Persikoba Batu Lolos 8 Besar Liga 4 Jatim Usai Kalahkan Persekam
KOTA BATU – Persikoba Batu berhasil meraih kemenangan penting sekaligus tiket ke fase 8 besar Liga 4 Kapal Api Piala Gubernur Jawa Timur 2025/2026. Pada laga penentu yang digelar di GOR Brantas Batu, Sabtu (24/1/2025) sore, tim tuan rumah menundukkan Persekam Kabupaten Malang dengan skor tipis 1-0.
Gol tunggal kemenangan Persikoba dicetak oleh gelandang Lutfan Dhudinik pada menit ke-5 babak kedua. Memanfaatkan peluang matang, pemilik nomor punggung 16 itu merobek gawang Persekam yang dijaga ketat, mengubah kedudukan menjadi 1-0 dan sekaligus meredam ketegangan ribuan suporter yang memadati tribun.
![]() |
| Warna orange, Persikoba Batu |
Pertandingan itu sendiri berlangsung sengit sejak awal. Babak pertama ditandai dengan duel ketat di lini tengah, dengan kedua tim saling menguji tanpa mampu menciptakan gol. Pertahanan kedua kubu tampak solid, membuat peluang yang tercipta tidak banyak berbahaya.
Situasi berubah drastis di awal babak kedua. Di bawah terik matahari sore, Persikoba tampil lebih agresif. Tekanan berbuah hasil cepat. Melalui skema serangan balik yang terorganisir, Lutfan Dhudinik berhasil menempatkan diri dengan sempurna dan melepaskan tembakan yang tak bisa dihalau kiper Persekam. Suasana GOR Brantas pun meledak oleh sorak ribuan pendukung.
Kemenangan ini memiliki nilai strategis tinggi bagi Persikoba. Sebelum laga, posisi mereka di grup masih belum aman. Tiga poin penuh ini mengantarkan tim asuhan Arief Suyono itu melangkah pasti ke fase berikutnya, mewujudkan target minimal yang ditetapkan manajemen.
![]() |
| Momen Arief Suyono, sampaikan semangat motifasi |
"Alhamdulillah, anak-anak bermain dengan hati dan disiplin taktik. Tekanan untuk menang sangat besar, tetapi mereka bisa mengubahnya menjadi energi positif. Gol cepat di babak kedua menjadi kunci, dan kita bisa mempertahankan keunggulan itu dengan baik," ujar Arief Suyono, Pelatih Persikoba Batu, usai pertandingan.
Ia menambahkan, pencapaian ini adalah buah dari kerja keras seluruh komponen selama pemusatan latihan. "Masuk 8 besar bukan akhir perjalanan. Kami akan evaluasi dan persiapkan diri lebih matang untuk pertandingan selanjutnya yang pasti lebih berat," imbuhnya.
Dukungan penuh dari elemen masyarakat dan aparat juga menjadi penyemangat tersendiri. Laga penting ini turut dihadiri oleh Manager Persikoba Heli Suyanto, Danramil 0818 Kota Batu, Kapolres Kota Batu, serta ribuan suporter yang memadati stadion sejak menit-menit awal. Dukungan mereka menciptakan atmosfer "home advantage" yang sangat terasa bagi para pemain.
![]() |
| Momen Manager Persikoba Batu, berikan selamat kepada kapten sekaligus cetak gol |
"Kemenangan ini adalah hadiah untuk loyalitas para suporter yang luar biasa. Mereka adalah pemain ke-12 kami. Kehadiran dan sorakan mereka memberikan dampak psikologis yang besar di lapangan," tutur Heli Suyanto, Manager Persikoba Batu.
![]() |
| Manager Persikoba, Pelatih dan ketua PSSI Batu sesuai pertandingan |
Ia juga mengapresiasi kinerja para pemain yang tampil total tanpa kenal lelah. "Strategi untuk fokus menyerang di awal babak kedua berjalan sesuai rencana. Lutfan (Dhudinik) eksekusinya sempurna. Sekarang, fokus kami adalah menyiapkan tim seoptimal mungkin untuk menghadapi tantangan di 8 besar," papar Heli.
Di sisi lain, Persekam Kabupaten Malang harus merelakan langkahnya terhenti. Meski bermain dengan semangat tinggi, tim tamu kesulitan membongkar pertahanan Persikoba yang rapat pasca-gol. Beberapa usaha dilakukan, termasuk pergantian pemain, namun hasil imbang atau kemenangan tak kunjung datang.
Dengan hasil ini, perjalanan Persikoba Batu di Liga 4 Piala Gubernur Jatim musim 2025/2026 masih berlanjut. Fase 8 besar yang akan datang menjanjikan persaingan yang lebih ketat. Kemenangan atas Persekam bukan hanya tentang tiga poin, tetapi juga momentum percaya diri dan bukti bahwa tim mampu tampil optimal di bawah tekanan.
![]() |
| Momen Manager Persikoba Batu bersama TNI , Polri |
Untuk Lutfan Dhudinik, namanya kini tercatat sebagai pahlawan yang golnya mengantarkan timnya melangkah lebih jauh. Namun, bagi seluruh skuad, pekerjaan belum usai. Persiapan fisik, taktik, dan mental segera dimulai untuk memastikan mimpi melanjutkan langkah di kompetisi tingkat provinsi ini tetap hidup.
Kontributor : AGS
Editor : Tim EDUKASI-R I








