MI Bustanul Ulum Kota Batu Distribusikan 5 Kambing Kurban untuk Perkuat Pendidikan Karakter Siswa
KOTA BATU – Momentum Hari Raya Idul Adha 1447 Hijriah dimanfaatkan MI Bustanul Ulum Kota Batu sebagai sarana penguatan pendidikan karakter, spiritualitas, serta kepedulian sosial bagi peserta didik melalui program “Shodaqoh Qurban”, Rabu (27/05/2026).
Program berbasis kolaborasi antara guru, wali murid, dan siswa tersebut berhasil menghimpun dana sebesar Rp16.455.000 yang kemudian dialokasikan untuk pembelian lima ekor kambing jenis Peranakan Etawa (PE) guna disalurkan kepada sejumlah masjid di lingkungan sekitar sekolah.
Kegiatan yang mengusung tema “Mari Kita Tingkatkan Ketaqwaan dan Semangat Berkurban di Jalan Allah SWT” itu tidak sekadar menjadi agenda seremonial tahunan, melainkan bagian dari implementasi pendidikan sosial berbasis praksis yang menekankan nilai empati, solidaritas, dan penguatan moral generasi muda.
![]() |
| Kepala MI Bustanul Ulum, H. SR Fauzi, S.Pd |
Kepala MI Bustanul Ulum, H. SR Fauzi, S.Pd., menegaskan bahwa program kurban kolektif tersebut dirancang sebagai media edukatif untuk menanamkan kesadaran sosial sejak usia dini.
“Alhamdulillah, tahun ini kami kembali dapat melaksanakan ibadah kurban bersama. Melalui sistem iuran dan sedekah kolektif, anak-anak diajarkan tentang makna berbagi, gotong royong, dan kepedulian terhadap sesama sebagai bagian integral dari kehidupan bermasyarakat,” ujarnya.
Menurutnya, pendekatan edukatif semacam ini penting untuk membangun kecerdasan emosional dan spiritual siswa di tengah tantangan perkembangan sosial modern yang semakin kompleks.
Distribusi hewan kurban dilakukan secara terarah ke sejumlah masjid di sekitar wilayah sekolah, yakni Masjid Nurul Hidayah Srebet menerima dua ekor kambing, Masjid Merah Putih Srebet Barat satu ekor kambing, Masjid Hidayatul Mukminin Wunucari satu ekor kambing, serta Masjid Sunan Giri wilayah selatan satu ekor kambing.
Selanjutnya, proses penyembelihan hingga pendistribusian daging kurban kepada masyarakat diserahkan sepenuhnya kepada panitia masing-masing masjid agar penyaluran lebih tepat sasaran kepada para mustahik.
Program tahunan tersebut memperoleh apresiasi positif dari masyarakat dan wali murid karena dinilai mampu membangun ekosistem pendidikan yang tidak hanya berorientasi pada aspek akademik, tetapi juga pembentukan etika sosial dan nilai humanisme religius.
MI Bustanul Ulum Kota Batu berkomitmen mempertahankan program sosial-keagamaan tersebut sebagai bagian dari penguatan budaya sekolah berbasis karakter. Selain menjadi bentuk ibadah, kegiatan ini diharapkan dapat melahirkan generasi muda yang memiliki sensitivitas sosial, jiwa filantropi, serta semangat kebersamaan dalam kehidupan bermasyarakat.
Kontributor: Agus
Editor : Tim EDUKASI-R I

