Menjaga Sungai Brantas Wali Kota Batu Ajak Masyarakat
BATU – Wali Kota Batu H. Nurochman mengajak masyarakat untuk bersama-sama menjaga kebersihan dan kelestarian Sungai Brantas. Salah satu langkah yang ditekankan yakni membiasakan masyarakat memilah dan mengelola sampah sejak dari rumah.
Ajakan tersebut disampaikan Nurochman saat memimpin Apel dan Aksi Bersih Sungai Brantas dalam rangka memperingati sembilan tahun Gerakan Sapu Bersih Nyemplung Kali (Sabers Pungli) di Jembatan Prambatan Brantas, Desa Sidomulyo, Minggu (4/10/2026).
Menurut Nurochman, kebiasaan memilah dan mengelola sampah dari sumbernya menjadi bagian penting dalam menjaga kebersihan sungai. Selain menjaga lingkungan, upaya tersebut juga dapat membantu mengurangi risiko sampah menyumbat aliran sungai yang berpotensi menimbulkan persoalan lingkungan.
![]() |
| Momen, Wali Kota Batu H. Nurochman saat berikan benih ikan bersama masyarakat |
“Mari bersama-sama menjaga sungai, tidak membuang sampah sembarangan, dan mulai memilah sampah dari rumah. Dengan begitu, sungai tetap bersih dan alirannya terjaga,” ujar Nurochman.
Ia menegaskan, menjaga sungai tidak cukup hanya dilakukan melalui kegiatan bersih-bersih. Menurutnya, diperlukan kesadaran masyarakat untuk mengelola sampah dengan baik sejak dari sumbernya.
Sungai yang terawat, lanjutnya, tidak hanya memberikan manfaat bagi lingkungan, tetapi juga menjadi bagian dari upaya menjaga masyarakat dari potensi bencana yang berkaitan dengan kondisi aliran sungai.
Aksi bersih Sungai Brantas tersebut melibatkan berbagai unsur, mulai dari pemerintah, TNI-Polri, akademisi, dunia usaha, komunitas hingga ratusan relawan.
Selain kegiatan bersih sungai, rangkaian acara juga diisi dengan Trash Walk, penebaran bibit ikan, Slametan Banyu, serta Njagong Kali Brantas.
Komandan Poltekad Brigjen Indarto Kusnohadi turut menyampaikan dukungannya terhadap kolaborasi Pemerintah Kota Batu dalam menjaga kelestarian sungai. Ia juga mendorong tumbuhnya kesadaran masyarakat untuk memilah dan membuang sampah pada tempatnya.
Sementara itu, Anggota DPRD Jawa Timur sekaligus Wali Kota Batu periode 2017–2022, Dewanti Rumpoko, menilai kepedulian terhadap lingkungan perlu ditanamkan sejak dini.
Menurut Dewanti, menjaga lingkungan merupakan tanggung jawab bersama agar Kota Batu tetap bersih, indah, dan lestari.
Memasuki tahun kesembilan pelaksanaannya, Gerakan Sabers Pungli disebut telah mencatat 191 aksi nyata dalam upaya menjaga sungai dan lingkungan. Kegiatan tersebut sekaligus memperkuat semangat kolaborasi berbagai pihak dalam merawat Sungai Brantas dari kawasan hulu.
Upaya menjaga sungai diharapkan tidak berhenti pada kegiatan seremonial, tetapi menjadi kebiasaan bersama masyarakat dalam menjaga kebersihan lingkungan dan mengelola sampah secara berkelanjutan.
Kontributor : Agus
Editor : Tim EDUKASI-RI







