Rabu, 26 Agustus 2026

Bilung Silaen Dukung AMPB Desak RUU Perampasan Aset

 


JAKARTA — Ketua Umum POROS 98 Bilung Silaen menyatakan dukungan terhadap gerakan Aliansi Masyarakat Pati Bersatu (AMPB) yang mendorong penguatan pemberantasan korupsi melalui percepatan pembahasan Rancangan Undang-Undang (RUU) Perampasan Aset serta tuntutan penerapan hukuman mati bagi pelaku korupsi.

Bilung menilai keberadaan AMPB merupakan representasi dari dinamika aspirasi masyarakat yang berkembang dari persoalan di tingkat daerah hingga menjadi isu yang mendapat perhatian lebih luas secara nasional.

“Kami mendukung penuh perjuangan AMPB dan siap turun ke jalan bersama-sama,” tegas Bilung Silaen.

Menurut Bilung, AMPB tidak terbentuk secara instan. Gerakan tersebut berawal dari inisiatif masyarakat dan sejumlah tokoh di Kabupaten Pati, Jawa Tengah, yang sebelumnya menyuarakan berbagai persoalan di daerah.

Seiring berkembangnya isu yang diangkat, konsolidasi masyarakat tersebut kemudian meluas dan membentuk kekuatan advokasi yang membawa sejumlah tuntutan ke ranah nasional.

“Inilah cikal bakal AMPB yang kini dikenal luas,” ujar Bilung.

Bilung mengatakan dinamika yang terjadi di Pati tidak dapat dipisahkan dari polemik kebijakan Pajak Bumi dan Bangunan (PBB) ketika Sudewo menjabat sebagai Bupati Pati.

Kebijakan tersebut memicu penolakan dari sebagian masyarakat dan berkembang menjadi gelombang protes. Bahkan, pada akhir 2025 sempat muncul wacana pemakzulan terhadap Bupati Pati melalui DPRD setempat, meskipun proses tersebut pada akhirnya tidak berlanjut hingga pemberhentian.

Persoalan kemudian memasuki ranah hukum. Berdasarkan keterangan dalam pernyataan Bilung, Sudewo diamankan Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) melalui operasi tangkap tangan (OTT) di wilayah Pati pada 19 Januari 2026.

Sudewo selanjutnya menjalani proses hukum terkait dugaan tindak pidana korupsi yang mencakup pemerasan, suap, dan gratifikasi dalam perkara pengisian jabatan perangkat desa.

Perkembangan tersebut menjadi salah satu konteks yang melatarbelakangi sikap AMPB dalam mendorong agenda pemberantasan korupsi yang dinilai lebih represif sekaligus memberikan efek jera.

Dalam aksi yang akan digelar, AMPB membawa dua tuntutan utama. Pertama, mendesak percepatan pengesahan RUU Perampasan Aset. Kedua, mendorong penerapan hukuman mati terhadap pelaku tindak pidana korupsi.

Bilung berpandangan bahwa pemberantasan korupsi tidak cukup hanya berorientasi pada pemidanaan pelaku. Menurutnya, pendekatan asset recovery atau pemulihan aset hasil kejahatan juga menjadi instrumen strategis untuk memastikan keuntungan ekonomi yang diperoleh dari tindak pidana korupsi dapat dikembalikan kepada negara.

Dalam perspektif tata kelola pemerintahan, penguatan mekanisme perampasan aset juga berkaitan dengan prinsip akuntabilitas, transparansi, deterrence effect, serta optimalisasi pemulihan kerugian negara.

“Negara harus hadir dengan hukum yang tidak memberi ruang bagi koruptor. RUU Perampasan Aset dan hukuman mati adalah jawaban tegas,” kata Bilung.

Tuntutan tersebut sekaligus mencerminkan meningkatnya tekanan publik agar sistem pemberantasan korupsi memiliki instrumen hukum yang mampu memberikan konsekuensi lebih kuat terhadap pelaku, termasuk terhadap keuntungan ekonomi yang diperoleh melalui tindak pidana.

Meski demikian, setiap penerapan sanksi pidana tetap harus ditempatkan dalam kerangka supremasi hukum, due process of law, serta ketentuan peraturan perundang-undangan yang berlaku.

Bilung menegaskan POROS 98 siap memberikan dukungan terhadap gerakan AMPB. Ia menilai konsolidasi masyarakat menjadi elemen penting dalam mengawal agenda reformasi hukum dan pemberantasan korupsi agar tidak berhenti pada wacana, tetapi menghasilkan kebijakan yang konkret dan terukur.

Dengan demikian, aksi AMPB tidak hanya dipandang sebagai ekspresi politik masyarakat, tetapi juga sebagai bagian dari tekanan publik terhadap agenda pembaruan hukum, penguatan integritas institusi negara, dan pembangunan sistem pemerintahan yang lebih berorientasi pada kepentingan publik.

Kontributor : Blng 

Editor : Tim EDUKASI-RI 

Gambar 2 Gambar 2 Gambar 1
gambar 2 Gambar 1 Gambar 3
 Gambar 1  Gambar 2  Gambar 3
Gambar 1 Gambar 2
Gambar 1 Gambar 2 Gambar 3
Gambar 1 Gambar 2 Gambar 3
Gambar 1 Gambar 2 Gambar 3
Gambar 1 Gambar 2 Gambar 3
Gambar 1 Gambar 2 Gambar 3
gambar 3 Gambar 2 Gambar 1
gambar 1 gambar 2 gambar 3

Labels

Aceh AFK Agro Akademik Associantion of Polri ATR BPN Bali Bantengan BHP BI Bilateral Blitar BMKG BPBD Budaya Budaya Jawa Bumiaji Catur cuaca Daerah Delegasi Desa Desa Tulungrejo Destinasi Disabilitas Dishub Dispendukcapil Disperkim DPUPR Dusun Junggo education Edukasi Esai essay Event Lokal Futsal Gempa gibran Grebek Suro Gubernur Gusdur Hotel Hukum dan Kriminal Hukum dan HAM Hukum dan Kriminal Info Pasar informasi publik Inklusi Internasional Jakarta Jawa Timur Jenang Kabupaten Malang Kalbar Kalimantan Kampung Warna-Warni Batu Kampung Wisata Batu Karnaval Kartini Karya Bakti KBLI Kecelakaan Kehutanan Kemah 2024 Kesehatan Koni Kota Baru Kota Batu KPPPA KPU Kuda Lumping Lakalantas Lampung Lingkungan Madrasah Malang Malqng Mancanegara Medan Memberamo Tengah MI Mikutopi Mikutopia MTs Hasyim Asy'ari Musik Muslimat Nasional Nasional. TNI AD National Police Chief Ngantang Non Akademik OJol Olahraga Opini OSS Palestina Papua Papua Barat Papua Pegunungan Pawai PBB PDI Pekanbaru pekerja migran Pelajar Pendem Pendidiian Pendidikan Penghijauan Perhutani Peristiwa Pertanian Piala Dunia Poktekad Polda Jatim Police Polisi Polres Batu Poltekad Pontianak PPM Primbon Jawa PSSI Puasa Membisu Pujon Religi Ritual Kearifan Lokal Kota Batu RUN FUN Rupiah Sambas Sampah Sanduk Sarpras satgas pamtas Sekda Selamatan Desa Seni Seni Budaya Spiritualitas Masyarakat Adat Sumberbrantas Surabaya Suro Suroan tentang Kami Timor Timur TMP TNI TNI AL TPU Tradisi Selamatan Desa Bumiaji Transmigrasi UMKM UMKM Batu Universitas Universitas Terbuka Malang Veteran Vidio Berita Wapres RI WBTB Wisata Budaya Batu Wisata Kota Batu Yonif 512/DIY
EDUKASI-RI

Dengan maraknya asupan informasi yang telah berganti dari era cetak menjadi online, maka kami suguhkan informasi yang transparan , jelas dan sesuai kondisi dilapangan, sebagai literasi edukasi kepada seluruh pembaca , terimakasih atas kunjungan anda dan semoga menjadikan lebih bermakna, MERDEKA

Popular Posts

Popular Posts