Wali Kota Batu Gelar Walimatus Safar Jelang Haji, Tegaskan Berangkat Lewat Jalur Reguler
![]() |
| Walimatus Safar Persiapan Pemberangkatan Haji |
KOTA BATU – Menjelang keberangkatan menunaikan ibadah haji, Wali Kota Batu, Nurochman, menggelar walimatus safar di kediamannya di Desa Sumberjo, Minggu (19/4/2026) malam. Kegiatan ini menjadi manifestasi spiritual sekaligus ruang sosial untuk mempererat relasi antara pemimpin daerah dengan masyarakat serta pemangku kepentingan lokal.
Acara berlangsung dalam atmosfer religius yang khidmat, dihadiri oleh jajaran Pemerintah Kota Batu, di antaranya Wakil Wali Kota Heli Suyanto, Ketua DPRD Muhammad Didik Subiyanto, pejabat struktural, serta tokoh agama dari PCNU Kota Batu. Kehadiran warga sekitar turut memperkuat dimensi partisipatif dalam tradisi walimatus safar yang sarat nilai kultural dan teologis.
Dalam sambutannya, Nurochman menyampaikan refleksi personal sekaligus permohonan maaf secara terbuka kepada masyarakat.
![]() |
| Walikota Batu saat berikan sambutan |
Ia menekankan bahwa ibadah haji bukan sekadar perjalanan fisik, melainkan transformasi spiritual yang menuntut kesiapan batin dan integritas moral.
“Ibadah ini merupakan perjalanan sakral yang mengandung dimensi transendental. Karena itu, kami memohon maaf atas segala kekhilafan agar berangkat dengan kondisi batin yang bersih,” ujarnya.
Secara kronologis, Nurochman mengungkapkan bahwa dirinya bersama sang istri, Siti Fauziah, telah melalui proses antrean panjang selama 14 tahun sejak mendaftar pada 2012. Ia juga menegaskan bahwa keberangkatannya dilakukan melalui mekanisme haji reguler, sebagai bentuk komitmen terhadap prinsip kesetaraan akses layanan publik.
“Ini adalah bagian dari proses yang kami jalani sebagaimana masyarakat pada umumnya. Alhamdulillah, tahun ini kami memperoleh kesempatan tersebut,” imbuhnya.
![]() |
| Momen jabat tangan bersama tamu undangan |
Rencananya, rombongan jemaah akan diberangkatkan menuju Tanah Suci pada 22 April 2026, dengan estimasi durasi pelaksanaan ibadah sekitar 40 hingga 42 hari. Pada penghujung acara, suasana emosional menguat ketika seluruh hadirin bersama-sama melantunkan kalimat talbiyah, menciptakan resonansi spiritual yang mendalam.
Sementara itu, Wakil Wali Kota Batu, Heli Suyanto, menyampaikan dukungan moral dan harapan agar seluruh rangkaian ibadah dapat berjalan optimal. Ia menyoroti pentingnya kesiapan fisik dan mental dalam menjalani ibadah haji yang memiliki kompleksitas ritual cukup tinggi.
![]() |
| Wakil Wali Kota Batu |
“Semoga diberikan kesehatan, kelancaran, dan kembali dengan predikat haji mabrur,” ujarnya.
Senada, perwakilan Kementerian Agama Kota Batu, Ahmad Jazuli, menekankan aspek keberkahan dan kemaslahatan dalam ibadah haji, baik secara individual maupun kolektif. Ia berharap perjalanan tersebut tidak hanya berdampak pada dimensi spiritual pribadi, tetapi juga membawa implikasi positif bagi masyarakat luas.
![]() |
| Perwakilan Depag Kota Batu |
“Ibadah haji memiliki dimensi multidisipliner, tidak hanya ritual, tetapi juga sosial dan moral. Semoga membawa keberkahan bagi Kota Batu dan Indonesia,” tuturnya.
Kegiatan walimatus safar ini sekaligus merepresentasikan nilai-nilai religiusitas, solidaritas sosial, serta etika kepemimpinan yang berbasis pada pendekatan humanistik dan spiritual. Diharapkan, momentum ini dapat menjadi inspirasi bagi masyarakat dalam memaknai ibadah sebagai proses transformasi holistik menuju kualitas diri yang lebih baik.
Kontributor : Agus
Editor : Tim EDUKASI-R I





