upaya mendukung percepatan pembangunan infrastruktur dasar, khususnya di daerah-daerah yang akses transportasinya masih terbatas atau rusak. Jembatan dengan spesifikasi presisi ini dirancang memiliki kekuatan dan keamanan yang terstandarisasi, dibangun dengan metode yang relatif cepat untuk segera mengatasi kebutuhan mendesak masyarakat.
Dengan diresmikannya 19 jembatan ini, diharapkan terjadi pemerataan pembangunan dan peningkatan konektivitas antardaerah di Jawa Tengah. Akses yang lebih baik ke pasar, fasilitas kesehatan, dan pendidikan diprediksi akan mendongkrak produktivitas ekonomi kerakyatan. Keberhasilan pembangunan ini juga menjadi contoh model kolaborasi antara institusi keamanan dan pemerintah daerah dalam menjawab kebutuhan dasar publik.
Peresmian ini menandai babak baru bagi ribuan warga di 19 lokasi yang tersebar di berbagai kabupaten di Jawa Tengah. Infrastruktur yang layak bukan lagi sekadar harapan, tetapi telah menjadi kenyataan yang diharapkan mampu mengakselerasi kesejahteraan dan mengurangi kesenjangan di daerah.
Kontributor: Abdul
Editor: Tim EDUKASI-R I

.jpg)


