Rabu, 28 Oktober 2026

Pasar Murah Sumberejo Kota Batu, Ini Daftar Harga Sembako

 


BATU, EDUKASI-RI.com – Pasar murah yang digelar Pemerintah Provinsi Jawa Timur bersama Pemerintah Kota Batu di Desa Sumberejo, Kecamatan Batu, mendapat sambutan tinggi dari masyarakat. Sejumlah komoditas kebutuhan pokok yang disediakan dilaporkan habis terjual sebelum pukul 11.00 WIB.

Antusiasme warga terlihat sejak pagi. Masyarakat mulai mengantre sebelum pukul 09.00 WIB untuk mendapatkan bahan kebutuhan sehari-hari dengan harga yang terjangkau.

Kegiatan ini merupakan bagian dari program stabilisasi harga dan upaya menjaga daya beli masyarakat dalam rangka memperingati Hari Jadi ke-81 Provinsi Jawa Timur. Pasar murah tersebut dijadwalkan berlangsung pada Rabu (28/10/2026), mulai pukul 09.00 WIB hingga selesai, bertempat di halaman Kantor Desa Sumberejo, Kota Batu.

Tingginya minat pembeli menunjukkan bahwa penyediaan bahan pokok dengan harga yang sesuai kemampuan belanja menjadi salah satu hal yang dibutuhkan masyarakat. Namun, persediaan yang habis dalam waktu singkat juga menjadi catatan penting mengenai perlunya menyesuaikan jumlah komoditas dengan permintaan warga.

Berdasarkan poster resmi kegiatan, terdapat 10 jenis komoditas pangan yang ditawarkan dengan harga sebagai berikut:


Komoditas| Harga

Beras premium| Rp14.400/kg

Beras medium| Rp11.000/kg

Minyak goreng| Rp15.000/liter

Telur ayam ras| Rp21.000/pak

Tepung terigu| Rp10.000/kg

Gula pasir| Rp16.000/kg

Bawang putih| Rp7.000/250 gram

Bawang merah| Rp6.000/250 gram

Cabai merah| Rp2.000/100 gram

Cabai rawit| Rp4.000/100 gram


Harga tersebut merupakan harga yang tercantum pada poster kegiatan. Untuk mengetahui selisih harga dengan pasar umum, diperlukan pembanding harga di lokasi dan waktu yang sama.

Informasi harga ini penting bagi masyarakat agar dapat memperkirakan kebutuhan belanja sebelum datang ke lokasi. Warga juga dapat menyesuaikan pilihan komoditas dengan anggaran rumah tangga masing-masing.

Kepala Desa Sumberejo, Riyanto

Kepala Desa Sumberejo, Riyanto, menyampaikan apresiasi atas dipilihnya wilayahnya sebagai lokasi pelaksanaan pasar murah dari Pemerintah Provinsi Jawa Timur.

Menurutnya, kegiatan tersebut menjadi bentuk perhatian pemerintah provinsi kepada masyarakat Kota Batu. Ia menyebut setiap kabupaten dan kota mendapat kesempatan penyelenggaraan program, dengan Desa Sumberejo menjadi lokasi pelaksanaan di Kota Batu.

“Ini salah satu kebanggaan bagi kami karena ada perhatian langsung dari pihak Provinsi Jawa Timur. Di mana setiap kabupaten/kota mendapat satu kali kesempatan, dan untuk Kota Batu alhamdulillah ditempatkan di Desa Sumberejo,” ujar Riyanto.

Salah satu hal yang membantu warga adalah sistem pembelian yang tidak mewajibkan masyarakat mengambil seluruh komoditas dalam satu paket sembako. Pembeli dapat memilih barang sesuai kebutuhan dan kemampuan keuangan masing-masing.

https://www.edukasi-ri.com/2026/10/berpotensi-menjadi-percontohan-nasional.html

Warga yang hanya membutuhkan gula, misalnya, dapat membeli gula tanpa harus membeli komoditas lainnya. Skema tersebut memberikan keleluasaan bagi rumah tangga untuk menyesuaikan pengeluaran dengan kebutuhan sehari-hari.

Riyanto menjelaskan, harga bahan pokok yang dijual berada di bawah harga pasaran. Menurut keterangannya, tingginya minat masyarakat membuat persediaan barang habis sebelum pukul 11.00 WIB.

Kegiatan ini tidak hanya menyediakan kebutuhan pokok dengan harga terjangkau, tetapi juga dimanfaatkan untuk memperkenalkan produk usaha lokal.

Pemerintah Desa Sumberejo menggandeng pelaku usaha mikro, kecil, dan menengah (UMKM) dari desa setempat maupun wilayah sekitar untuk memajang produk unggulan mereka.

Keterlibatan UMKM memberi kesempatan kepada pelaku usaha lokal untuk memperkenalkan produk kepada pengunjung. Dengan demikian, kegiatan pasar murah berpotensi memberikan manfaat tambahan bagi perekonomian desa, selain membantu masyarakat memperoleh kebutuhan pokok.

https://www.edukasi-ri.com/2026/10/5-kg-ganja-disita-polres-batu-dalami.html

Penyelenggaraan kegiatan tersebut melibatkan Pemerintah Desa Sumberejo, Dinas Koperasi, Perindustrian, dan Perdagangan Kota Batu, serta pihak Kecamatan Batu, bersama Pemerintah Provinsi Jawa Timur.

Manfaat kegiatan ini juga dirasakan oleh warga yang datang untuk berbelanja. Piani, warga Desa Sumberejo, mengatakan pasar murah membantu masyarakat memperoleh kebutuhan sehari-hari dengan harga yang lebih terjangkau.

Menurutnya, tingginya minat masyarakat menyebabkan antrean cukup panjang. Meski demikian, warga tetap bersedia menunggu untuk mendapatkan barang yang dibutuhkan.

“Sangat membantu sekali untuk masyarakat yang membutuhkan. Harganya murah, jadi meskipun antreannya panjang dan harus antre, warga tetap sabar menunggu karena terbantu dengan harga yang murah ini,” ujar Piani.

Salah satu warga Sumberejo, Piani saat membeli sembako murah


Ia berharap kegiatan serupa dapat diselenggarakan lebih sering, misalnya sebulan sekali. Ia juga mengusulkan agar jenis komoditas dan jumlah persediaan ditambah sehingga lebih banyak warga berkesempatan berbelanja.

“Harapannya ke depan bisa lebih baik lagi, jenis menunya bertambah, dan harganya tetap murah. Kalau bisa diadakan rutin sebulan sekali, pasti para ibu rumah tangga akan sangat senang,” katanya.

Harapan serupa disampaikan Riyanto. Ia berharap Pemerintah Kota Batu dan Pemerintah Provinsi Jawa Timur dapat mempertimbangkan pelaksanaan pasar murah secara berkala, terutama menjelang hari besar keagamaan ketika kebutuhan rumah tangga berpotensi meningkat.

https://www.edukasi-ri.com/2026/09/KTNA%20Nasional%202026%20di%20Kota%20Batu%20Soroti%20Pertanian%20dan%20Rantai%20Pasok%20MBG.html

Ketersediaan Stok Menjadi Catatan untuk Pelaksanaan Berikutnya

Persediaan yang habis dalam waktu singkat memperlihatkan tingginya minat masyarakat terhadap bahan pokok dengan harga terjangkau. Di sisi lain, kondisi tersebut menjadi bahan evaluasi untuk penyelenggaraan kegiatan serupa pada masa mendatang.

Penambahan stok, variasi komoditas, serta informasi mengenai jadwal dan lokasi kegiatan dapat membantu masyarakat mempersiapkan kebutuhan belanja dengan lebih baik. Pemerataan informasi juga penting agar warga dari wilayah lain memperoleh kesempatan mengetahui program serupa.

Meski warga berharap pasar murah menjadi agenda rutin, pelaksanaan berikutnya tetap bergantung pada kebijakan dan ketersediaan program dari pemerintah terkait.

Bagi masyarakat, pasar murah bukan hanya kesempatan mendapatkan harga yang lebih terjangkau, melainkan juga bentuk dukungan terhadap pemenuhan kebutuhan sehari-hari. Keberlanjutan program, apabila dapat diwujudkan, diharapkan membantu memperluas akses masyarakat terhadap bahan pokok sekaligus memberi ruang promosi bagi UMKM lokal.


Kontributor : Agus

Editor : Tim EDUKASI-RI 

Gambar 2 Gambar 2 Gambar 1
gambar 2 Gambar 1 Gambar 3
 Gambar 1  Gambar 2  Gambar 3
Gambar 1 Gambar 2
Gambar 1 Gambar 2 Gambar 3
Gambar 1 Gambar 2 Gambar 3
Gambar 1 Gambar 2 Gambar 3
Gambar 1 Gambar 2 Gambar 3
Gambar 1 Gambar 2 Gambar 3
gambar 3 Gambar 2 Gambar 1
gambar 1 gambar 2 gambar 3

Popular Posts