Minggu, 09 Agustus 2026

Pawai Budaya Selamatan Desa Beji ke-148 Meriah, Tradisi dan Ekonomi Warga Menggeliat

 


KOTA BATU – Pemerintah Desa (Pemdes) Beji, Kecamatan Junrejo, Kota Batu, menggelar Pawai Budaya sebagai puncak rangkaian Selamatan Desa Beji ke-148, Sabtu (8/8/2026). Perhelatan budaya yang berlangsung semarak tersebut menjadi ruang ekspresi masyarakat sekaligus medium pelestarian tradisi dan penguatan ekonomi kerakyatan.

Ribuan warga dan wisatawan tampak antusias menyaksikan iring-iringan peserta yang menampilkan beragam kesenian, kreativitas, serta potensi budaya lokal. Pawai yang digelar setiap dua tahun sekali ini juga menjadi momentum reflektif bagi masyarakat untuk memanjatkan rasa syukur sekaligus memperkuat kohesi sosial antar warga.

Kepala Desa Beji, Deny Cahyono, mengatakan Selamatan Desa merupakan bagian penting dari tradisi masyarakat yang terus dipertahankan secara turun-temurun. Menurutnya, keberlangsungan kegiatan tersebut tidak terlepas dari partisipasi aktif masyarakat.

Momen Kepala Desa Beji , bersama warga

“Ini adalah rangkaian kegiatan Selamatan Desa Beji tahun 2026. Melalui pawai budaya ini, kami ingin mengangkat potensi seni dan tradisi yang ada di desa, sekaligus mempererat semangat guyub rukun dan swadaya masyarakat,” kata Deny.

Pawai budaya tahun ini melibatkan kontingen dari tiga dusun, yakni Dusun Karang Jambe, Dusun Jambe Rejo, dan Dusun Krajan.

Partisipasi masyarakat juga terorganisasi melalui enam Rukun Warga (RW) dan 24 Rukun Tetangga (RT). Keterlibatan lintas generasi membuat pawai tidak sekadar menjadi tontonan, tetapi juga menjadi ruang partisipasi sosial yang memperlihatkan kuatnya modal sosial masyarakat Desa Beji.

Anak-anak, pemuda, hingga masyarakat dewasa tampil dengan beragam atraksi dan kreasi budaya. Fenomena tersebut menunjukkan bahwa regenerasi pelaku seni dan pewarisan nilai-nilai tradisional masih berjalan di tengah dinamika kehidupan masyarakat perkotaan.

Sesi foto bersama salah satu peserta pawai 

Semarak acara turut diperkuat oleh keterlibatan sektor swasta dan pelaku usaha lokal. Sejumlah perusahaan dan penyedia jasa pariwisata, di antaranya Jatim Park 3 dan Hotel Singhasari, serta pelaku usaha kuliner, ikut berpartisipasi dalam kegiatan tersebut.

Pawai budaya tersebut turut dihadiri Anggota DPRD Kota Batu dari Fraksi Gerindra, Agung, Kepala Dinas Pariwisata Kota Batu Onny Ardianto, Camat Junrejo Parman, Kepala Desa Beji Deny Cahyono beserta jajaran Pemerintah Desa Beji.

Kehadiran unsur pemerintah dan legislatif tersebut memperlihatkan adanya sinergi kelembagaan dalam mendorong pengembangan kebudayaan yang bertumpu pada partisipasi masyarakat.

Kepala Dinas Pariwisata Kota Batu, Onny Ardianto, mengapresiasi tingginya keterlibatan warga dalam pawai budaya tersebut.

Menurut Onny, dominasi masyarakat lokal sebagai penampil menjadi indikator bahwa kesadaran kolektif untuk mempertahankan identitas budaya masih relatif kuat.

Kepala Dinas Pariwisata Batu, Onny Ardianto 

“Melihat antusiasme masyarakat ini sungguh luar biasa. Mayoritas penampil dan partisipan murni berasal dari warga sekitar Desa Beji. Hal ini membuktikan bahwa semangat gotong royong dalam merawat budaya lokal masih sangat terjaga,” ujarnya.

Selain aspek kebudayaan, Onny melihat Pawai Budaya Desa Beji memiliki dimensi ekonomi yang cukup strategis.

Kehadiran lapak-lapak UMKM di sekitar lokasi kegiatan memberikan ruang bagi masyarakat untuk memasarkan produk sekaligus memperoleh manfaat ekonomi secara langsung dari meningkatnya aktivitas pengunjung.

Menurutnya, pengembangan kegiatan budaya dapat diarahkan menjadi bagian dari ekosistem pariwisata berbasis masyarakat. Konsep tersebut memungkinkan kebudayaan tidak hanya diposisikan sebagai warisan sosial, tetapi juga sebagai aset ekonomi kreatif yang mampu menciptakan nilai tambah bagi masyarakat.

Dinas Pariwisata Kota Batu pun berencana memberikan dukungan lebih konkret terhadap kegiatan tersebut. Salah satunya dengan mendorong Pawai Budaya Desa Beji masuk dalam kalender resmi pariwisata Kota Batu pada tahun mendatang.

Dukungan pemerintah nantinya tidak hanya berkaitan dengan aspek penganggaran, tetapi juga promosi terpadu agar potensi budaya Desa Beji memiliki jangkauan publikasi yang lebih luas.

Antusias peserta pawai

“Harapannya, selain memperkenalkan dan melestarikan budaya Kota Batu kepada khalayak luas, kegiatan ini juga mampu menggerakkan roda perekonomian masyarakat sekitar secara berkelanjutan,” tutur Onny.

Dengan keterlibatan pemerintah desa, masyarakat, legislatif, pemerintah daerah, sektor swasta, serta pelaku UMKM, Selamatan Desa Beji ke-148 menunjukkan bahwa pelestarian budaya dapat berjalan beriringan dengan pembangunan ekonomi lokal.

Pawai budaya tersebut sekaligus menegaskan bahwa tradisi yang dikelola secara partisipatif memiliki potensi menjadi instrumen penguatan identitas daerah, kohesi sosial, sekaligus daya ungkit bagi pengembangan pariwisata berbasis komunitas di Kota Batu

.

Kontributor : Agus 

Editor : Tim EDUKASI-RI 


Gambar 2 Gambar 2 Gambar 1
gambar 2 Gambar 1 Gambar 3
Gambar 1 Gambar 2
Gambar 1 Gambar 2 Gambar 3
Gambar 1 Gambar 2 Gambar 3
Gambar 1 Gambar 2 Gambar 3
Gambar 1 Gambar 2 Gambar 3
Gambar 1 Gambar 2 Gambar 3
gambar 3 Gambar 2 Gambar 1
gambar 1 gambar 2 gambar 3

Labels

Aceh AFK Agro Akademik Associantion of Polri ATR BPN Bali Bantengan BHP BI Bilateral Blitar BMKG BPBD Budaya Budaya Jawa Bumiaji Catur cuaca Daerah Delegasi Desa Desa Tulungrejo Destinasi Disabilitas Dishub Dispendukcapil Disperkim DPUPR Dusun Junggo education Edukasi Esai essay Event Lokal Futsal Gempa gibran Grebek Suro Gubernur Gusdur Hotel Hukum dan Kriminal Hukum dan HAM Hukum dan Kriminal Info Pasar informasi publik Inklusi Internasional Jakarta Jawa Timur Jenang Kalbar Kalimantan Kampung Warna-Warni Batu Kampung Wisata Batu Karnaval Kartini Karya Bakti KBLI Kecelakaan Kehutanan Kemah 2024 Kesehatan Koni Kota Baru Kota Batu KPPPA KPU Kuda Lumping Lakalantas Lingkungan Madrasah Malang Malqng Mancanegara Medan Memberamo Tengah MI Mikutopi Mikutopia MTs Hasyim Asy'ari Musik Muslimat Nasional Nasional. TNI AD National Police Chief Ngantang Non Akademik OJol Olahraga Opini OSS Palestina Papua Papua Barat Papua Pegunungan Pawai PBB PDI Pekanbaru pekerja migran Pelajar Pendem Pendidiian Pendidikan Penghijauan Perhutani Peristiwa Pertanian Piala Dunia Poktekad Polda Jatim Police Polisi Polres Batu Poltekad Pontianak PPM Primbon Jawa PSSI Puasa Membisu Pujon Religi Ritual Kearifan Lokal Kota Batu RUN FUN Rupiah Sambas Sampah Sanduk Sarpras satgas pamtas Sekda Selamatan Desa Seni Seni Budaya Spiritualitas Masyarakat Adat Sumberbrantas Surabaya Suro Suroan tentang Kami Timor Timur TMP TNI TNI AL TPU Tradisi Selamatan Desa Bumiaji Transmigrasi UMKM UMKM Batu Universitas Universitas Terbuka Malang Veteran Vidio Berita Wapres RI WBTB Wisata Budaya Batu Wisata Kota Batu Yonif 512/DIY
EDUKASI-RI

Dengan maraknya asupan informasi yang telah berganti dari era cetak menjadi online, maka kami suguhkan informasi yang transparan , jelas dan sesuai kondisi dilapangan, sebagai literasi edukasi kepada seluruh pembaca , terimakasih atas kunjungan anda dan semoga menjadikan lebih bermakna, MERDEKA

Popular Posts

Popular Posts