Senin, 06 Juli 2026

Libur Sekolah 2026, Okupansi Hotel di Kota Batu Tembus 90 Persen

 


KOTA BATU – Industri pariwisata Kota Batu menunjukkan resiliensi yang kuat di tengah tekanan perlambatan daya beli masyarakat. Momentum libur sekolah tahun 2026 menjadi katalis positif bagi sektor perhotelan, dengan tingkat okupansi hotel yang sempat mencapai sekitar 90 persen pada puncak kunjungan wisatawan awal Juli.


Ketua Perhimpunan Hotel dan Restoran Indonesia (PHRI) Kota Batu, Sujud Hariadi, S.E., mengungkapkan bahwa lonjakan hunian tertinggi terjadi pada Sabtu malam, 5 Juli 2026. Capaian tersebut dinilai sedikit lebih baik dibandingkan periode liburan sekolah pada tahun sebelumnya.


"Rata-rata okupansi hotel di Kota Batu pada malam itu mencapai sekitar 90 persen. Ini menjadi indikator bahwa Kota Batu masih memiliki daya tarik wisata yang kuat, meskipun kondisi ekonomi nasional sedang memberikan tantangan terhadap daya beli masyarakat," ujarnya.


Menurut Sujud, dinamika ekonomi sepanjang 2026 turut memengaruhi pola konsumsi wisata. Efisiensi belanja pemerintah melalui APBN maupun APBD berdampak pada menurunnya aktivitas pertemuan, perjalanan dinas, serta penyelenggaraan kegiatan berbasis Meeting, Incentive, Convention, and Exhibition (MICE) yang selama ini menjadi salah satu sumber utama okupansi hotel.

Ketua Perhimpunan Hotel dan Restoran Indonesia (PHRI) Kota Batu, Sujud Hariadi, S.E.,

Penurunan aktivitas tersebut juga berimplikasi pada berkurangnya proyek pembangunan di berbagai daerah, sehingga secara tidak langsung memengaruhi tingkat pendapatan masyarakat dan kemampuan mereka untuk melakukan perjalanan wisata.


"Ketika belanja pemerintah berkurang, efek bergandanya juga dirasakan masyarakat karena aktivitas ekonomi ikut melambat. Kondisi ini akhirnya memengaruhi sektor pariwisata," jelasnya.


Menghadapi tantangan tersebut, pelaku industri perhotelan di Kota Batu mengembangkan strategi pemasaran yang lebih adaptif. Salah satunya melalui program bundling, yakni paket menginap yang dipadukan dengan tiket masuk destinasi wisata hasil kolaborasi bersama JTP Group. Skema ini memberikan nilai tambah bagi wisatawan karena menawarkan biaya yang lebih efisien dibandingkan pembelian secara terpisah.


Selain inovasi produk, PHRI Kota Batu juga memperluas promosi melalui kegiatan table top, pameran pariwisata, serta pemasaran digital ke sejumlah kota potensial, di antaranya Medan dan Yogyakarta. Upaya tersebut diharapkan mampu memperluas pangsa pasar sekaligus meningkatkan daya saing destinasi wisata Kota Batu.


"Hotel-hotel, khususnya kategori bintang empat dan lima, kini semakin agresif melakukan promosi secara langsung maupun melalui platform digital untuk menjangkau pasar yang lebih luas," kata Sujud diruang kerjanya pada Senin 6 Juni 2026 siang.


Sebagai bagian dari strategi menjaga keberlanjutan kunjungan wisatawan hingga penghujung tahun, PHRI Kota Batu juga tengah mempersiapkan penyelenggaraan Batu Street Food Festival (BSFF) yang dijadwalkan berlangsung pada pertengahan September 2026.


Ia berharap Pemerintah Kota Batu, melalui Dinas Pariwisata, terus memperkuat strategi promosi berbasis destinasi agar wisatawan tidak hanya datang untuk kunjungan singkat (one day trip), tetapi juga memilih menginap. Pola tersebut diyakini mampu meningkatkan multiplier effect terhadap sektor ekonomi lokal, mulai dari perhotelan, kuliner, hingga pelaku UMKM.


Saat ini Kota Batu memiliki sekitar 80 hotel, dengan 66 di antaranya tergabung sebagai anggota resmi PHRI. Secara keseluruhan, organisasi tersebut menaungi lebih dari 100 anggota yang terdiri atas hotel, restoran, destinasi wisata, jasa katering, hingga lembaga pendidikan pariwisata, menjadikan sektor ini sebagai salah satu pilar penting dalam ekosistem ekonomi dan pariwisata daerah.


Kontributor : Agus

Editor : Tim EDUKASI-R I 

Gambar 2 Gambar 2 Gambar 1
gambar 2 Gambar 1 Gambar 3
 Gambar 1  Gambar 2  Gambar 3
Gambar 1 Gambar 2
Gambar 1 Gambar 2 Gambar 3
Gambar 1 Gambar 2 Gambar 3
Gambar 1 Gambar 2 Gambar 3
Gambar 1 Gambar 2 Gambar 3
Gambar 1 Gambar 2 Gambar 3
gambar 3 Gambar 2 Gambar 1
gambar 1 gambar 2 gambar 3

Labels

Aceh AFK Agro Akademik Associantion of Polri ATR BPN Bali Bantengan BHP BI Bilateral Blitar BMKG BPBD Budaya Budaya Jawa Bumiaji Catur cuaca Daerah Delegasi Desa Desa Tulungrejo Destinasi Disabilitas Dishub Dispendukcapil Disperkim DPUPR Dusun Junggo education Edukasi Esai essay Event Lokal Futsal Gempa gibran Grebek Suro Gubernur Gusdur Hotel Hukum dan Kriminal Hukum dan HAM Hukum dan Kriminal Info Pasar informasi publik Inklusi Internasional Jakarta Jawa Timur Jenang Kabupaten Malang Kalbar Kalimantan Kampung Warna-Warni Batu Kampung Wisata Batu Karnaval Kartini Karya Bakti KBLI Kecelakaan Kehutanan Kemah 2024 Kesehatan Koni Kota Baru Kota Batu KPPPA KPU Kuda Lumping Lakalantas Lampung Lingkungan Madrasah Malang Malqng Mancanegara Medan Memberamo Tengah MI Mikutopi Mikutopia MTs Hasyim Asy'ari Musik Muslimat Nasional Nasional. TNI AD National Police Chief Ngantang Non Akademik OJol Olahraga Opini OSS Palestina Papua Papua Barat Papua Pegunungan Pawai PBB PDI Pekanbaru pekerja migran Pelajar Pendem Pendidiian Pendidikan Penghijauan Perhutani Peristiwa Pertanian Piala Dunia Poktekad Polda Jatim Police Polisi Polres Batu Poltekad Pontianak PPM Primbon Jawa PSSI Puasa Membisu Pujon Religi Ritual Kearifan Lokal Kota Batu RUN FUN Rupiah Sambas Sampah Sanduk Sarpras satgas pamtas Sekda Selamatan Desa Seni Seni Budaya Spiritualitas Masyarakat Adat Sumberbrantas Surabaya Suro Suroan tentang Kami Timor Timur TMP TNI TNI AL TPU Tradisi Selamatan Desa Bumiaji Transmigrasi UMKM UMKM Batu Universitas Universitas Terbuka Malang Veteran Vidio Berita Wapres RI WBTB Wisata Budaya Batu Wisata Kota Batu Yonif 512/DIY
EDUKASI-RI

Dengan maraknya asupan informasi yang telah berganti dari era cetak menjadi online, maka kami suguhkan informasi yang transparan , jelas dan sesuai kondisi dilapangan, sebagai literasi edukasi kepada seluruh pembaca , terimakasih atas kunjungan anda dan semoga menjadikan lebih bermakna, MERDEKA

Popular Posts

Popular Posts