Konser Jazz Siswa Misi Musik School Kota Batu Gaungkan Semangat Pendidikan Seni
KOTA BATU – Suasana hangat dan alunan musik jazz yang soulful memenuhi Singhasari Resort, Kota Batu, Sabtu (31/1/2026) siang. Irama tersebut bukan berasal dari musisi profesional, melainkan dari puluhan anak didik Misi Musik School dalam gelaran Student Concert Soulfull Jazz Trio. Acara yang diikuti 55 siswa ini menjadi bukti nyata perkembangan pendidikan seni musik di kota wisata tersebut.
Konser ini tidak hanya menjadi ajang apresiasi bagi para siswa, tetapi juga menarik perhatian berbagai pihak. Turut hadir dalam acara tersebut perwakilan Dinas Pariwisata (Disparta) Kota Batu, Kepala Sekolah Misi Musik, Pendiri beserta staf, sejumlah budayawan, dan undangan khusus.
![]() |
| Onny Ardianto, Kepala Dinas Pariwisata Kota Batu |
Onny Ardianto, Kepala Dinas Pariwisata Kota Batu, yang hadir mewakili Pemerintah Kota Batu, menyampaikan apresiasinya. “Ini adalah bentuk konkrit pengembangan pariwisata berbasis seni dan budaya. Anak-anak yang terampil bermusik tidak hanya menjadi insan yang berkarakter, tetapi juga dapat menjadi daya tarik dan ikon baru bagi Kota Batu ke depannya. Kami mendukung penuh kegiatan seperti ini,” ujarnya di sela-sela acara.
Dukungan serupa disampaikan oleh Choiril Anam, Pembina Yayasan Misi Musik. Dalam sambutannya, ia mengutarakan bahwa konser ini adalah puncak dari proses pembelajaran yang penuh dedikasi. “Ini lebih dari sekadar pertunjukan. Ini adalah cerita tentang perjalanan, disiplin, dan passion yang ditumpahkan anak-anak kita ke dalam setiap not. Misi kami adalah menciptakan wadah yang tidak hanya mencetak musisi tekun, tetapi juga individu yang peka melalui bahasa universal, yaitu musik,” jelas Choiril.
![]() |
| Choiril Anam, Pembina Yayasan Misi Musik saat sambutan |
![]() |
| Momen foto bersama, kenakan peci hitam, Pembina Yayasan Misi Musik bersama jajaran pengurus |
Ia berharap, ke depannya, semangat ini dapat terus menyebar dan menginspirasi lebih banyak generasi muda Kota Batu untuk mencintai seni musik secara mendalam, sekaligus menjaga kelestarian aliran musik seperti jazz yang kaya akan improvisasi dan mempunyai nilai sejarah.
Firdana, Kepala Sekolah Misi Musik School, dalam pemaparannya menjelaskan detail penyelenggaraan. “Iven kali ini diikuti sekitar 55 siswa dari berbagai jenjang dan kelas. Mereka telah berlatih dengan tekun, bukan hanya secara teknis bermain instrumen dalam format solo, duet, trio, dan grub juga biasanya piano, bass, dan drum,tetapi memahami jiwa dan dinamika musik jazz yang penuh percakapan musikal,” paparnya.
![]() |
| Momen kepala sekolah Misi Musik bersama Budayawan Kota Batu |
Berbagai Format jazz dipilih, menurut Firdana, karena melatih kepekaan dan komunikasi non-verbal yang tinggi antar pemain. “Di sini, tidak ada yang bisa ‘bersembunyi’. Setiap siswa harus mendengar, merespons, dan berkontribusi secara setara. Ini latihan terbaik untuk kerja sama dan kepercayaan diri,” tambahnya.
Lebih lanjut, Firdana menyampaikan harapan besar untuk masa depan. “Harapan ke depan, melalui kegiatan seperti ini, kita akan terus meningkatkan dan memperkuat visi musik di Kota Batu. Kami ingin Misi Musik School tidak sekadar menjadi tempat kursus, tetapi menjadi episentrum gerakan musik berkualitas yang melahirkan talenta-talenta andal dan berkarakter. Kota Batu sebagai destinasi pariwisata premium sudah sepantasnya memiliki wajah seni musik yang kuat,” tegasnya.
![]() |
| Momen MC, Itang bersama rekan, |
Acara yang berlangsung santai namun elegan tersebut berhasil menyedot perhatian. Setiap penampilan trio mendapat sambutan meriah dari para hadirin, yang terdiri dari keluarga, praktisi seni, dan masyarakat umum. Nuansa jazz yang intim dan mendalam terasa cocok dengan hawa sejuk Singhasari Resort, menciptakan harmoni antara seni, pendidikan, dan alam.
Gelaran tersebut semakin spesial dengan kehadiran bintang tamu dari Ibu Kota, Jakarta. Truly, vokalis jazz ternama dengan warna suara yang khas, dan Angga, pemain bass (bazz) yang piawai, hadir memeriahkan sekaligus memberikan masterclass langsung di atas panggung. Kolaborasi mereka dengan siswa-siswa Misi Musik School menjadi momen yang sangat dinantikan.
Truly menyampaikan kekagumannya melihat semangat dan talenta muda Kota Batu. "Sangat menginspirasi melihat anak-anak usia sekolah sudah berani dan mampu mengeksplorasi musik jazz, yang tidak mudah. Mereka punya feeling yang bagus. Ini membuktikan bahwa pendidikan musik yang serius bisa dilakukan di mana saja, termasuk di kota yang sejuk dan indah seperti Batu. Suasana di sini sangat mendukung untuk kreativitas," ujarnya Kepada EDUKASI-RI
![]() |
| Truly bersama Angga |
Senada dengan Truly, Angga juga menjelaskan pentingnya peran musisi senior dalam membina generasi penerus. "Kehadiran kami di sini bukan sekadar tampil, tapi lebih untuk berbagi energi dan pengalaman. Jazz itu hidup dalam komunikasi langsung. Melihat mata berbinar mereka saat bermain bersama, itu yang tidak ternilai. Kota Batu punya potensi besar menjadi pusat latihan (workshop) atau festival musik jazz skala regional, karena atmosfernya sangat tepat," pungkas Angga.
Keikutsertaan kedua musisi nasional ini tidak hanya menambah kemeriahan acara, tetapi juga menjadi pengakuan sekaligus motivasi bahwa perkembangan seni musik di Kota Batu telah mendapatkan perhatian dari khalayak yang lebih luas.
Keberhasilan Student Concert Soulfull Jazz Trio ini menandai sebuah babak baru. Ia menunjukkan bahwa geliat seni musik di Kota Batu terus tumbuh, tidak hanya di jalur komersial entertainment, tetapi berakar kuat pada pendidikan yang serius dan berkelanjutan. Kolaborasi antara lembaga pendidikan seni, pemerintah daerah, dan komunitas budaya seperti ini menjadi kunci vital untuk membangun ekosistem seni yang sehat.
Dengan semangat yang digaungkan para pembicara, konser ini bukanlah titik akhir, melainkan sebuah pembuka jalan. Visi untuk menjadikan Kota Batu sebagai kota yang tidak hanya indah secara visual, tetapi juga kaya akan suara dan rasa melalui musik, tampak semakin jelas dan terukur. Langkah 55 siswa ini mungkin masih kecil, tetapi gaungnya diharapkan mampu menginspirasi ratusan bahkan ribuan anak lainnya, mengukir masa depan di mana musik berkualitas adalah napas dari kota yang berbudaya.
Kontributor: AGS
Editor : Tim EDUKASI-R I









