Selasa, 24 Februari 2026

Diduga Distribusi BBM Ilegal di Perairan Makassar, Dua Kapal dan Mobil Tangki Diamankan TNI AL

Gambar 1

 


MAKASSAR – Aparat Tentara Nasional Indonesia Angkatan Laut kembali menggagalkan dugaan aktivitas distribusi bahan bakar minyak (BBM) ilegal di wilayah perairan Makassar, Sulawesi Selatan. Operasi penindakan dilakukan oleh prajurit Komando Daerah Maritim VI bersama unsur patroli laut KAL Suluh Pari II.6-60 pada Minggu dini hari (23/2/2026).

Penindakan tersebut dilakukan setelah petugas menemukan aktivitas mencurigakan berupa pemindahan BBM dari sejumlah mobil tangki ke kapal jenis Self-Propelled Oil Barge (SPOB) di kawasan perairan Makassar hingga area pergudangan Tamalanrea.

Dua Kapal dan Tujuh Mobil Tangki Diamankan

Dalam operasi tersebut, aparat berhasil mengamankan dua kapal yakni SPOB Sania dan SPOB Sukses Rahayu 999, serta tujuh unit mobil tangki dengan kapasitas bervariasi antara 5 kiloliter hingga 24 kiloliter.

Baca juga : https://www.edukasi-ri.com/2025/10/jamin-keamanan-warga-polres-brebes.html

Berdasarkan pemeriksaan awal, kapal-kapal tersebut diduga melakukan aktivitas pengisian BBM tanpa memenuhi ketentuan pelayaran dan distribusi energi yang berlaku.

Momen saat melakukan cek BBM

Petugas menemukan indikasi pelanggaran berupa tidak adanya Surat Persetujuan Berlayar (SPB), dugaan ketidaksesuaian dokumen awak kapal, hingga potensi penyalahgunaan distribusi BBM bersubsidi.

Muatan Solar Puluhan Kiloliter Masih Didalami

Hasil pengecekan sementara menunjukkan adanya muatan solar dalam jumlah besar, sekitar 90 kiloliter pada SPOB Sania dan 16 kiloliter pada SPOB Sukses Rahayu 999.

Untuk memastikan unsur pidana, TNI AL masih melakukan pendalaman terkait asal muatan, tujuan pengiriman, peruntukan BBM, serta legalitas dokumen niaga dan pengangkutannya.

Seluruh kapal yang diamankan kemudian dibawa menuju pangkalan Kodaeral VI guna menjalani proses penyelidikan dan penegakan hukum lebih lanjut.

Momen sisir seluruh area Kapal

TNI AL Tegaskan Komitmen Lawan Praktik Ilegal

Komandan Kodaeral VI, Andi Abdul Aziz, menegaskan bahwa pihaknya tidak akan memberi toleransi terhadap aktivitas ilegal yang memanfaatkan sumber daya energi nasional.

Menurutnya, operasi tersebut merupakan bentuk nyata kehadiran negara dalam menjaga keamanan laut sekaligus melindungi kepentingan ekonomi nasional dari praktik penyelundupan maupun distribusi energi ilegal.

Baca juga : https://www.edukasi-ri.com/2026/01/kejari-batu-ikut-kukuhkan-strategi.html

Upaya penegakan hukum di laut, lanjutnya, akan terus ditingkatkan sejalan dengan arahan Kepala Staf Angkatan Laut Muhammad Ali untuk menciptakan wilayah perairan Indonesia yang aman, tertib, dan berdaulat.

Lihat juga : https://www.edukasi-ri.com/2026/02/sinergi-tnipolri-pulihkan-akses-jalan.html

Keberhasilan operasi ini menjadi bagian dari langkah berkelanjutan TNI AL dalam memperkuat pengawasan wilayah maritim Indonesia. Selain menjaga kedaulatan negara, patroli rutin juga diarahkan untuk mencegah praktik ilegal yang berpotensi merugikan negara dan membahayakan keselamatan pelayaran.

TNI AL memastikan patroli keamanan laut akan terus ditingkatkan di berbagai wilayah strategis guna menjamin distribusi energi berjalan sesuai aturan hukum yang berlaku.


Sumber: Dispenal

Kontributor : Bro

Editor : Tim EDUKASI-R I 

Gambar 2 Gambar 2 Gambar 1
Gambar 1 Gambar 2 Gambar 3
Gambar 2 Gambar 3
Gambar 1 Gambar 2

Labels

EDUKASI-RI

Dengan maraknya asupan informasi yang telah berganti dari era cetak menjadi online, maka kami suguhkan informasi yang transparan , jelas dan sesuai kondisi dilapangan, sebagai literasi edukasi kepada seluruh pembaca , terimakasih atas kunjungan anda dan semoga menjadikan lebih bermakna, MERDEKA

Popular Posts

Popular Posts