Sabtu, 01 Agustus 2026

Gus Irfan Evaluasi Haji 2026 di Kota Batu, Embarkasi Kediri Siap Perkuat Layanan 2027

 


KOTA BATU – Pemerintah mulai mematangkan skema penyelenggaraan ibadah haji 1448 Hijriah/2027 Masehi melalui Rapat Koordinasi (Rakor) Layanan dan Kinerja Haji yang digelar di Hotel Royal Orchid, Kota Batu, Jumat (31/7/2026). Forum yang berlangsung hingga 2 Agustus 2026 itu menjadi instrumen strategis untuk melakukan evaluasi komprehensif sekaligus menyusun formulasi peningkatan kualitas layanan bagi jemaah haji Indonesia.

Rakor diikuti para kepala Kantor Kementerian Haji dan Umrah serta ketua dan pengurus Kelompok Bimbingan Ibadah Haji dan Umrah (KBIHU) se-Jawa Timur. Hadir dalam kegiatan tersebut Menteri Haji dan Umrah Republik Indonesia KH Dr. Mochamad Irfan Yusuf, Wali Kota Batu Nurochman, serta Kepala Kementerian Haji dan Umrah Kota Batu H. Basuki Rahmad.

Menteri Haji dan Umrah RI KH Dr. Mochamad Irfan Yusuf yang akrab disapa Gus Irfan membuka rakor dengan menegaskan bahwa penyelenggaraan haji harus dibangun melalui mekanisme evaluasi berbasis data dan pengalaman lapangan. Menurutnya, keberhasilan pelayanan tidak hanya diukur dari kelancaran operasional, tetapi juga kemampuan pemerintah melakukan penyempurnaan secara berkelanjutan.

"Evaluasi menjadi fondasi utama agar kualitas pelayanan haji setiap tahun mengalami peningkatan," ujarnya.

Sementara itu, Wali Kota Batu Nurochman yang turut menunaikan ibadah haji reguler pada musim haji 2026 memberikan testimoni atas pelayanan yang diterimanya selama berada di Tanah Suci.

Momen saat Wali Kota Batu berikan cindera mata kepada Menteri Haji dan Umrah

Ia menilai sistem pelayanan yang diberikan Kementerian Haji dan Umrah telah menunjukkan peningkatan signifikan, terutama pada aspek layanan kesehatan, distribusi konsumsi, hingga kesiapsiagaan petugas di berbagai titik pelayanan.

"Layanan dari Kementerian Haji dan Umrah tahun 2026 sangat luar biasa. Persoalan kesehatan maupun makanan berjalan baik dan tidak pernah terlambat. Ketika membutuhkan vitamin dari dokter, pelayanan berlangsung cepat. Petugas juga banyak ditempatkan di titik-titik strategis, termasuk terminal," kata Nurochman.

Meski demikian, ia menilai masih terdapat aspek yang perlu diperkuat, terutama peningkatan literasi teknis calon jemaah. Berdasarkan pengalamannya, masih banyak jemaah lanjut usia maupun pemula yang belum memahami pemanfaatan fasilitas modern di pesawat maupun hotel.

Menurutnya, materi manasik haji perlu dikembangkan secara lebih adaptif agar tidak hanya membahas aspek ibadah, tetapi juga memberikan pembekalan mengenai penggunaan fasilitas pendukung selama perjalanan sehingga kesiapan jemaah menjadi lebih optimal.

Usai pembukaan rakor, Gus Irfan memaparkan hasil evaluasi penyelenggaraan haji 2026. Ia mengakui masih terdapat sejumlah tantangan yang harus diselesaikan, terutama berkaitan dengan kondisi kesehatan jemaah serta tingginya kepadatan di kawasan Mina saat puncak ibadah.

Sebagai langkah mitigasi risiko, pemerintah menerapkan kebijakan tanazul terhadap sekitar 20 ribu jemaah dengan tetap menempatkan mereka di hotel sehingga kepadatan di Mina dapat dikurangi.

"Kebijakan tersebut diambil sebagai upaya menjaga keselamatan dan kenyamanan jemaah," jelasnya.

Menurut Gus Irfan, rakor di Kota Batu merupakan fase awal konsolidasi nasional dalam menyusun penyelenggaraan haji 2027. Seluruh unsur penyelenggara, mulai kantor kementerian di daerah hingga KBIHU, diharapkan memiliki persepsi dan standar pelayanan yang seragam sehingga implementasi di lapangan berjalan lebih efektif.

Ia juga memastikan kuota haji Indonesia hingga saat ini masih tetap sebanyak 221 ribu jemaah dan belum mengalami perubahan.

"Kami masih berpedoman pada kuota tahun sebelumnya. Belum ada penambahan maupun pengurangan sehingga seluruh persiapan disusun berdasarkan angka tersebut," ungkapnya.

Menteri Haji dan Umrah saat berikan penyampaian

Dalam forum tersebut dibahas sejumlah agenda prioritas, mulai dari verifikasi data calon jemaah, pemetaan kondisi kesehatan, penyusunan strategi pelayanan berbasis kebutuhan jemaah, hingga kesiapan operasional sambil menunggu keputusan pemerintah mengenai Biaya Perjalanan Ibadah Haji (Bipih) dan Biaya Penyelenggaraan Ibadah Haji (BPIH), termasuk hasil pembahasan Panitia Kerja Haji DPR RI.

Khusus untuk Jawa Timur, pemerintah mengumumkan penambahan embarkasi baru di Bandara Doho Kediri. Kehadiran embarkasi tersebut diproyeksikan menjadi solusi untuk mendistribusikan arus keberangkatan jemaah sehingga beban operasional Embarkasi Juanda Surabaya maupun Asrama Haji Sukolilo dapat berkurang secara signifikan.

Langkah tersebut diyakini mampu meningkatkan efisiensi logistik, mempercepat proses keberangkatan, sekaligus memberikan kenyamanan yang lebih baik bagi jemaah asal Jawa Timur.

Pemerintah berharap keberadaan Kementerian Haji dan Umrah sebagai kementerian tersendiri mampu memperkuat tata kelola penyelenggaraan ibadah haji melalui sistem koordinasi yang lebih terintegrasi, akuntabel, dan responsif terhadap dinamika pelayanan.

Seluruh hadirin dan undangan

Rakor Layanan dan Kinerja Haji di Kota Batu menjadi titik awal konsolidasi nasional untuk memastikan penyelenggaraan ibadah haji 2027 berlangsung lebih profesional, aman, efektif, serta berorientasi pada peningkatan kualitas pelayanan bagi seluruh jemaah Indonesia.


Kontributor : Agus

Editor : Tim EDUKASI-RI 


Gambar 2 Gambar 2 Gambar 1
gambar 2 Gambar 1 Gambar 3
Gambar 1 Gambar 2 Gambar 3
gambar 3 Gambar 2

Labels

Aceh AFK Akademik Associantion of Polri ATR BPN Bali Bantengan BHP BI Bilateral Blitar BMKG BPBD Budaya Budaya Jawa Bumiaji Catur cuaca Daerah Delegasi Desa Desa Tulungrejo Destinasi Disabilitas Dishub Dispendukcapil Disperkim DPUPR Dusun Junggo education Edukasi Esai essay Event Lokal Futsal Gempa gibran Grebek Suro Gubernur Gusdur Hotel Hukum dan Kriminal Hukum dan HAM Hukum dan Kriminal Info Pasar informasi publik Inklusi Internasional Jakarta Jawa Timur Jenang Kalimantan Kampung Warna-Warni Batu Kampung Wisata Batu Karnaval Kartini Karya Bakti KBLI Kecelakaan Kehutanan Kemah 2024 Kesehatan Koni Kota Baru Kota Batu KPPPA KPU Kuda Lumping Lakalantas Lingkungan Madrasah Malang Malqng Mancanegara Medan Memberamo Tengah Mikutopi Mikutopia MTs Hasyim Asy'ari Musik Muslimat Nasional Nasional. TNI AD National Police Chief Ngantang Non Akademik OJol Olahraga Opini OSS Palestina Papua Papua Barat Papua Pegunungan Pawai PBB PDI Pekanbaru pekerja migran Pelajar Pendem Pendidikan Penghijauan Perhutani Peristiwa Pertanian Piala Dunia Poktekad Polda Jatim Police Polisi Polres Batu Poltekad Pontianak PPM Primbon Jawa PSSI Puasa Membisu Pujon Religi Ritual Kearifan Lokal Kota Batu RUN FUN Rupiah Sampah Sanduk Sarpras satgas pamtas Sekda Selamatan Desa Seni Seni Budaya Spiritualitas Masyarakat Adat Sumberbrantas Surabaya Suro Suroan tentang Kami Timor Timur TMP TNI TNI AL TPU Tradisi Selamatan Desa Bumiaji Transmigrasi UMKM UMKM Batu Universitas Universitas Terbuka Malang Veteran Vidio Berita Wapres RI WBTB Wisata Budaya Batu Wisata Kota Batu Yonif 512/DIY
EDUKASI-RI

Dengan maraknya asupan informasi yang telah berganti dari era cetak menjadi online, maka kami suguhkan informasi yang transparan , jelas dan sesuai kondisi dilapangan, sebagai literasi edukasi kepada seluruh pembaca , terimakasih atas kunjungan anda dan semoga menjadikan lebih bermakna, MERDEKA

Popular Posts

Popular Posts