Kamis, 04 Desember 2025

Kota Batu Susun Rencana Aksi Turunkan Angka Kecelakaan Lalu Lintas 2025-2029

 


Pemerintah Kota Batu, melalui Dinas Perhubungan (Dishub), mulai menyusun peta jalan strategis untuk meningkatkan keselamatan berlalu lintas. Langkah awal dilakukan dengan menggelar Focus Group Discussion (FGD) penyusunan dokumen Rencana Aksi Keselamatan (RAK) Lalu Lintas dan Angkutan Jalan (LLAJ) periode 2025–2029.


Forum yang berlangsung di Resto Resort Lembah Metro, Kelurahan Sisir, Kamis (4/12), itu melibatkan berbagai pemangku kepentingan kunci, seperti perwakilan pemerintah daerah, kepolisian, dan organisasi angkutan darat (organda). Kegiatan ini merupakan hasil kolaborasi Dishub Kota Batu dengan konsultan CV Sasyah Engineering.


Dalam sambutannya, Pelaksana Tugas (Plt) Sekretaris Dishub Kota Batu, Hari Juni Susanto, menekankan bahwa RAK merupakan instrumen kebijakan vital untuk menekan tingkat fatalitas di jalan. Ia menyebut dokumen ini menjadi fondasi program terukur guna menciptakan lalu lintas yang lebih aman.


“FGD hari ini membahas data dasar penyusunan RAK, mencakup profil lalu lintas, kondisi fasilitas jalan, hingga statistik kecelakaan. Data dari Satlantas Polres Batu mencatat, dalam lima tahun terakhir (2020-2024) terjadi 1.122 kejadian kecelakaan dengan korban meninggal dunia mencapai 154 orang,” papar Hari.


Yang memprihatinkan, lanjutnya, mayoritas korban jiwa tersebut berasal dari kalangan usia produktif, yakni 16-30 tahun. Fakta ini, menurutnya, menunjukkan urgensi untuk intervensi yang lebih serius dan sistematis dalam penanganan keselamatan jalan.


Konsultan dari CV Sasyah Engineering, Anton, yang memandu diskusi, menjelaskan bahwa penyusunan RAK merupakan kewajiban yang diamanatkan Peraturan Pemerintah (PP) Nomor 37 Tahun 2017 tentang Keselamatan Lalu Lintas dan Angkutan Jalan. Keberadaan dokumen ini juga menjadi indikator komitmen daerah, termasuk dalam penilaian penghargaan Wahana Tata Nugraha di tingkat nasional.


Anton memaparkan, upaya mewujudkan keselamatan lalu lintas merupakan tanggung jawab kolektif yang melibatkan lima pilar utama. Kelima pilar tersebut adalah Manajemen Keselamatan (dikoordinir Bappelitbangda), Jalan yang Berkeselamatan (Dinas PUPR), Kendaraan yang Berkeselamatan (Dishub), Pengguna Jalan yang Berkeselamatan (Satlantas Polres Batu), serta Penanganan Pascakecelakaan (Dinas Kesehatan).


“RAK hadir sebagai pedoman bersama agar program dari masing-masing pihak tidak tumpang tindih. Dokumen ini juga mengatur aspek pendanaan, sebab tanpa anggaran yang memadai, upaya keselamatan tidak akan optimal,” tegas Anton.


FGD turut mengangkat isu-isu keselamatan kekinian. Salah satu sorotan adalah maraknya penggunaan sepeda listrik, terutama oleh anak-anak, di jalan raya tanpa pemahaman aturan dan risiko yang memadai. Anton mengingatkan bahwa dari segi torsi dan kecepatan, sepeda listrik nyaris setara dengan sepeda motor listrik. Lemahnya regulasi teknis dan kepemilikan membuat kendaraan ini menjadi sumber potensi bahaya baru.




Para peserta juga mengusulkan pembentukan tim khusus yang fokus menangani dan meneliti titik-titik rawan kecelakaan (black spot). Tujuannya untuk mengidentifikasi akar penyebab kecelakaan, baik faktor infrastruktur, kendaraan, maupun kelalaian pengendara.


Berdasarkan proyeksi Dishub, tren kecelakaan di Kota Batu diprediksi akan mengalami penurunan bertahap hingga tahun 2035. Namun, penurunan tersebut masih bersifat marginal dan sangat bergantung pada ketersediaan anggaran serta efektivitas implementasi program.


“Dukungan pembiayaan tetap menjadi faktor penentu. Kami juga memperhitungkan kemungkinan adanya penyesuaian alokasi transfer ke daerah tahun depan,” tambah Anton, menegaskan pentingnya aspek pendanaan.


Kontributor : AGS

Editor : Tim EDUKASI-R I

Gambar 2 Gambar 2 Gambar 1
gambar 2 Gambar 1 Gambar 3
 Gambar 1  Gambar 2  Gambar 3
Gambar 1 Gambar 2
Gambar 1 Gambar 2 Gambar 3
Gambar 1 Gambar 2 Gambar 3
Gambar 1 Gambar 2 Gambar 3
Gambar 1 Gambar 2 Gambar 3
Gambar 1 Gambar 2 Gambar 3
gambar 3 Gambar 2 Gambar 1
gambar 1 gambar 2 gambar 3

Labels

Aceh AFK Agro Akademik Associantion of Polri ATR BPN Bali Bantengan BHP BI Bilateral Blitar BMKG BPBD Budaya Budaya Jawa Bumiaji Catur cuaca Daerah Delegasi Desa Desa Tulungrejo Destinasi Disabilitas Dishub Dispendukcapil Disperkim DPUPR Dusun Junggo education Edukasi Esai essay Event Lokal Futsal Gempa gibran Grebek Suro Gubernur Gusdur Hotel Hukum dan Kriminal Hukum dan HAM Hukum dan Kriminal Info Pasar informasi publik Inklusi Internasional Jakarta Jawa Timur Jenang Kabupaten Malang Kalbar Kalimantan Kampung Warna-Warni Batu Kampung Wisata Batu Karnaval Kartini Karya Bakti KBLI Kecelakaan Kehutanan Kemah 2024 Kesehatan Koni Kota Baru Kota Batu KPPPA KPU Kuda Lumping Lakalantas Lampung Lingkungan Madrasah Malang Malqng Mancanegara Medan Memberamo Tengah MI Mikutopi Mikutopia MTs Hasyim Asy'ari Musik Muslimat Nasional Nasional. TNI AD National Police Chief Ngantang Non Akademik OJol Olahraga Opini OSS Palestina Papua Papua Barat Papua Pegunungan Pawai PBB PDI Pekanbaru pekerja migran Pelajar Pendem Pendidiian Pendidikan Penghijauan Perhutani Peristiwa Pertanian Piala Dunia Poktekad Polda Jatim Police Polisi Polres Batu Poltekad Pontianak PPM Primbon Jawa PSSI Puasa Membisu Pujon Religi Ritual Kearifan Lokal Kota Batu RUN FUN Rupiah Sambas Sampah Sanduk Sarpras satgas pamtas Sekda Selamatan Desa Seni Seni Budaya Spiritualitas Masyarakat Adat Sumberbrantas Surabaya Suro Suroan tentang Kami Timor Timur TMP TNI TNI AL TPU Tradisi Selamatan Desa Bumiaji Transmigrasi UMKM UMKM Batu Universitas Universitas Terbuka Malang Veteran Vidio Berita Wapres RI WBTB Wisata Budaya Batu Wisata Kota Batu Yonif 512/DIY
EDUKASI-RI

Dengan maraknya asupan informasi yang telah berganti dari era cetak menjadi online, maka kami suguhkan informasi yang transparan , jelas dan sesuai kondisi dilapangan, sebagai literasi edukasi kepada seluruh pembaca , terimakasih atas kunjungan anda dan semoga menjadikan lebih bermakna, MERDEKA

Popular Posts

Popular Posts