Wali Kota Batu Apresiasi Talenta Muda di Ajang Catur Pelajar 2026, Cetak Grandmaster
KOTA BATU – Suasana intelektual dan semangat kompetisi mewarnai Pendopo Cangar, Desa Bulukerto, Kecamatan Bumiaji, Kota Batu, pada Rabu (11/2/2026) pagi. Ratusan pasang mata tertuju pada papan-papan catur yang berjejer rapi, tempat para generasi muda menunjukkan kecemerlangan strategi dan ketenangan mental.
Kejuaraan Catur Pelajar se-Kota Batu 2026 yang digelar Persatuan Catur Seluruh Indonesia (Percasi) Kota Batu ini berlangsung sukses dan meriah. Lebih dari sekadar turnamen, ajang ini menjelma menjadi panggung pembuktian bagi talenta-talenta muda Kota Batu yang selama ini mengasah kemampuan di sekolah maupun klub catur.
Event ini mendapat perhatian strategis dari Pemerintah Kota Batu. Wali Kota Batu, Nurochman, SH., MH, yang turut memberikan dukungan jalannya kompetisi, menyampaikan apresiasinya terhadap antusiasme pelajar.
![]() |
| Wali Kota Batu, Nurochman. SH.,MH |
"Ini bukan sekadar menggertak bidak dan skakmat. Ini tentang bagaimana anak-anak kita dilatih untuk berpikir kritis, sabar, dan mengambil keputusan di bawah tekanan. Kejuaraan ini sejalan dengan visi kami untuk mengakselerasi pengembangan potensi kognitif pelajar pascapandemi," ujar Nurochman kepada EDUKASI-RI.
Pernyataan serupa disampaikan Kepala Dinas Pendidikan Kota Batu, Ir. Alfi Nurhidayat, ST., MT., Ph.D., IPU., ASEAN Eng. Menurutnya, catur adalah instrumen pendidikan karakter yang selama ini mungkin kurang mendapat sorotan.
"Kami di Dinas Pendidikan melihat catur sebagai media pembelajaran yang efektif. Kami berkomitmen untuk terus mendorong turnamen seperti ini tidak hanya sebagai agenda tahunan, tetapi juga terintegrasi dalam pengembangan ekstrakurikuler unggulan di sekolah," ungkap Alfi.
![]() |
| Kepala Dinas Pendidikan Kota Batu, Ir. Alfi Nurhidayat, ST., MT., Ph.D., IPU., ASEAN Eng |
Kejuaraan yang berlangsung sejak pagi hingga sore itu diikuti ratusan peserta dari jenjang SD, SMP, hingga SMA sederajat se-Kota Batu. Para peserta tampak didampingi orang tua dan pelatih yang setia menemani dari babak penyisihan hingga final.
Tampak hadir memberikan dukungan, Cahyo selaku Wakil Camat Bumiaji, serta Iwan yang mewakili Komite Olahraga Nasional Indonesia (KONI) Kota Batu. Pemerintah Desa Bulukerto juga menunjukkan keseriusannya dengan mengutus langsung Kepala Desa Suhermawan untuk hadir memastikan kelancaran acara di wilayahnya.
Ketua Percasi Kota Batu, Arief As Sidiq, dalam sambutannya menyampaikan rasa syukur atas terselenggaranya event ini. Ia menekankan bahwa keberhasilan kejuaraan ini adalah buah kolaborasi erat antara pemerintah, sekolah, dan pengurus catur di tingkat akar rumput.
![]() |
| Momen Ketua Percasi Batu serta jajaran pengurus bersama para pemenang |
"Dengan telah selesainya kejuaraan Catur Pelajar Kota Batu ini, yang dihadiri sekitar 500 orang, yang terdiri dari peserta, pendamping,dan orang tua wali murid, kami merasa lega sekaligus bangga. Antusiasme peserta melebihi ekspektasi kami. Ini menjadi bukti bahwa catur tetap relevan dan digemari generasi muda, terutama di era digital yang serba cepat ini," tutur Arief.
Arief menambahkan, ke depan Percasi Batu tidak hanya ingin menggelar turnamen, tetapi juga membangun ekosistem pembinaan berkelanjutan.
"Harapan ke depan, kami tidak hanya berhenti di turnamen. Kami ingin mencetak grandmaster muda dari Kota Batu. Untuk itu, kami akan menggagas program pelatihan rutin dan kerja sama dengan sekolah-sekolah untuk memasukkan catur dalam program ekstrakurikuler wajib pilihan," imbuhnya.
Baca juga : https://www.edukasi-ri.com/2026/02/kejuaraan-catur-pelajar-kota-batu-2026.html
Ia juga menyoroti pentingnya regenerasi atlet. Menurutnya, kejuaraan kali ini menemukan banyak wajah baru yang potensial.
"Mereka tidak hanya pintar, tetapi juga memiliki mental juara. Beberapa di antaranya bermain sangat tenang dan kalkulatif. Ini modal besar untuk catur Batu ke depan," ujar Arief penuh optimisme.
Kejuaraan Catur Pelajar 2026 ini tidak hanya menobatkan juara di berbagai kategori, tetapi juga meninggalkan kesan mendalam tentang bagaimana olahraga intelektual mampu merekatkan ikatan sosial.
![]() |
| Momen wakil Percasi Batu, penyampaian motivasi |
Saat berada diruang kerjanya, Wali Kota Nurochman menuturkan bahwa hal demikian ini sejalan dengan program prioritasnya di bidang pengembangan sumber daya manusia.
"Catur mengajarkan bahwa kemenangan sejati bukan sekadar mengalahkan lawan, tetapi bagaimana kita mampu mengendalikan diri. Filosofi inilah yang ingin kami tanamkan kepada generasi muda Batu," tegas Nurochman. Kamis 12 Februari 2026 siang.
Dukungan penuh dari berbagai pemangku kepentingan dalam kejuaraan ini mulai dari KONI, Dinas Pendidikan, kecamatan, hingga pemerintah desa menunjukkan bahwa olahraga catur kini dipandang setara dengan cabang olahraga lain dalam mencetak prestasi.
Dengan rampungnya turnamen ini, percasi Batu langsung mengalihkan fokus pada program jangka panjang. Pembinaan usia dini, pelatihan wasit, dan penguatan organisasi di tingkat kecamatan menjadi prioritas.
Mereka percaya, dari kota dingin di kaki gunung ini, suatu hari nanti akan lahir pecatur-pecatur muda yang tidak hanya membanggakan sekolahnya, tetapi juga mengharumkan nama bangsa di kancah internasional.
![]() |
| Momen pendamping dan orang tua wali murid bersama para pemenang |
Satu per satu bidak bergerak, strategi tersusun, dan mental teruji. Di Pendopo Cangar itu, Kota Batu tidak sekadar menyaksikan turnamen catur; mereka menyaksikan lahirnya generasi baru yang cerdas, tangguh, dan berkarakter.
Kontributor : AGS
Editor : Tim EDUKASI-R I







