Hujan Gol di Final Piala Walikota Cup 2026, Bulukerto Vs Sumberejo 5-2
Kota Batu – Partai puncak Piala Walikota Cup 2026 antara Tim Bulukerto melawan Tim Sumberejo berlangsung sengit dan dramatis di DC Mini Stadium, Desa Bulukerto, Kecamatan Bumiaji, Minggu (15/2/2026) malam. Laga yang disaksikan sekitar 775 penonton yang memadati tribun stadion mini ini berakhir dengan kemenangan telak tuan rumah Bulukerto atas Sumberejo dengan skor 5-2.
Pertandingan antar perangkat desa ini menjadi momentum istimewa bagi masyarakat Kota Batu. Antusiasme warga terlihat sejak sebelum pertandingan dimulai, di mana tribun DC Mini Stadium tidak mampu menampung seluruh suporter yang ingin menyaksikan laga final bergengsi tersebut. Suasana malam semakin meriah dengan sorak-sorai dan dukungan dari kedua kubu pendukung.
Babak pertama baru berjalan 1 menit 29 detik, kejutan langsung diciptakan oleh tuan rumah Bulukerto. Memanfaatkan skema mini soker yang melibatkan 6 pemain, nomor punggung 03 Hendra sukses menjebol gawang Sumberejo. Keunggulan cepat 1-0 langsung membakar semangat para pemain dan suporter Bulukerto.
Tertinggal satu gol, Sumberejo mencoba keluar dari tekanan. Namun petaka datang di menit ke-8. Wasit mengeluarkan kartu merah kepada salah satu pemain Sumberejo, membuat mereka harus bermain dengan 5 orang sejak pertengahan babak pertama. Keputusan ini mengubah peta pertandingan secara drastis.
Unggul jumlah pemain, Bulukerto semakin leluasa mengembangkan permainan. Di menit 9:36, kedudukan berubah menjadi 2-0. Tak berselang lama, tepatnya menit 11:47, nomor punggung 07 Salman Alfarizi kembali membobol gawang Sumberejo untuk mengubah skor menjadi 3-0.
![]() |
| Juara 4 , Tim Sumber Brantas |
Sumberejo yang sudah terpuruk semakin kesulitan menghadapi gempuran Bulukerto. Di menit 14:15, nomor punggung 03 Hendra mencetak gol keduanya sekaligus membawa timnya unggul 4-0. Namun menjelang turun minum, perlawanan Sumberejo mulai menunjukkan hasil. Di menit 19:39, nomor punggung 24 Yoyok sukses memperkecil kedudukan menjadi 4-1 yang bertahan hingga babak pertama usai.
Memasuki babak kedua, semangat pantang menyerah ditunjukkan oleh Sumberejo meski tertinggal jauh dan bermain dengan 5 orang. Namun di menit ke-14 babak kedua (menit ke-59 secara keseluruhan), Salman Alfarizi kembali mencetak gol keduanya di laga ini, membawa Bulukerto unggul 5-1.
![]() |
| Juara 3 , Tim Pesanggrahan penyerahan hadiah oleh Waka Polres Batu |
Hingga mendekati menit-menit akhir, Sumberejo masih berusaha memberikan perlawanan. Usaha keras mereka akhirnya membuahkan hasil di masa injury time dengan satu gol tambahan, mengubah kedudukan menjadi 5-2. Namun waktu yang tersisa tak cukup untuk mengejar ketertinggalan. Skor 5-2 bertahan hingga wasit meniupkan peluit panjang tanda pertandingan usai.
Dengan hasil ini, Tim Bulukerto resmi dinobatkan sebagai juara Piala Walikota Cup 2026. Kemenangan ini tak lepas dari kerja sama tim yang solid dan efektivitas serangan yang mematikan meski harus diakui keunggulan jumlah pemain sejak babak pertama sangat memengaruhi jalannya laga.
Usai pertandingan, euforia kemenangan terpancar dari seluruh elemen Tim Bulukerto. Suhermawan, Kapten Tim Bulukerto yang juga menjabat sebagai Kepala Desa Bulukerto, menuturkan rasa syukur dan bangga.
![]() |
| Momen Tim Bulukerto dalam terima juara |
"Alhamdulillah, kami sangat bersyukur bisa memenangkan pertandingan final ini. Dukungan penuh dari 775 penonton dan seluruh masyarakat Bulukerto menjadi semangat tersendiri bagi para pemain. Kemenangan ini kami persembahkan untuk seluruh warga Bulukerto. Berharap ke depan, turnamen seperti ini bisa terus digelar sebagai sarana silaturahmi di Kota Batu," tutur Suhermawan juga selaku penanggung jawab kegiatan.
Sementara itu, Riyanto Kepala Desa Sumberejo yang mendampingi timnya memberikan tanggapan atas jalannya pertandingan. Meski kecewa dengan hasil akhir, ia mengapresiasi perjuangan Timnya yang tetap bertarung meski tertinggal jumlah pemain.
"Sepak bola mengajarkan bahwa kedewasaan dalam mengelola emosi di lapangan sangat penting. Kartu merah di babak pertama menjadi titik balik yang merugikan tim. Namun saya bangga dengan perjuangan para pemain yang tetap berjuang hingga akhir. Berharap ke depan, ivent persahabatan yang di gelar dalam Piala Walikota Cup 2026 ini bisa lebih ditingkatkan lagi agar turnamen mendatang hasilnya lebih baik," ujarnya penuh semangat.
Untuk diketahui bahwa ivent ini adalah kali kedua yang terselenggara setiap tahunnya, dan pada tahun lalu kebetulan Tim Sumberejo juara pertama dan sekarang mendapat juara ke dua." Sambung nya.
![]() |
| Top score, pemain tim Bulukerto |
Nur Ali yang hadir mewakili Ketua DPRD dari Fraksi PKB, memberikan tanggapan positif mengenai kompetisi olahraga di Bulukerto (Piala Walikota). Beliau menekankan dua poin utama,
Silaturahmi, Mempererat hubungan antar perangkat desa dan perangkat daerah.
Kepemudaan, Memberikan wadah kegiatan positif bagi pemuda agar terhindar dari hal-hal negatif.
"Ya, baik ya. (Kegiatan ini) untuk menjalin silaturahmi. Ini kan antar perangkat ya, antar perangkat kepala desa dan perangkat desa. Tentunya ini harus dilaksanakan terus-menerus supaya silaturahmi antar perangkat daerah dan antar perangkat desa bisa terjalin dengan baik."
![]() |
| Momen Anggota DPRD Batu, Nurali berikan hadiah kepada tim Sumberejo |
"Selain itu, (tujuannya) untuk meningkatkan motivasi para pemuda. Daripada ada kegiatan yang negatif, kan lebih baik menunjukkan acara seperti ini (olahraga)."tandasnya.
Sementara itu, Camat Bumiaji, Thomas Maydo mengucapkan terimakasih dan Piala Walikota CUP 2026 ini diharapkan dapat menjadi agenda tahunan yang terus meningkatkan prestasi olahraga di Kota Batu serta mempererat hubungan antara pemerintah dan masyarakat. Kemeriahan pertandingan final malam ini menjadi bukti bahwa sepak bola mampu menyatukan seluruh elemen masyarakat dalam semangat kebersamaan dan sportivitas.
Pertandingan final yang sarat emosi dan drama ini menjadi tontonan menarik bagi warga Kota Batu. Keberhasilan Bulukerto merebut gelar juara Piala Walikota Cup 2026 menandai dominasi mereka di turnamen tahun ini, sekaligus menjadi motivasi bagi tim-tim lain untuk berbenah di masa mendatang.
Kontributor : AGS
Editor : Tim EDUKASI-R I







