Minggu, 14 Juni 2026

Doa untuk Bangsa Menggema dalam Rubu'Ussana PSW Kota Batu



KOTA BATU – Lantunan sholawat dan doa kebangsaan menggema khusyuk dalam kegiatan Rubu'Ussana ke-18 yang diselenggarakan Penyiar Sholawat Wahidiyah (PSW) Jombang Cabang Kota Batu di Balai Pertemuan Kecamatan Junrejo, Sabtu (13/6/2026) malam. Kegiatan rutin yang digelar setiap tiga bulan tersebut menjadi ruang spiritual sekaligus sarana penguatan kohesi sosial di tengah dinamika kehidupan masyarakat modern.

Seluruh hadirin

Acara dihadiri berbagai unsur masyarakat, mulai dari jajaran pemerintah, TNI-Polri, organisasi kemasyarakatan, tokoh agama, hingga tokoh masyarakat. Kehadiran lintas elemen tersebut mencerminkan semangat inklusivitas, toleransi, dan komitmen bersama dalam menjaga persatuan bangsa.


Ketua Dewan Pimpinan Cabang PSW Jombang Cabang Kota Batu, Eni Musfirotun Mustofsiroh, ST., MM., menjelaskan bahwa Rubu'Ussana bukan sekadar agenda keagamaan, melainkan instrumen pembinaan spiritual yang memiliki dimensi sosial dan kebangsaan.

Ketua Dewan Pimpinan Cabang PSW Jombang Cabang Kota Batu, Eni Musfirotun Mustofsiroh, ST., MM


"Kegiatan rutin tiga bulanan ini menjadi sarana memperkuat kecintaan kepada Rasulullah SAW sekaligus mempererat silaturahmi antarelemen masyarakat. Melalui sholawat dan doa bersama, kami berharap tumbuh kesadaran kolektif untuk menjaga persatuan dan membangun kehidupan bangsa yang lebih harmonis," ujarnya.


Menurut Eni, pelestarian tradisi sholawat memiliki relevansi penting dalam menghadapi tantangan globalisasi dan perubahan sosial yang berlangsung sangat cepat. Nilai-nilai spiritual dinilai dapat menjadi benteng moral dalam mencegah degradasi karakter generasi muda sekaligus memperkuat ketahanan budaya bangsa.

Dewan Pimpinan Wilayah Penyiar Sholawat Wahidiyah Provinsi Jawa Timur yang diwakili Kabid Diklat dan Kaderisasi, Zaini

Sementara itu, Dewan Pimpinan Wilayah Penyiar Sholawat Wahidiyah Provinsi Jawa Timur yang diwakili Kabid Diklat dan Kaderisasi, Zaini, mengajak seluruh jamaah untuk terus mengamalkan Sholawat Wahidiyah serta mendoakan para ulama, aulia, pahlawan bangsa, pemimpin negara, dan seluruh rakyat Indonesia.


"Melalui doa yang terus dipanjatkan, kita berharap Indonesia senantiasa diberikan keberkahan, keamanan, ketenteraman, serta para pemimpinnya mampu menjalankan amanah dengan penuh tanggung jawab," tuturnya.


Mewakili Pemerintah Kota Batu, Kepala Bagian Kesejahteraan Rakyat (Kabag Kesra) Setda Kota Batu, Suyanto, S.Ag., M.Ag., menyampaikan apresiasi atas terselenggaranya kegiatan tersebut. Ia menilai aktivitas keagamaan semacam ini memiliki kontribusi strategis dalam memperkuat fondasi moral masyarakat.

Pemerintah Kota Batu, Kepala Bagian Kesejahteraan Rakyat (Kabag Kesra) Setda Kota Batu, Suyanto, S.Ag., M.Ag.

Menurutnya, Kota Batu tidak hanya dikenal sebagai destinasi pariwisata unggulan, tetapi juga memiliki identitas religius yang kuat sebagai modal sosial dalam menghadapi perkembangan zaman yang semakin kompleks.


Pandangan serupa disampaikan Camat Junrejo, Suparman. Ia menegaskan bahwa kegiatan keagamaan berbasis masyarakat memiliki nilai strategis dalam membangun stabilitas sosial dan memperkuat integrasi nasional.


Camat Junrejo, Suparman.

"Kami sangat mengapresiasi kegiatan ini. Selain memberikan ketenangan batin melalui pendekatan spiritual, acara seperti ini juga menjadi media efektif untuk memperkuat persatuan dan kesatuan bangsa di tengah keberagaman masyarakat Indonesia," katanya.


Sementara itu, Perkumpulan Pemerhati Budaya Nusantara (PPBN) , Robiyan, menilai bahwa kegiatan berbasis nilai spiritual dan budaya memiliki peran penting dalam menjaga identitas bangsa di tengah arus modernisasi yang semakin masif.


Perkumpulan Pemerhati Budaya Nusantara (PPBN) , Robiyan

Hal senada juga disampaikan Ketua IPSI Kota Batu, Drs. Suyono, yang menekankan pentingnya sinergi antara nilai keagamaan, budaya, dan semangat kebangsaan sebagai fondasi pembangunan karakter masyarakat.


Ratusan jamaah yang hadir mengikuti seluruh rangkaian acara dengan penuh khidmat, mulai dari pembacaan Sholawat Wahidiyah, tausiyah, hingga doa bersama yang secara khusus dipanjatkan untuk keselamatan, kemajuan, dan kemaslahatan bangsa Indonesia.

Ketua IPSI Kota Batu, Drs. Suyono juga selalu Ketua Dewan PSHT Cabang Kota Batu


Kegiatan ditutup dengan tausiyah oleh KH. Ahsan Fahmi selaku Ketua Dewan Pimpinan Pusat Penyiar Sholawat Wahidiyah Jombang. Dalam ceramahnya, ia mengajak masyarakat untuk memperkuat spiritualitas, memperbanyak doa, serta menjaga persaudaraan sebagai modal utama menghadapi berbagai tantangan sosial di masa depan.

tausiyah oleh KH. Ahsan Fahmi selaku Ketua Dewan Pimpinan Pusat Penyiar Sholawat Wahidiyah Jombang

Penyelenggaraan Rubu'Ussana ke-18 ini menunjukkan bahwa organisasi keagamaan tidak hanya berperan dalam pembinaan spiritual umat, tetapi juga berkontribusi dalam memperkuat ketahanan sosial, membangun modal sosial masyarakat, dan menanamkan nilai-nilai kebangsaan yang berkelanjutan. Kegiatan semacam ini diharapkan terus menjadi ruang kolaboratif dalam menjaga harmoni, persatuan, dan stabilitas kehidupan berbangsa dan bernegara.

Kontributor : Agus 

Editor : Tim EDUKASI-R I 


Gambar 2 Gambar 2 Gambar 1
gambar 2 Gambar 1 Gambar 3
Gambar 1 Gambar 2 Gambar 3
gambar 3 Gambar 2

Labels

EDUKASI-RI

Dengan maraknya asupan informasi yang telah berganti dari era cetak menjadi online, maka kami suguhkan informasi yang transparan , jelas dan sesuai kondisi dilapangan, sebagai literasi edukasi kepada seluruh pembaca , terimakasih atas kunjungan anda dan semoga menjadikan lebih bermakna, MERDEKA

Popular Posts

Popular Posts