Jumat, 10 April 2026

Brantas Rescue Reorganisasi di Malang Raya. Krisis kader dan semangat yang menurun menjadi pemicu utama perubahan struktur organisasi kemanusiaan ini.

 


 Kota Batu, – Brantas Rescue, sebuah organisasi sosial kemanusiaan, mengambil langkah strategis di tengah ancaman krisis regenerasi yang mulai memengaruhi struktur kepemimpinan di tingkat wilayah. Dalam agenda bulanan yang dipadukan dengan Halal Bihalal di Jalan Hasanudin, Desa Pesanggrahan, Kota Batu, pada Sabtu (11/4/2026), Brantas Rescue secara resmi mengumumkan reorganisasi besar-besaran di seluruh wilayah Malang Raya.


 Perombakan ini bukan sekadar perubahan jabatan, melainkan evaluasi mendalam atas lemahnya kaderisasi di beberapa daerah. Ketua Umum Brantas Rescue, Thomas Maydo, yang dilantik kembali untuk periode keempat, menyatakan bahwa langkah ini penting untuk meninjau ulang visi dan misi organisasi serta memperkuat struktur kepemimpinan hingga ke tingkat kabupaten dan kota.


 “Kami tidak dapat terus berjalan dengan cara lama. Reorganisasi ini penting untuk memperkuat peran kemanusiaan dan meningkatkan koordinasi di lapangan. Kami ingin Brantas Rescue menjadi lebih responsif, cepat, dan terukur,” ungkap Thomas saat berbicara di depan puluhan anggota dan pembina.


 Dalam struktur baru yang diumumkan, posisi puncak tetap dipercayakan kepada Thomas Maydo sebagai Ketua Umum, dengan Dibyo sebagai Ketua Harian, dan Riyadi sebagai Ketua II. Alur ini dinilai sebagai transisi aman, tetap mempertahankan sosok senior namun memberikan slot bagi kader-kader muda untuk mengisi posisi teknis di lapangan.


 “Kami tidak langsung mengganti semuanya. Ada yang kami pertahankan untuk menjaga stabilitas, namun ada juga posisi-posisi strategis yang kini diisi oleh wajah-wajah baru dengan energi segar,” tambah Thomas.


 Di balik semangat reorganisasi, masalah klasik justru muncul dari tingkat bawah. Koordinator Wilayah 7 Ngantang, Muksin, mengungkapkan kenyataan mengejutkan: sejak dirinya memimpin pada tahun 2013, belum ada satu pun kader yang dirasa siap menggantikan posisinya. Dari 18 anggota aktif yang tersisa, sebagian besar adalah personel senior yang sudah tidak muda lagi.


 “Kami berusaha dengan sepenuh hati, tetapi tidak bisa hanya bergantung pada semangat lama. Saya sudah tua. Kami berharap generasi muda mau bergerak untuk melanjutkan perjuangan ini. Jika tidak, wilayah seperti Ngantang bisa kehilangan garda terdepan dalam pertolongan pertama saat bencana,” ucap Muksin dengan nada prihatin.


 Kondisi serupa juga terlihat di wilayah Pujon. Tokoh senior yang akrab disapa Mbah Gimo, atau Sugiono, menyatakan bahwa saat ini jumlah anggota aktif di daerahnya hanya sekitar 12 orang. Meski demikian, ia masih optimis. Menurutnya, reorganisasi kali ini bisa menjadi kesempatan untuk membangkitkan kembali anggota-anggota yang selama ini pasif dan tidak lagi terlibat dalam kegiatan rutin.


 “Saya sudah puluhan tahun di sini. Perubahan anggota sudah biasa. Namun yang membuat saya cemas adalah ketika anak muda lebih tertarik dengan aktifitas ponsel daripada belajar evakuasi dan pertolongan. Mudah-mudahan dengan ketua baru, ada program rekrutmen yang lebih menarik,” kata Mbah Gimo.


 Seorang pengamat sosial dan bencana dari Universitas Brawijaya yang meminta untuk tidak disebutkan namanya, mengungkapkan bahwa isu regenerasi dalam organisasi penyelamat sukarela seperti Brantas Rescue bukanlah hal yang baru. Tantangan yang dihadapi adalah kurangnya dorongan, durasi pelatihan yang panjang, serta risiko fisik yang tinggi, sementara imbalan sosial dan finansial sangat terbatas.


 “Generasi muda sekarang pintar, tetapi mereka juga memiliki pandangan yang realistis. Organisasi kemanusiaan sukarela perlu menyesuaikan diri dengan menghadirkan program pengkaderan yang terencana, berbasis teknologi, dan memberikan manfaat nyata seperti sertifikasi keterampilan atau jaringan menuju karir profesional,” katanya.


 Reorganisasi ini tidak hanya merombak struktur, tetapi juga mengubah cara pendekatan. Thomas Maydo menekankan bahwa Brantas Rescue harus berkolaborasi ke depan. Kerjasama antar sektor menjadi sangat penting.


 “Kami perlu selalu bersinergi dengan pemerintah, kepolisian, TNI, dan masyarakat. Tidak boleh ada ego sektoral. Saat terjadi banjir atau longsor, semua pihak harus bergerak dalam komando yang sama. Reorganisasi ini juga membangun sistem komunikasi yang lebih baik dengan lembaga terkait,” tambah Thomas.


 Dalam acara yang dihadiri oleh pembina daerah, Mbah Dugel, anggota sepakat untuk menyusun rencana jangka dua tahun yang fokus pada tiga hal utama: peningkatan keterampilan teknis anggota, pembukaan posko-posko baru di daerah rawan bencana, dan program rekrutmen kader muda berbasis komunitas.


 Malang Raya yang terdiri dari Kota Malang, Kabupaten Malang, dan Kota Batu memiliki potensi bencana yang tinggi, termasuk banjir bandang di area sungai, tanah longsor di pegunungan, dan gempa bumi. Keberadaan organisasi seperti Brantas Rescue sangat penting, terutama di desa-desa terpencil.


 Dengan adanya reorganisasi ini, diharapkan akan ada struktur kepemimpinan yang lebih efisien, responsif, dan berorientasi pada pengkaderan untuk mengatasi masalah regenerasi yang sudah lama terabaikan.


 “Tidak ada organisasi yang dapat bertahan tanpa generasi penerus. Kami ingin Brantas Rescue tetap ada meski kami sudah tidak lagi aktif. Itulah yang sedang kami perjuangkan sekarang,” tegas Thomas.


 Acara Halal Bihalal yang berlangsung akrab itu ditutup dengan doa bersama dan komitmen untuk menjadikan Brantas Rescue sebagai mitra yang dapat diandalkan pemerintah dalam penanganan bencana dan isu sosial di Malang Raya.

Kontributor : Agus

Editor : Tim EDUKASI-RI 

Gambar 2 Gambar 2 Gambar 1
gambar 2 Gambar 1 Gambar 3
Gambar 1 Gambar 2 Gambar 3
gambar 3 Gambar 2

Labels

EDUKASI-RI

Dengan maraknya asupan informasi yang telah berganti dari era cetak menjadi online, maka kami suguhkan informasi yang transparan , jelas dan sesuai kondisi dilapangan, sebagai literasi edukasi kepada seluruh pembaca , terimakasih atas kunjungan anda dan semoga menjadikan lebih bermakna, MERDEKA

Popular Posts

Popular Posts