Prosesi Keris Pora Warnai Hari Jadi ke-108 Desa Pandanrejo
![]() |
| Keris Pora Prosesi Tradisi Keraton |
BATU – Prosesi adat Keris Pora mewarnai puncak peringatan Hari Jadi ke-108 Desa Pandanrejo, Kecamatan Bumiaji, Kota Batu, Minggu (18/10/2026). Prosesi yang dibawakan keluarga besar keturunan Wongso Negaran dari Keraton Kasunanan Surakarta Hadiningrat tersebut menjadi bagian dari rangkaian karnaval budaya bertema “Harmoni Alam dan Gotong Royong Menuju Pandanrejo Raharjo”.
Dalam prosesi tersebut, Kepala Desa Pandanrejo, Abdul Manan, disambut melalui ritual adat Keris Pora. Para peserta mengenakan busana adat dan menjalankan tata cara prosesi yang disebut mengikuti tradisi keraton.
Wakil Demang Malang Raya, Kanjeng Raden Tumenggung (KRT) H. Ir. Rochman Dipuro, menjelaskan bahwa Keris Pora merupakan bentuk penghormatan kepada perangkat dan pataka yang dinilai layak dihormati.
“Keris Pora itu sebuah acara penghormatan kepada perangkat dan pataka yang memang layak untuk dihormati,” ujar Rochman.
Baca juga : https://www.edukasi-ri.com/2026/10/hut-ke-108-desa-pandanrejo-karnaval.html
Menurut Rochman, prosesi tersebut juga menjadi bagian dari upaya merawat tradisi leluhur agar tetap dikenal oleh masyarakat. Ia menekankan pentingnya menjaga tata cara pelaksanaan sesuai pakem yang diwariskan.
![]() |
| Membawa Keris, Wakil Demang Malang Raya, Kanjeng Raden Tumenggung (KRT) H. Ir. Rochman Dipuro |
“Kami hanya membangkitkan atau uri-uri budaya leluhur. Upacara seperti ini harus tetap memegang pakemnya. Kami di Wongso Negaran maupun Kasunanan Surakarta Hadiningrat memiliki aturan dan tata cara baku yang harus dipatuhi agar nilai budayanya tidak tergerus zaman,” katanya.
Karnaval Budaya Libatkan Masyarakat
Selain prosesi Keris Pora, peringatan hari jadi desa tersebut juga dimeriahkan karnaval budaya yang melibatkan puluhan kontingen warga. Kegiatan ini menjadi ruang bagi masyarakat untuk menampilkan kreativitas sekaligus menjaga seni dan tradisi lokal.
![]() |
| Pelestari adat Desa setempat |
Perpaduan karnaval masyarakat dengan prosesi adat keraton menghadirkan beragam unsur budaya dalam perayaan hari jadi desa. Kegiatan tersebut juga diharapkan dapat memperkenalkan warisan budaya kepada generasi muda agar tetap dikenal di tengah perkembangan zaman.
Melalui peringatan Hari Jadi ke-108 ini, Desa Pandanrejo memiliki kesempatan untuk memperkenalkan potensi budaya dan tradisi lokal kepada masyarakat yang lebih luas.
Kontributor : Agus
Editor : Tim EDUKASI-RI







