Muscab PKB Kota Batu Bahas Konsolidasi Politik dan Arah Pembangunan Ekonomi
Kota Batu – Musyawarah Cabang (Muscab) Partai Kebangkitan Bangsa (PKB) Kota Batu yang digelar pada Sabtu malam, 28 Maret 2026, berlangsung khidmat dan strategis di Hall Arjuna, Taman Rekreasi Selecta. Forum ini menjadi momentum konsolidasi organisasi sekaligus perumusan arah kebijakan politik dan ekonomi partai di tingkat daerah.
Kegiatan tersebut dihadiri oleh Ketua DPC jajaran pengurus Partai peserta Pemilu, pengurus, kader, serta sejumlah tokoh penting PKB, termasuk Ketua DPC PKB Kota Batu, Nurochman, yang dalam sambutannya menegaskan pentingnya penguatan struktur partai berbasis kaderisasi ideologis dan profesionalisme politik.
Dalam paparannya, Nurochman menyampaikan bahwa Muscab bukan sekadar agenda rutin organisasi, melainkan ruang deliberatif untuk merumuskan strategi politik yang adaptif terhadap dinamika sosial-ekonomi masyarakat. Ia menekankan bahwa PKB harus mampu menghadirkan politik yang substantif, berorientasi pada kesejahteraan publik, serta berbasis pada nilai-nilai keadilan sosial dan inklusivitas.
![]() |
| Ketua DPC PKB Kota Batu |
“PKB Kota Batu harus menjadi motor penggerak perubahan yang berbasis pada kepentingan rakyat. Kita tidak hanya bicara elektoral, tetapi juga kontribusi nyata dalam pembangunan daerah yang berkelanjutan,” ujarnya.
Lebih lanjut, Wali Kota Batu ini, ia menyoroti pentingnya integrasi antara kekuatan politik dan pembangunan ekonomi lokal. Menurutnya, Kota Batu memiliki potensi besar di sektor pariwisata, pertanian, dan ekonomi kreatif yang perlu dioptimalkan melalui kebijakan yang berbasis riset dan pendekatan ilmiah.
Sementara itu, penyampaian arahan dari Ketua Umum DPP PKB, A. Muhaimin Iskandar, yang diwakili oleh Anggia Ermarini, menjadi sorotan utama dalam Muscab tersebut. Dalam pidatonya, Anggia menegaskan bahwa PKB harus memperkuat posisi sebagai partai yang responsif terhadap tantangan globalisasi ekonomi dan transformasi digital.
Ia menggarisbawahi bahwa pembangunan ekonomi ke depan membutuhkan pendekatan multidisipliner yang mengintegrasikan aspek kebijakan fiskal, investasi, serta pemberdayaan UMKM. Dalam konteks ini, PKB diharapkan mampu menjadi katalisator dalam mendorong pertumbuhan ekonomi inklusif yang berbasis pada potensi lokal.
![]() |
| Ketua Bidang Ekonomi, Keuangan,Investasi dan Penanaman Modal DPP PKB dan Wakil Ketua Komisi VI DPR RI Fraksi PKB |
“Transformasi ekonomi tidak bisa dilakukan secara parsial. Dibutuhkan sinergi antara pemerintah, sektor swasta, dan masyarakat. PKB harus hadir sebagai fasilitator sekaligus akselerator dalam proses tersebut,” jelas Anggia yang juga menjabat sebagai Ketua Bidang Ekonomi, Keuangan, Investasi dan Penanaman Modal DPP PKB.
Dalam perspektif makro,Wakil Ketua Komisi VI DPR RI Fraksi PKB ini, ia juga menyinggung pentingnya stabilitas politik sebagai prasyarat utama bagi pertumbuhan ekonomi yang berkelanjutan. Menurutnya, partai politik memiliki tanggung jawab epistemologis untuk menjaga kualitas demokrasi sekaligus memastikan bahwa kebijakan publik yang dihasilkan memiliki basis empiris yang kuat.
![]() |
| Momen saat pembukaan Muscab |
Diskursus dalam Muscab juga mengarah pada penguatan kapasitas kelembagaan partai melalui pendekatan manajerial modern. Hal ini mencakup peningkatan kompetensi kader, digitalisasi sistem organisasi, serta penguatan jaringan komunikasi politik yang efektif dan berbasis data.
Para peserta Muscab turut memberikan berbagai masukan konstruktif terkait strategi pemenangan pemilu, penguatan basis massa, serta peningkatan peran PKB dalam isu-isu strategis seperti pendidikan, kesehatan, dan pemberdayaan masyarakat desa.
Selain itu, forum ini juga menegaskan komitmen PKB dalam mendorong pembangunan berkelanjutan yang selaras dengan prinsip-prinsip good governance.
Pendekatan ini mencakup transparansi, akuntabilitas, serta partisipasi publik dalam proses pengambilan kebijakan.
![]() |
| Momen peserta Muscab PKB Kota Batu |
Dengan mengedepankan pendekatan ilmiah dan analisis berbasis data, PKB Kota Batu diharapkan mampu merumuskan kebijakan yang tidak hanya reaktif, tetapi juga proaktif dalam menghadapi tantangan masa depan. Hal ini sejalan dengan paradigma pembangunan modern yang menekankan pada inovasi, kolaborasi, dan keberlanjutan.
Muscab PKB Kota Batu ini pun ditutup dengan optimisme bahwa partai akan semakin solid dan mampu memainkan peran strategis dalam pembangunan daerah maupun nasional. Konsolidasi yang terbangun diharapkan menjadi fondasi kuat bagi PKB dalam menghadapi kontestasi politik mendatang sekaligus mewujudkan visi kesejahteraan masyarakat secara komprehensif.
Kontributor : Agus
Editor : Tim EDUKASI-R I





