Rabu, 13 Mei 2026

Final Lomba Bertutur Kota Batu 2026 Perkuat Literasi dan Pelestarian Budaya Lokal

 


KOTA BATU – Semangat literasi dan pelestarian budaya lokal menggema dalam babak final Lomba Bertutur Tingkat SD/MI se-Kota Batu 2026 yang digelar di Graha Pancasila Balai Kota Among Tani, Rabu (13/5/2026). Kegiatan yang berlangsung sejak 11 hingga 13 Mei itu mengusung tema Melestarikan Cerita Rakyat Sebagai Warisan Budaya.

Ajang yang diselenggarakan Dinas Perpustakaan dan Kearsipan Kota Batu tersebut menjadi ruang edukatif bagi pelajar sekolah dasar untuk mengembangkan kemampuan bertutur, penguatan karakter, serta kecakapan literasi di tengah derasnya arus digitalisasi.

Hadir dalam kegiatan tersebut Plt. Wali Kota Batu Heli Suyanto, S.H., M.H., Kepala Dinas Perpustakaan dan Kearsipan Kota Batu Dr. Abdul Rais, S.Pd., M.Si., perwakilan Dinas Pendidikan Adi Sugeng Budiriyanto, S.Hut., pimpinan Cabang Bank Jatim Ineke Rahmawati, jajaran kepala sekolah, Ketua K3S, guru pendamping, dewan juri, hingga perwakilan sejumlah OPD Pemerintah Kota Batu.

Dalam sambutannya, Heli Suyanto menegaskan bahwa peningkatan budaya membaca menjadi agenda strategis pembangunan sumber daya manusia di Kota Batu. Berdasarkan data pemerintah, Tingkat Kegemaran Membaca (TKM) Kota Batu tahun 2022 masih berada pada angka 56,71 dan dinilai perlu terus ditingkatkan.


Menurutnya, fenomena ketergantungan anak terhadap gawai sejak usia dini berpotensi menurunkan kapasitas literasi serta kemampuan berpikir kritis generasi muda.


“Pembatasan penggunaan HP dan penguatan budaya membaca harus menjadi gerakan bersama. Anak-anak yang hadir hari ini bukan sekadar peserta lomba, tetapi juga kami tugaskan menjadi Duta Baca di sekolah masing-masing,” ujar Heli.

Plt. Wali Kota Batu Heli Suyanto, S.H., M.H bersama para pemenang

Ia menambahkan, kegiatan bertutur tidak hanya berorientasi pada kompetisi semata, melainkan menjadi medium pedagogis untuk menanamkan nilai moral, membangun keberanian, meningkatkan kreativitas, serta memperkuat kecintaan terhadap identitas budaya bangsa.


“Dari anak-anak yang gemar membaca akan lahir generasi yang cerdas, berkarakter, adaptif, dan memiliki daya saing menuju Indonesia Emas 2045,” katanya.


Sementara itu, Kepala Dinas Perpustakaan dan Kearsipan Kota Batu, Dr. Abdul Rais, menilai lomba bertutur merupakan instrumen penting dalam pengembangan mental dan karakter anak sejak dini. Ia meminta peserta yang belum berhasil agar tetap menjadikan pengalaman tersebut sebagai proses pembelajaran.

Sebagai bentuk apresiasi, seluruh finalis memperoleh sertifikat yang ditandatangani langsung oleh Plt. Wali Kota Batu. Sertifikat tersebut diharapkan dapat menjadi rekam jejak prestasi akademik siswa saat melanjutkan pendidikan ke jenjang lebih tinggi.

Abdul Rais juga menegaskan komitmen pemerintah daerah dalam menjaga keberlanjutan budaya lokal melalui berbagai program strategis berbasis literasi dan digitalisasi.

Beberapa langkah yang tengah dilakukan antara lain inventarisasi budaya daerah, partisipasi dalam pameran digital nasional Arsip Nasional Republik Indonesia (ANRI), hingga rencana pembangunan ruang digitalisasi kebudayaan berupa bioskop mini dan teknologi virtual reality (VR) yang ramah pelajar.

Kepala Dinas Perpustakaan dan Kearsipan Kota Batu Dr. Abdul Rais, S.Pd., M.Si

“Kearifan lokal harus menjadi fondasi karakter anak. Di tengah ekspansi budaya instan dari dunia digital, generasi muda perlu memiliki akar budaya yang kuat agar identitas daerah tetap lestari,” ujarnya.

Selain itu, pihaknya juga membuka peluang kolaborasi dengan sektor pariwisata melalui pengembangan layanan perpustakaan digital di kawasan Mall Pariwisata Kota Batu guna meningkatkan indeks kunjungan literasi masyarakat.

Pada ajang tersebut, siswa dari SDN Ngaglik 2 Kota Batu berhasil meraih Juara 1. Kepala SDN Ngaglik 2, Muhammad Mustain, menyampaikan rasa syukur atas capaian tersebut dan berharap prestasi itu dapat berlanjut hingga tingkat Provinsi Jawa Timur.

“Alhamdulillah, ini hasil kerja keras anak, dukungan guru, dan doa orang tua. Semoga di tingkat provinsi nanti bisa kembali meraih prestasi terbaik,” katanya.

Kenakan Peci hitam, Kepala Sekolah SDN Ngaglik 02 Batu, dalam foto bersama

Ia berharap kemenangan tersebut mampu menjadi stimulus motivasional bagi peserta didik lainnya agar terus belajar dengan disiplin, tekun, dan penuh semangat.

Melalui lomba bertutur ini, Pemerintah Kota Batu tidak hanya membangun ekosistem literasi anak, tetapi juga memperkuat transmisi nilai budaya lokal sebagai investasi sosial dan intelektual bagi generasi masa depan.

Kontributor : Agus

Editor : Tim EDUKASI-R I 

Gambar 2 Gambar 2 Gambar 1
gambar 2 Gambar 1 Gambar 3
Gambar 1 Gambar 2 Gambar 3
gambar 3 Gambar 2

Labels

EDUKASI-RI

Dengan maraknya asupan informasi yang telah berganti dari era cetak menjadi online, maka kami suguhkan informasi yang transparan , jelas dan sesuai kondisi dilapangan, sebagai literasi edukasi kepada seluruh pembaca , terimakasih atas kunjungan anda dan semoga menjadikan lebih bermakna, MERDEKA

Popular Posts

Popular Posts