PKN Prodi Tekdi Poltek AD Digelar di Desa Tulungrejo, Bantu Kembangkan Kecamatan Bumiaji Kota Batu
BATU – Guna mengaplikasikan ilmu pengetahuan sekaligus berkontribusi langsung kepada masyarakat, Politeknik Angkatan Darat (Poltek AD) melaksanakan kegiatan Praktik Kerja Nyata (PKN). Kegiatan ini melibatkan mahasiswa dari tiga program studi unggulan, yaitu Teknik Elkasista, Otoranpur, dan Terasenmil. PKN tersebut digelar di Balai Desa Tulungrejo, Kecamatan Bumiaji, Kota Batu, pada Senin (22/12/2025) pagi.
Kehadiran para mahasiswa dan perwakilan institusi disambut positif oleh pemerintah setempat. Dalam sambutannya, Kepala Desa Tulungrejo, Suliono, menyampaikan harapan dan dukungannya atas terlaksananya program ini. Ia berharap kegiatan PKN dapat membawa manfaat nyata bagi perkembangan desa dan peningkatan kapasitas warga.
" Memang hal demikian ini sangat membantu dan yang kami butuhkan adalah mengenai permasalahan sampah, dengan metode penerapan pengolahan limbah menjadi bahan bakar tentunya hal demikian ini sangat membantu sekali, dan harapannya tentunya bisa dirasakan oleh masyarakat khususnya Desa Tulungrejo." Jelasnya.
Senada dengan itu, Kaprodi Balistik dan Elektronika Sistem Senjata Poltek AD, Mayor Infanteri Lalu Saifulloh, yang hadir mewakili Danpoltekad Kodiklatad, memberikan penjelasan mengenai maksud dan tujuan PKN. Ia menegaskan bahwa kegiatan ini bukan sekadar kewajiban akademik, melainkan wujud nyata pengabdian TNI Angkatan Darat, khususnya Poltek AD, kepada masyarakat. Melalui PKN, mahasiswa diharapkan dapat menerapkan ilmu teknik dan militernya untuk memecahkan masalah dan menawarkan solusi inovatif di tingkat desa.
“PKN ini merupakan sarana pembelajaran lapangan yang sangat berharga bagi taruna. Mereka tidak hanya mengasah kompetensi teknis, tetapi juga belajar berinteraksi, memahami dinamika masyarakat, dan mengembangkan jiwa pengabdian,” ujar Mayor Inf Lalu Saifulloh.
Apresiasi yang lebih luas disampaikan oleh Camat Bumiaji, Thomas Maydo. Ia menyatakan rasa syukur dan penghargaannya yang tinggi atas kehadiran mahasiswa Poltek AD di wilayahnya. Menurutnya, keahlian spesifik yang dimiliki para peserta PKN sangat dibutuhkan untuk mendukung pembangunan di Kecamatan Bumiaji.
“Kami sangat mengapresiasi sekali dengan kehadiran mahasiswa dari Politeknik Angkatan Darat yang melaksanakan Praktek Kerja Nyata ini. Hal demikian ini sangat diperlukan sekali,” tegas Thomas Maydo.
Ia menjelaskan bahwa untuk memaksimalkan dampak dan menjangkau lebih banyak warga, kegiatan PKN ini disebar di empat desa sekaligus sesuai dengan kebutuhan spesifik masing-masing lokasi. Keempat desa tersebut adalah Tulungrejo, Punten, Bumiaji, dan Pandanrejo, yang semuanya berada dalam wilayah administrasi Kecamatan Bumiaji.
“Dengan kehadiran siswa ini, kami berharap sangat membantu sesuai dengan skill yang dimilikinya. Mereka akan ditugaskan sesuai dengan kompetensi prodi masing-masing untuk berkontribusi pada program desa,” tambah Camat.
Keterlibatan mahasiswa dari tiga prodi teknik dan militer ini diharapkan dapat memberikan solusi praktis. Misalnya, mahasiswa Teknik Elkasista (Teknik Elektronika dan Sistem Senjata) mungkin dapat terlibat dalam pemeliharaan atau peningkatan sistem kelistrikan dan komunikasi desa, pemasangan jaringan internet sederhana, atau sosialisasi teknologi dasar. Sementara mahasiswa dari prodi lain dapat memberikan kontribusi sesuai bidang keahliannya, seperti pemetaan wilayah, analisis lingkungan, atau pelatihan teknologi terapan.
Kegiatan PKN Poltek AD ini menekankan pada pendekatan kolaboratif antara institusi pendidikan militer dengan pemerintah daerah dan masyarakat sipil. Model seperti ini dianggap efektif untuk membangun sinergi, di mana desa mendapatkan sentuhan teknologi dan keahlian baru, sementara mahasiswa memperoleh pengalaman lapangan yang tidak didapat di dalam kampus.
Diharapkan, setelah periode PKN selesai, akan ada rencana tindak lanjut atau program keberlanjutan agar manfaat dari kegiatan ini dapat dirasakan dalam jangka panjang oleh masyarakat Kecamatan Bumiaji. Dengan demikian, kegiatan ini tidak hanya memenuhi tri dharma perguruan tinggi, tetapi juga memperkuat hubungan antara TNI AD dan rakyat, khususnya dalam bidang pembangunan sumber daya manusia dan teknologi untuk kemajuan daerah.
Terpisah, Letda Infanteri Koko Hadi Santoso, selaku Dosen Pembimbing Lapangan dari Jurusan Mesin Prodi Otoranpur, memaparkan salah satu program unggulan dalam PKN kali ini, yaitu pengolahan sampah menjadi bahan bakar cair yang dapat dimanfaatkan oleh warga.
"Selain pengabdian umum, kami memiliki fokus khusus pada pemanfaatan limbah. Dalam PKN ini, kami memperkenalkan dan mengimplementasikan teknologi pengolahan sampah menjadi bahan bakar cair alternatif," jelas Letda Inf Koko.
Ia melanjutkan, teknologi yang diberi nama Sistem Biolisis ini merupakan hasil riset internal Poltek AD yang ramah lingkungan. "Sistem ini dirancang untuk mengonversi sampah rumah tangga, khususnya plastik, melalui proses tertentu menjadi bahan bakar yang dapat digunakan untuk keperluan sehari-hari, seperti bahan bakar kendaraan. Tujuannya adalah mengurangi volume sampah sekaligus menyediakan sumber energi tambahan bagi masyarakat," paparnya.
Untuk realisasinya, Letda Inf Koko menyebutkan bahwa PKN akan berlangsung selama beberapa hari ke depan dengan fokus pada sosialisasi, pelatihan, dan pendampingan pembuatan prototype sistem tersebut. "Kami tidak hanya memberikan teori, tetapi juga mempraktikkannya langsung bersama perangkat desa dan warga. Harapannya, setelah kami meninggalkan lokasi, teknologi sederhana ini dapat terus dikelola dan dikembangkan secara mandiri oleh masyarakat," tandasnya.
Penambahan fokus pada teknologi konversi sampah ini semakin memperkaya kontribusi PKN Poltek AD, yang tidak hanya bersifat asistensial tetapi juga menghadirkan solusi inovatif berbasis riset untuk masalah lingkungan dan energi di tingkat desa.
Kontributor : AGS
Editor : Tim EDUKASI-R I







