Senin, 15 Desember 2025

Wamen Viva Yoga Dorong Transmigran DIY Kembangkan Kawasan Baru di Sulawesi

INAPROC V6

 


YOGYAKARTA. Wakil Menteri Transmigrasi Viva Yoga Mauladi mendorong para transmigran asal Daerah Istimewa Yogyakarta untuk menjadi pionir penggerak perekonomian di daerah penempatan. Hal ini disampaikannya dalam acara pelepasan 15 Kepala Keluarga (KK) peserta Program Transmigran Karya Nusa di Kota Yogyakarta, Sabtu (14/12/2025).


Sebanyak 51 warga yang berasal dari Kabupaten Bantul, Sleman, Kulon Progo, Gunung Kidul, dan Kota Yogyakarta tersebut akan ditempatkan di dua lokasi. Tiga KK akan menempati kawasan transmigrasi Torire, Kabupaten Poso, Sulawesi Tengah. Sementara, 12 KK lainnya akan bermukim di Taramanu Tua, Kabupaten Polewali Mandar (Polman), Sulawesi Barat.


"Saya mendorong Bapak dan Ibu untuk mengembangkan daerah baru ini sebagai pusat pertumbuhan ekonomi. Kehadiran saudara-saudara diharapkan dapat memicu dinamika ekonomi dan sosial yang positif, tidak hanya untuk transmigran tetapi juga masyarakat setempat," ujar Viva Yoga dalam sambutannya.


Salah satu peserta, Nurvrianto (35) warga Bantul, mengungkapkan motivasinya mengikuti program ini untuk memperbaiki kondisi keluarga. Sebagai pedagang kebab, penghasilannya dirasa belum mencukupi kebutuhan bersama dua anaknya yang masih bersekolah.


"Saya memilih transmigrasi untuk membuka peluang baru. Dengan adanya lahan dari pemerintah, saya bertekad untuk menjadi petani kopi dan kakao. Saya sudah lihat lokasinya dan cocok dengan harapan," tuturnya penuh semangat.


Mantan Anggota Komisi IV DPR RI itu menjelaskan, pemerintah memberikan sejumlah fasilitas pendukung. Setiap KK akan menerima lahan seluas dua hektare serta jaminan hidup selama satu tahun. Komoditas yang akan dikembangkan, seperti kopi dan kakao, dipilih sesuai dengan karakter agroklimat daerah tujuan.


Viva Yoga menegaskan, program transmigrasi merupakan instrumen penting pemerintah dalam upaya pemerataan pembangunan dan pengentasan kemiskinan, yang sejalan dengan visi pemerintahan Presiden Prabowo Subianto.


"Ini adalah wujud kehadiran negara untuk menciptakan kesejahteraan. Tujuannya membangun dari desa, dari akar rumput, untuk pemerataan ekonomi," jelasnya.


Ia juga menyampaikan kisah sukses para transmigran asal Jawa Timur yang diberangkatkan tahun sebelumnya. Dalam waktu setahun, mereka telah mampu menambah aset dengan membeli lahan tambahan.


"Semoga perjalanan ini menjadi awal kehidupan yang lebih baik. Jangan ragu untuk berkomunikasi dengan pemerintah daerah dan kementerian jika menemui kendala di lokasi," pesan Viva Yoga.


Sebelum berangkat, para calon transmigran telah mengikuti serangkaian pembekalan teknis, seperti pengolahan lahan dan tata kelola usaha. Mereka juga menerima bantuan paket kebutuhan hidup dari Kementerian Transmigrasi serta dinas terkait di tingkat provinsi dan kota.


Kontributor : Adi W

Editor : Tim EDUKASI-R I

Gambar 2 Gambar 2 Gambar 1
Gambar 1 Gambar 2 Gambar 3
Gambar 1 Gambar 2 Gambar 3
Gambar 1 Gambar 2
Gambar 1 Gambar 2 Gambar 2 Gambar 2

Labels

EDUKASI-RI

Dengan maraknya asupan informasi yang telah berganti dari era cetak menjadi online, maka kami suguhkan informasi yang transparan , jelas dan sesuai kondisi dilapangan, sebagai literasi edukasi kepada seluruh pembaca , terimakasih atas kunjungan anda dan semoga menjadikan lebih bermakna, MERDEKA

Popular Posts

Popular Posts