Kejari Batu Ikut Kukuhkan Strategi Regional Penanganan Kejahatan Kripto di Forum ASEAN
KOTA BATU, Saptu 31 Januari 2026, diketahui Kepala Kejaksaan Negeri (Kajari) Batu, Arya Wicaksana, S.H., M.H., turut serta membingkai strategi penanganan kejahatan digital di kawasan Asia Tenggara. Ia berpartisipasi dalam Southeast Asia Cryptocurrency Working Group Meeting yang digelar pada 27-29 Januari 2026 di Yogyakarta.
Sebagai anggota Satuan Tugas Asistensi Penanganan Perkara Siber dan Barang Bukti Elektronik Kejaksaan Agung RI, kehadirannya dalam forum tersebut menegaskan posisi aktif Indonesia. Kegiatan ini diselenggarakan oleh International Computer Hacking and Intellectual Property (ICHIP) Attorney Advisor for Southeast Asia dari Department of Justice Amerika Serikat, berkolaborasi dengan Federal Bureau of Investigation (FBI).
Forum ini menjadi wadah kolaboratif bagi tujuh negara, yaitu Indonesia, Malaysia, Thailand, Filipina, Laos, Singapura, dan Vietnam. Tujuannya jelas: berbagi praktik terbaik dan melatih peserta dalam teknik penyitaan aset kripto yang terkait dengan penanganan perkara.
"Partisipasi Indonesia dalam Southeast Asia Cryptocurrency Working Group mencerminkan komitmen kami untuk memperkuat kerjasama regional dalam menangani kejahatan siber, khususnya terkait dengan aset kripto dan barang bukti elektronik," tegas Arya Wicaksana, seperti dikutip dalam rilis resmi Kejari Batu, Rabu (29/1/2026).
Selama tiga hari, pertemuan tidak hanya berisi diskusi, tetapi juga pelatihan intensif. Para peserta, termasuk jaksa dari berbagai negara, berkesempatan bertukar informasi tentang metode investigasi terkini. Pelatihan diperkaya dengan simulasi kasus dan studi kasus nyata untuk mengasah keterampilan teknis dalam menghadapi kompleksitas kejahatan di dunia maya.
Kegiatan ini diharapkan menjadi katalis untuk memperkuat sinergi penegakan hukum siber antarnegara ASEAN. Dengan perkembangan teknologi yang pesat, peningkatan kapasitas para penegak hukum, khususnya jaksa, dalam menangani aspek digital seperti kripto, menjadi kebutuhan mendesak.
Melalui forum seperti ini, Indonesia, yang diwakili oleh para jaksa seperti dari Kejari Batu, aktif membentuk ketahanan kolektif regional menghadapi tantangan kejahatan transnasional di era digital.
Sumber : Kastel Kejari Batu
Kontributor : AGS
Editor : Tim EDUKASI-R I

