Jumat, 08 Mei 2026

Prestasi MI Miftahul Ulum di MYC 2026, Tilawah Jadi Sorotan



Kota Batu, - MI Miftahul Ulum berhasil menorehkan capaian prestisius dalam ajang Mahasya Young Competition 2026 yang berlangsung di Kota Batu. Prestasi tersebut menjadi indikator positif atas efektivitas pembinaan akademik dan pengembangan kompetensi non-akademik yang diterapkan madrasah selama tahun ajaran 2025–2026.

Dalam kompetisi yang diikuti peserta dari berbagai daerah di Malang Raya itu, delegasi MI Miftahul Ulum sukses mendominasi cabang tilawah. Juara 1 diraih Elmaneesa Azkiya Hudoyo, sedangkan Juara 2 berhasil diraih Adzky Syauqilah. Tidak hanya itu, delegasi madrasah juga meraih Juara 3 pada cabang tari, sementara kategori kaligrafi berlangsung kompetitif karena mempertemukan peserta-peserta unggulan dari berbagai lembaga pendidikan.

Waka Kesiswaan MI Miftahul Ulum, Nur Kholiq Tri Andi

Waka Kesiswaan MI Miftahul Ulum, Nur Kholiq Tri Andi, menyampaikan bahwa capaian tersebut merupakan hasil dari proses pembinaan yang sistematis, disiplin, serta penguatan karakter peserta didik secara berkelanjutan.

“Alhamdulillah, anak-anak mampu menunjukkan performa terbaiknya. Prestasi ini diharapkan menjadi stimulus positif bagi siswa lain agar lebih percaya diri dalam mengembangkan potensi, baik pada ranah akademik maupun non-akademik,” ujarnya, Jumat (8/5/2026).

Ia menambahkan, pihak sekolah mengirimkan delegasi pada sejumlah cabang perlombaan seperti MTQ, kaligrafi, dan tari. Menurutnya, keberhasilan tersebut memperlihatkan bahwa madrasah tidak hanya berfokus pada pencapaian kognitif, tetapi juga pada penguatan kapasitas seni, spiritualitas, dan literasi peserta didik.

Momen Peraih Juara Pertama bersama Guru Pendamping

Sorotan utama datang dari Elmaneesa Azkiya Hudoyo, siswi kelas 4 MI Miftahul Ulum, Kota Batu, yang sukses meraih Juara 1 Tilawah. Elma mengaku bahagia atas pencapaian yang diraihnya dan berharap dapat kembali mengikuti kompetisi serupa pada masa mendatang.

“Senang sekali. Harapannya nanti bisa ikut lomba lagi dan terus belajar lebih baik,” ungkapnya penuh antusias.

Guru pendamping tilawah, Darul Ni’mah, menjelaskan bahwa keberhasilan tersebut lahir dari proses latihan intensif dan pembinaan berkesinambungan. Menurutnya, Elma telah menunjukkan minat serta kemampuan tilawah sejak usia dini.

Pembinaan dilakukan melalui kegiatan ekstrakurikuler sekolah, TPQ, hingga latihan rutin di Masjid An-Nur. Intensitas latihan bahkan ditingkatkan menjelang perlombaan dengan evaluasi harian untuk memperkuat kualitas vokal, penguasaan nada, serta aspek tajwid.

“Biasanya latihan tiga kali seminggu. Tetapi menjelang lomba dilakukan setiap hari, termasuk pemantauan latihan mandiri di rumah,” jelasnya.

Ia mengaku bangga karena dua siswinya sekaligus berhasil meraih posisi terbaik dalam kategori tilawah. Menurutnya, capaian tersebut menjadi bukti bahwa ekosistem pembinaan yang konsisten mampu melahirkan generasi muda berdaya saing dan bermental kompetitif.

Suasana MI Miftahul Ulum Kota Batu

Sementara itu, pada kategori pidato Bahasa Indonesia, Juara 1 diraih Khayla Almyra Maritza dari MI Bustanul Ulum. Kompetisi ini menjadi ruang aktualisasi bagi pelajar untuk meningkatkan kapasitas intelektual, kreativitas, serta keberanian tampil di ruang publik sejak usia dini.

Kontributor : Agus

Editor : Tim EDUKASI-R I 

Gambar 2 Gambar 2 Gambar 1
gambar 2 Gambar 1 Gambar 3
Gambar 1 Gambar 2 Gambar 3
gambar 3 Gambar 2

Labels

EDUKASI-RI

Dengan maraknya asupan informasi yang telah berganti dari era cetak menjadi online, maka kami suguhkan informasi yang transparan , jelas dan sesuai kondisi dilapangan, sebagai literasi edukasi kepada seluruh pembaca , terimakasih atas kunjungan anda dan semoga menjadikan lebih bermakna, MERDEKA

Popular Posts

Popular Posts