Minggu, 09 November 2025

TNI dan Warga Gotong Royong Perbaiki Gereja di Kobakma Papua

INAPROC V6

 



Memberamo. Satgas Yonif 521/DY menunjukkan komitmen nyata dalam membangun hubungan harmonis dengan masyarakat melalui kegiatan karya bakti yang dilaksanakan bersama jemaat Gereja GIDI Siloam di Kobakma, Kabupaten Mamberamo Tengah, Papua Pegunungan. Kegiatan yang berlangsung pada (09/11/2025) ini berfokus pada pembuatan pagar gereja, sebagai wujud kepedulian dan semangat gotong royong TNI dalam membantu sarana peribadatan warga.


Dalam pelaksanaannya, personel satgas dengan penuh semangat turun tangan bergotong royong dengan warga. Mereka bersama-sama mengangkat, menyiapkan, dan memotong bambu yang akan digunakan sebagai material utama pembuatan pagar. Suasana kekeluargaan terlihat jelas, mengukuhkan kegiatan ini bukan hanya sebagai pekerjaan fisik, tetapi juga sebagai ajang mempererat tali persaudaraan dan kemanunggalan TNI dengan rakyat.


Komandan Pos (Danpos) Kobakma, Lettu Inf Jarot Santoso, menekankan bahwa kehadiran TNI di daerah ini tidak hanya terbatas pada tugas keamanan. Menurutnya, karya bakti ini merupakan bagian integral dari upaya satgas untuk selalu hadir di tengah masyarakat dan membantu dalam berbagai aspek sosial.

 



“Kami ingin selalu menjadi bagian dari masyarakat, membantu di mana kami bisa. Semoga dengan adanya pagar baru ini, lingkungan gereja menjadi lebih rapi dan aman,” ujar Danpos Jarot. Pernyataan ini mencerminkan filosofi tugas TNI yang menyatu dengan aspirasi dan kebutuhan dasar warga.



Bantuan yang diberikan oleh Satgas Yonif 521/DY ini mendapat sambutan hangat dan ucapan terima kasih yang mendalam dari pihak gereja dan masyarakat. Bapak Pendeta Andreas Soklayo, selaku pengurus Gereja GIDI (Gereja Injil Di Indonesia) Siloam Gimbis, menyampaikan apresiasinya atas kepedulian dan keaktifan personel satgas.


“Kami sangat berterima kasih kepada Satgas yang sudah ikut turun tangan membantu kami. Kegiatan ini bukan hanya membuat gereja kami lebih tertata, tapi juga menambah rasa kebersamaan antara masyarakat dan Satgas,” ungkap salah satu warga dengan penuh syukur. Ucapan ini menunjukkan bahwa dampak kegiatan ini melampaui aspek fisik, yaitu membangun trust dan rasa aman dalam komunitas.

 


Komandan Satgas Yonif 521/DY, Letkol Inf Rahadyan Surya Murdata, S.E., M.I.P., menyatakan bahwa kegiatan Binter (Pembinaan Teritorial) terbatas seperti ini memiliki tujuan strategis. Di balik aksi gotong royong yang tampak sederhana, tersimpan misi untuk membantu kesejahteraan masyarakat, memperkuat kemanunggalan TNI dengan rakyat, serta menjaga keindahan, kebersihan, dan keharmonisan di berbagai wilayah Papua.


Keberhasilan kegiatan ini diharapkan dapat menjadi pemantik untuk membangkitkan dan memelihara semangat gotong royong di lingkungan masyarakat. Sinergi yang terbangun antara prajurit TNI dan warga sipil merupakan pondasi yang kokoh untuk menciptakan stabilitas dan mendorong pembangunan di Tanah Papua.

 



Dengan langkah nyata seperti ini, Satgas Yonif 521/DY tidak hanya dikenal sebagai “Prajurit Macan Kumbang” yang tangguh di medan tugas, tetapi juga sebagai sahabat dan bagian dari keluarga yang peduli terhadap keseharian dan perkembangan masyarakat yang mereka lindungi.

Sumber : Satgas Yonif 512/DY

Kontributor : Johan

Editor : Tim EDUKASI-R I

Gambar 2 Gambar 2 Gambar 1
Gambar 1 Gambar 2 Gambar 3
Gambar 1 Gambar 2 Gambar 3
Gambar 1 Gambar 2
Gambar 1 Gambar 2 Gambar 2 Gambar 2

Labels

EDUKASI-RI

Dengan maraknya asupan informasi yang telah berganti dari era cetak menjadi online, maka kami suguhkan informasi yang transparan , jelas dan sesuai kondisi dilapangan, sebagai literasi edukasi kepada seluruh pembaca , terimakasih atas kunjungan anda dan semoga menjadikan lebih bermakna, MERDEKA

Popular Posts

Popular Posts