Kembali Digelar, Gebyar Karnaval PAUD, TK dan RA Kota Batu Meriahkan HUT RI ke-81
KOTA BATU – Kemeriahan menyelimuti sejumlah ruas jalan di Kota Wisata Batu, Jawa Timur, Sabtu (15/8/2026), saat Pemerintah Kota Batu melalui Dinas Pendidikan bekerja sama dengan Ikatan Guru Taman Kanak-Kanak Indonesia (IGTKI) menggelar Karnaval Gebyar, PAUD,TK, RA, dan ABA se-Kota Batu.
Kegiatan yang menjadi bagian dari rangkaian peringatan Hari Ulang Tahun (HUT) Kemerdekaan Republik Indonesia ke-81 tersebut berlangsung semarak. Anak-anak usia dini bersama para pendidik dan wali murid tampil mengenakan beragam busana adat, kostum bernuansa budaya, serta atribut kreatif yang merepresentasikan kekayaan tradisi Indonesia.
![]() |
| Momen lepas Kontingen pawai oleh Kepala Bidang Pembinaan PAUD dan Pendidikan Masyarakat Dinas Pendidikan Kota Batu, Diana Farianti, |
Karnaval ini menjadi momentum istimewa karena merupakan kegiatan pawai pendidikan anak usia dini yang kembali digelar setelah vakum selama kurang lebih tujuh tahun. Berdasarkan keterangan panitia, terdapat 98 lembaga pendidikan yang turut ambil bagian dalam kegiatan tersebut, melibatkan murid, guru, tenaga pendidik, hingga orang tua atau wali murid.
![]() |
| Salah satu peserta karnaval |
Wali Kota Batu, Nurochman, turut memberikan apresiasi terhadap pelaksanaan Karnaval Gebyar PAUD, TK, RA, dan ABA se-Kota Batu. Menurutnya, kegiatan tersebut memiliki nilai strategis dalam membangun fondasi karakter generasi sejak usia dini, sekaligus menjadi ruang edukatif untuk memperkenalkan kekayaan budaya kepada anak-anak.
![]() |
| Momen Wali Kota Batu bersama seluruh hadirin dan penyanyi cilik |
Nurochman menilai antusiasme peserta menunjukkan adanya sinergi positif antara pemerintah, satuan pendidikan, guru, dan orang tua dalam menciptakan lingkungan pendidikan yang kreatif dan menyenangkan. Karnaval tidak hanya menjadi bagian dari perayaan HUT Kemerdekaan RI ke-81, tetapi juga dapat menjadi wahana pembelajaran sosial yang memperkuat keberanian, kebersamaan, disiplin, serta kecintaan terhadap budaya lokal.
Ia berharap kegiatan serupa dapat dilaksanakan secara berkelanjutan dan dikembangkan menjadi agenda tahunan. Pemerintah Kota Batu, kata Nurochman, akan terus mendorong ekosistem pendidikan yang mampu mengoptimalkan potensi anak secara holistik, sehingga generasi muda Kota Batu tumbuh kreatif, berkarakter, memiliki identitas budaya, serta mampu beradaptasi dengan perkembangan zaman.
Ketua Panitia Pelaksana sekaligus Ketua IGTKI Kota Batu, Titi Uminarti, S.Pd., mengatakan bahwa pelaksanaan karnaval menjadi ruang aktualisasi bagi anak-anak untuk mengekspresikan kreativitas sekaligus memperoleh pengalaman sosial melalui kegiatan bersama.
“Ini adalah event pertama kita setelah tujuh tahun tidak melaksanakan karnaval. Kami bermaksud memberikan kesempatan kepada anak-anak untuk berkontribusi pada pendidikan di Kota Batu dan mendukung pembangunan kota wisata ini,” ujar Titi, yang juga menjabat sebagai Kepala Sekolah TK Binaputra 2.
Menurutnya, karnaval tidak semata-mata diarahkan sebagai kegiatan hiburan. Lebih dari itu, kegiatan tersebut memiliki dimensi pedagogis karena dapat menjadi media pembelajaran kontekstual bagi anak usia dini. Melalui interaksi, kreativitas, keberagaman kostum, dan pengenalan budaya, anak-anak dapat memperoleh pengalaman pendidikan yang lebih konkret dan menyenangkan.
![]() |
| Momen CAMAT Batu, Bambang Hari Suliyan , saat berikan piagam dan tropi |
Tema yang diangkat tahun ini juga menitikberatkan pada potensi budaya lokal serta pendidikan pertanian. Konsep tersebut dinilai relevan dengan karakter Kota Batu yang memiliki kekayaan budaya sekaligus dikenal sebagai salah satu daerah agrikultur dan destinasi wisata di Jawa Timur.
Pengenalan budaya dan pertanian sejak usia dini diharapkan mampu membangun kesadaran generasi muda terhadap identitas daerah. Nilai tersebut penting dalam proses pembentukan karakter karena pendidikan tidak hanya berorientasi pada aspek kognitif, tetapi juga mencakup dimensi afektif, sosial, kreativitas, dan kecintaan terhadap lingkungan sekitar.
![]() |
| Plt. Kepala Dinas Pendidikan Kota Batu, Mohammad Nur Adhim, AP., M.AP |
Plt. Kepala Dinas Pendidikan Kota Batu, Mohammad Nur Adhim, AP., M.AP., yang hadir dalam kegiatan tersebut, memberikan apresiasi atas antusiasme para peserta. Ia menilai semangat anak-anak, guru, dan orang tua menunjukkan bahwa kegiatan pendidikan berbasis kebersamaan masih memiliki daya tarik yang kuat di tengah masyarakat.
“Hari ini kita bersama-sama bisa melihat karnaval TK dalam rangka kita memeriahkan rangkaian Hari Ulang Tahun Kemerdekaan RI ke-81. Antusiasnya luar biasa,” ujar Mohammad Nur Adhim.
![]() |
| CAMAT Junrejo, Parman dalam berikan tropi |
Ia berharap kegiatan serupa tidak berhenti sebagai agenda seremonial dalam peringatan kemerdekaan. Karnaval diharapkan dapat berkembang menjadi program yang berkelanjutan dan memiliki kontribusi terhadap penguatan pendidikan karakter bagi anak-anak Kota Batu.
Bagi pendidikan anak usia dini, pengalaman mengikuti kegiatan publik seperti karnaval memiliki nilai sosial yang cukup penting. Anak belajar mengenal keberagaman, membangun keberanian tampil di ruang publik, bekerja sama dengan teman, serta memahami makna kebersamaan. Proses tersebut menjadi bagian dari ekosistem pendidikan yang mendukung tumbuh kembang anak secara holistik.
Salah satu peserta pawai, Kepala Sekolah TK Bunda Binar, mengaku sangat senang dapat mengikuti kembali kegiatan karnaval setelah beberapa tahun tidak terlaksana. Menurutnya, kegiatan tersebut memberikan motivasi tersendiri bagi anak didik, orang tua, maupun pihak sekolah.
![]() |
| Kepala Sekolah TK Bunda Binar |
“Senang sekali mengikuti gelaran ini karena dalam beberapa tahun terakhir belum terlaksana dan baru kali ini ada pawai. Kegiatan ini bisa memotivasi anak didik dan orang tua wali serta membuat keikutsertaan pihak sekolah semakin meriah,” ungkapnya.
Ia berharap kegiatan tersebut dapat terus dilaksanakan secara konsisten pada tahun-tahun berikutnya. Menurutnya, keberlanjutan kegiatan akan memberikan ruang bagi sekolah untuk mengembangkan kreativitas peserta didik sekaligus memperkuat partisipasi orang tua dalam proses pendidikan.
![]() |
| Ketua Panitia Pelaksana sekaligus Ketua IGTKI Kota Batu, Titi Uminarti, S.Pd |
Sementara itu, Titi Uminarti berharap Pemerintah Kota Batu dan Dinas Pendidikan dapat terus memberikan dukungan, baik dalam bentuk fasilitasi maupun ruang kreativitas bagi lembaga Taman Kanak kanak.
“Harapan kami untuk tahun-tahun ke depannya tetap disuport dan diberi keleluasaan dalam memberikan pendidikan agar anak-anak lebih mencintai budayanya,” pungkas Titi.
![]() |
| CAMAT Bumiaji, Thomas Maydo saat usai berikan tropi |
Antusiasme yang terlihat sepanjang pelaksanaan karnaval menjadi indikator positif bahwa kolaborasi antara pemerintah, satuan pendidikan, guru, dan keluarga memiliki peran strategis dalam membangun fondasi pendidikan anak usia dini.
![]() |
Karnaval Gebyar TK, ABA dan RA Kota Batu pun bukan sekadar parade kostum dalam rangka HUT RI ke-81. Kegiatan tersebut merepresentasikan pendidikan karakter, pelestarian budaya, kreativitas, dan partisipasi sosial yang dikemas melalui pendekatan edukatif dan rekreatif. Dengan demikian, kembalinya kegiatan ini setelah tujuh tahun diharapkan menjadi momentum awal untuk menghadirkan tradisi pendidikan yang lebih berkelanjutan di Kota Batu
Kontributor: Agus
Editor: Tim EDUKASI-RI



















