Kepala SMK Bhineka Tunggal Ika Indonesia Ajak Siswa Pertahankan Nilai Ramadhan Setelah Idul Fitri
KOTA BATU —Selasa, 10 Maret 2026, Diruang kerjanya, menyampaikan Kepala SMK Bhineka Tunggal Ika Indonesia, Drs. Suyono, mengajak keluarga besar sekolah menjadikan Idul Fitri 1447 Hijriah sebagai momentum untuk mempertahankan nilai-nilai yang telah dibangun selama bulan Ramadhan.
Pesan tersebut disampaikan Suyono dalam ucapan Idul Fitri 1447 H atas nama keluarga besar SMK Bhineka Tunggal Ika Indonesia. Ia menekankan bahwa makna Idul Fitri tidak berhenti pada perayaan setelah Ramadhan, tetapi perlu dilanjutkan melalui perubahan sikap dan perilaku dalam kehidupan sehari-hari.
Menurut Suyono, ibadah selama Ramadhan mengajarkan pengendalian diri, kedisiplinan, kepedulian terhadap sesama, serta pentingnya menjaga integritas.
“Apakah kita telah berhasil mengonversi puasa menjadi sebuah habit baru yang produktif?” demikian salah satu refleksi yang disampaikan dalam pesannya.
Nilai Ramadhan dalam lingkungan pendidikan
Suyono menilai nilai-nilai tersebut memiliki relevansi dengan dunia pendidikan. Menurutnya, pendidikan tidak hanya berkaitan dengan kemampuan akademik dan keterampilan kejuruan, tetapi juga pembentukan karakter peserta didik.
Ia mengajak para siswa untuk membawa semangat Ramadhan ke lingkungan sekolah, keluarga, maupun kehidupan bermasyarakat. Nilai kepedulian sosial dan integritas, menurutnya, perlu menjadi bagian dari kebiasaan setelah bulan Ramadan berakhir.
Pesan tersebut juga dikaitkan dengan tantangan generasi muda di tengah perkembangan teknologi dan perubahan sosial. Para siswa dinilai perlu memiliki kemampuan akademik dan keterampilan yang baik sekaligus memiliki landasan etika dalam menggunakan pengetahuan dan teknologi.
Pendidikan dan kesiapan memasuki dunia kerja
Sebagai lembaga pendidikan vokasi, SMK Bhineka Tunggal Ika Indonesia memiliki perhatian terhadap kesiapan peserta didik menghadapi dunia kerja.
Dalam pesannya, Suyono mengajak siswa dan alumni untuk membangun kemampuan berkomunikasi, menjaga hubungan baik dengan orang lain, serta mengembangkan kepedulian sosial.
Menurutnya, kemampuan tersebut akan menjadi bagian penting ketika lulusan memasuki lingkungan industri, dunia usaha, maupun kehidupan bermasyarakat.
Ia juga mengajak keluarga besar sekolah untuk menjadikan ilmu yang diperoleh di lingkungan pendidikan sebagai bekal memberikan manfaat nyata bagi masyarakat.
Ucapan Idul Fitri
Di akhir pesannya, Suyono menyampaikan ucapan selamat Hari Raya Idul Fitri 1447 H kepada dewan guru, staf tata usaha, peserta didik, alumni, mitra industri, dan masyarakat.
Ia juga menyampaikan permohonan maaf atas kesalahan maupun kekhilafan selama berinteraksi.
“Semoga Allah SWT menerima seluruh amal ibadah kita selama Ramadhan dan menjadikan kita pribadi-pribadi yang bertaqwa, berintegritas, dan bermanfaat bagi sesama,” demikian pesan tersebut.
KoKeterangan Artikel Berbayar
Artikel ini diterbitkan melalui kerja sama publikasi antara EDUKASI-RI dan pihak terkait. Penyajian informasi disesuaikan dengan materi publikasi dan kesepakatan kerja sama yang berlaku, dengan tetap memperhatikan ketepatan informasi dan kepentingan pembaca.ntributor: Agus
Editor: Tim EDUKASI-RI





