Rabu, 21 Januari 2026

Muhammad Nuh Tegas Pemerintah Serius Tangani Koperasi



Jakarta, Anggota Komite IV DPD RI, KH Muhammad Nuh MSP, berpendapat bahwa cita-cita untuk mencapai ekonomi yang berpihak pada rakyat, sebagaimana diatur dalam UUD Negara Republik Indonesia Tahun 1945, hingga kini masih belum menunjukkan kemajuan yang berarti.


 Pernyataan ini disampaikan oleh Senator dari Sumatera Utara tersebut dalam rapat kerja Komite IV DPD RI dengan Menteri Koperasi Republik Indonesia Ferry Juliantono yang diadakan di Kompleks Parlemen Senayan, Jakarta, pada hari Selasa, 20 Januari 2026.


 Nuh menjelaskan bahwa salah satu faktor yang menyebabkan terpukulnya ekonomi kerakyatan adalah kurangnya kekuatan hukum dalam bidang perkoperasian. Dia menekankan bahwa pembatalan Undang-Undang Nomor 17 Tahun 2012 mengenai Perkoperasian oleh Mahkamah Konstitusi membuat Indonesia kembali menggunakan UU Nomor 25 Tahun 1992 yang berasal dari masa Orde Baru.


 "Saya katakan bahwa ekonomi kerakyatan masih tertahan karena di masa reformasi, undang-undang koperasi yang lebih inovatif justru dicabut oleh MK. Akibatnya, kita kembali menggunakan UU Nomor 25 Tahun 1992 yang menurut saya sudah tidak lagi memenuhi kebutuhan," ujarnya di depan peserta rapat.


 Rapat tersebut juga dihadiri oleh Wakil Menteri Koperasi Farida Farichah, jajaran Kementerian Koperasi, serta pemimpin dan anggota Komite IV DPD RI.


 Di samping regulasi, Nuh menyoroti bahwa anggaran Kementerian Koperasi yang terbilang minim tidak sebanding dengan peran penting koperasi dalam mencapai ekonomi kerakyatan. Dia mengungkapkan bahwa anggaran saat ini di Kementerian Koperasi kurang dari Rp1 triliun, sementara total APBN 2026 mencapai Rp3. 842,7 triliun, dengan Pemerintah Pusat memiliki alokasi lebih dari Rp3. 149,7 triliun.


 “Anggaran Kementerian Koperasi ini sangat kecil. Meskipun koperasi dikatakan sebagai program unggulan Presiden Prabowo,” tegasnya.


 Selain itu, Nuh juga menanyakan kejelasan mengenai dasar hukum untuk Koperasi Desa/Kelurahan Merah Putih, yang merupakan salah satu program unggulan Presiden Prabowo Subianto.


Kontributor : Ilham

Editor : Tim EDUKASI-R I 

Gambar 2 Gambar 2 Gambar 1
gambar 2 Gambar 1 Gambar 3
Gambar 1 Gambar 2
Gambar 1 Gambar 2 Gambar 3
Gambar 1 Gambar 2 Gambar 3
Gambar 1 Gambar 2 Gambar 3
Gambar 1 Gambar 2 Gambar 3
Gambar 1 Gambar 2 Gambar 3
gambar 3 Gambar 2 Gambar 1
gambar 1 gambar 2 gambar 3

Labels

Aceh AFK Agro Akademik Associantion of Polri ATR BPN Bali Bantengan BHP BI Bilateral Blitar BMKG BPBD Budaya Budaya Jawa Bumiaji Catur cuaca Daerah Delegasi Desa Desa Tulungrejo Destinasi Disabilitas Dishub Dispendukcapil Disperkim DPUPR Dusun Junggo education Edukasi Esai essay Event Lokal Futsal Gempa gibran Grebek Suro Gubernur Gusdur Hotel Hukum dan Kriminal Hukum dan HAM Hukum dan Kriminal Info Pasar informasi publik Inklusi Internasional Jakarta Jawa Timur Jenang Kalbar Kalimantan Kampung Warna-Warni Batu Kampung Wisata Batu Karnaval Kartini Karya Bakti KBLI Kecelakaan Kehutanan Kemah 2024 Kesehatan Koni Kota Baru Kota Batu KPPPA KPU Kuda Lumping Lakalantas Lingkungan Madrasah Malang Malqng Mancanegara Medan Memberamo Tengah MI Mikutopi Mikutopia MTs Hasyim Asy'ari Musik Muslimat Nasional Nasional. TNI AD National Police Chief Ngantang Non Akademik OJol Olahraga Opini OSS Palestina Papua Papua Barat Papua Pegunungan Pawai PBB PDI Pekanbaru pekerja migran Pelajar Pendem Pendidiian Pendidikan Penghijauan Perhutani Peristiwa Pertanian Piala Dunia Poktekad Polda Jatim Police Polisi Polres Batu Poltekad Pontianak PPM Primbon Jawa PSSI Puasa Membisu Pujon Religi Ritual Kearifan Lokal Kota Batu RUN FUN Rupiah Sambas Sampah Sanduk Sarpras satgas pamtas Sekda Selamatan Desa Seni Seni Budaya Spiritualitas Masyarakat Adat Sumberbrantas Surabaya Suro Suroan tentang Kami Timor Timur TMP TNI TNI AL TPU Tradisi Selamatan Desa Bumiaji Transmigrasi UMKM UMKM Batu Universitas Universitas Terbuka Malang Veteran Vidio Berita Wapres RI WBTB Wisata Budaya Batu Wisata Kota Batu Yonif 512/DIY
EDUKASI-RI

Dengan maraknya asupan informasi yang telah berganti dari era cetak menjadi online, maka kami suguhkan informasi yang transparan , jelas dan sesuai kondisi dilapangan, sebagai literasi edukasi kepada seluruh pembaca , terimakasih atas kunjungan anda dan semoga menjadikan lebih bermakna, MERDEKA

Popular Posts

Popular Posts