Sabtu, 27 Juni 2026

Silaturahmi Akbar Eks Timor Timur di Kota Batu, Penguatan Modal Sosial dan Integrasi Komunitas

 


KOTA BATU – Ratusan warga yang tergabung dalam Forum Keluarga Eks Timor Timur se-Malang Raya memadati Rumah Dinas Wakil Wali Kota Batu, Sabtu (27/6/2026) pagi, dalam gelaran Silaturahmi Akbar yang menjadi ruang konsolidasi sosial sekaligus penguatan kohesi komunitas di tengah dinamika kehidupan bermasyarakat.

Kegiatan yang berlangsung khidmat tersebut dihadiri oleh Wakil Wali Kota Batu Heli Suyanto, S.H., M.H., Ketua Perwosi Kota Batu Ridha Heli Suyanto, unsur TNI-Polri, tokoh masyarakat, serta perwakilan keluarga eks Timor Timur dari berbagai wilayah di Malang Raya.

Ketua Pelaksana, Evgerico Barreto, menjelaskan bahwa forum silaturahmi tersebut tidak sekadar menjadi ajang temu kangen, melainkan juga media strategis dalam memperkuat modal sosial (social capital) melalui peningkatan komunikasi dan solidaritas antara sesama warga eks Timor Timur.

Ketua Pelaksana, Evgerico Barreto

"Pertemuan ini menjadi sarana menjaga kebersamaan serta mempererat komunikasi agar hubungan kekeluargaan tetap harmonis dan berkelanjutan," ujarnya dalam sambutannya.

Pandangan serupa disampaikan Sekretaris Forum Eks Timor Timur, Thomas Maydo, S.Sos. Menurutnya, keberlangsungan komunikasi yang intensif merupakan fondasi penting dalam membangun integrasi sosial serta meningkatkan kesejahteraan keluarga eks Timor Timur yang kini telah menjadi bagian dari masyarakat Kota Batu.

Sekretaris Forum Eks Timor Timur, Thomas Maydo

"Kami berharap forum ini mampu menjadi wadah kolaboratif yang memberikan kontribusi positif terhadap kehidupan sosial sekaligus memperkuat semangat persatuan di tengah keberagaman," katanya.

Dalam sambutannya, Wakil Wali Kota Batu Heli Suyanto mengapresiasi terselenggaranya kegiatan tersebut. Ia menilai pertemuan para purnawirawan, pejuang, dan keluarga eks Timor Timur memiliki nilai psikososial yang besar karena mampu membangkitkan kembali memori kolektif perjuangan sekaligus mempererat ikatan emosional antara sahabat lama.

Wakil Wali Kota Batu Heli Suyanto

"Ketika para pensiunan berkumpul bersama rekan seperjuangan, kebahagiaan yang muncul menjadi terapi psikologis yang sangat baik. Momentum seperti ini mampu mengobati kerinduan terhadap perjalanan hidup dan pengabdian di masa lalu," ungkap Heli.

Ia juga membagikan kisah pribadi mengenai kedekatan keluarganya dengan Timor Timur. Heli mengungkapkan bahwa ayah mertuanya pernah mengabdikan diri selama delapan tahun di Kementerian Pekerjaan Umum dengan fokus membangun infrastruktur jembatan di wilayah tersebut.

Suasana kebersamaan 

Dalam refleksinya, Heli menyinggung hubungan historis antara Indonesia dan Timor Timur. Menurutnya, meskipun secara geopolitik kedua wilayah telah memiliki perjalanan yang berbeda, ikatan sosiokultural dan emosional masih dapat ditemukan dalam kehidupan masyarakat.

Ia mencontohkan masih digunakannya bahasa Indonesia oleh sebagian masyarakat Timor-Leste sebagai indikator adanya memori kolektif dan kedekatan budaya yang belum sepenuhnya hilang.

"Saya melihat dari berbagai literatur dan dokumentasi, bahasa Indonesia masih digunakan di sana. Itu menunjukkan bahwa masih ada kedekatan emosional dan ikatan historis yang tersimpan dalam memori masyarakat," tutur Heli.

Sementara itu, Ketua PERWOSI Kota Batu, Ridha Heli Suyanto, saat berada di kediaman Dinas menegaskan bahwa gelaran silaturahmi akbar ini tidak hanya berfungsi sebagai ajang reuni, tetapi juga wahana strategis untuk mempertahankan soliditas komunitas. 

"Pertemuan ini menjadi momen memperkuat ikatan batin antara anggota keluarga sekaligus mengobati rasa rindu yang telah lama terpendam," ujarnya kepada EDUKASI-RI.

Ketua PERWOSI Kota Batu, Ridha Heli Suyanto

Ia berharap forum ini mampu menjadi katalisator bagi terciptanya harmoni sosial yang berkelanjutan di tengah kemajemukan masyarakat Kota Batu. Dengan semangat kebersamaan, diharapkan kontribusi positif bagi ketahanan budaya dan integrasi nasional dapat terus dioptimalkan melalui agenda rutin ini. 

Rangkaian kegiatan ditutup dengan doa bersama sebagai bentuk penghormatan kepada para pejuang yang telah gugur maupun wafat. Para peserta berharap silaturahmi ini dapat menjadi agenda rutin yang tidak hanya memperkuat persaudaraan internal komunitas, tetapi juga berkontribusi terhadap penguatan integrasi sosial, harmoni kebangsaan, dan ketahanan masyarakat multikultural di Kota Batu.


Kontributor : Agus

Editor: Tim EDUKASI-R I 

Gambar 2 Gambar 2 Gambar 1
gambar 2 Gambar 1 Gambar 3
Gambar 1 Gambar 2 Gambar 3
gambar 3 Gambar 2

Labels

EDUKASI-RI

Dengan maraknya asupan informasi yang telah berganti dari era cetak menjadi online, maka kami suguhkan informasi yang transparan , jelas dan sesuai kondisi dilapangan, sebagai literasi edukasi kepada seluruh pembaca , terimakasih atas kunjungan anda dan semoga menjadikan lebih bermakna, MERDEKA

Popular Posts

Popular Posts