Jumat, 14 November 2025

Roket Israel yang Tidak Meledak Ancam Nyawa Warga Gaza

INAPROC V6


 


Gaza. Jum'at 14 November 2025. Jalan-jalan di Gaza tidak hanya menyisakan reruntuhan bangunan, tetapi juga bahaya yang mengintai di setiap sudut. Pasca serangan Israel, ancaman kematian tidak serta merta berhenti. Ranjau dari roket-roket yang gagal meledak (UXO - Unexploded Ordnance) menjadi pembunuh diam-diam yang terus mengancam nyawa warga, terutama anak-anak.


EDUKASI-RI

Pada Rabu (12 November 2025), seperti dilaporkan kantor berita Anadolu, sebuah kawasan permukiman kembali menyaksikan betapa nyatanya ancaman tersebut. Sisa-sisa peluru kendali yang tertancap di tanah atau tersembunyi di antara puing-puing menjadi momok menakutkan. Setiap langkah warga yang kembali ke rumahnya untuk menyelamatkan barang-barang yang tersisa atau sekadar mencari tempat berteduh, diwarnai ketakutan akan ledakan tak terduga.


“Kami tidak hanya berperang dengan bom yang jatuh, tetapi juga dengan bom yang tertidur. Ini seperti ular yang bersembunyi di bawah puing. Kami hidup dalam ketakutan yang konstan,” ujar Ahmad Al-Masri, seorang warga yang rumahnya hancur, menggambarkan situasi mengerikan yang dihadapi sehari-hari.


 


Badan Penanggulangan Bencana di Gaza menegaskan bahwa ratusan UXO diperkirakan masih tersebar di berbagai lokasi. Minimnya peralatan khusus dan kondisi keamanan yang tidak stabil membuat proses identifikasi dan netralisasi menjadi sangat lamban dan berisiko tinggi. Tim penyapu ranjau bekerja dengan peralatan seadanya, mempertaruhkan nyawa mereka untuk mencegah lebih banyak korban jiwa.


Anak-anak, dengan rasa ingin tahu mereka yang tinggi, adalah kelompok yang paling rentan. Mereka seringkali menganggap benda logam aneh di antara reruntuhan sebagai mainan. Lembaga amal setempat berusaha menyebarkan informasi tentang bahaya ini, tetapi jangkauannya terbatas akibat hancurnya infrastruktur dan padatnya pengungsian.

 


Tragedi ini memperpanjang daftar penderitaan warga Gaza. Di tengah upaya bertahan hidup tanpa akses air bersih, listrik, dan obat-obatan yang memadai, mereka harus terus berhadapan dengan bahaya laten sisa-sisa perang. Setiap roket yang tidak meledak adalah pengingat pahit bahwa bahkan setelah pesawat tempur meninggalkan langit Gaza, bayang-bayang kematian tetap nyata dan mengintai di jalanan yang porak-poranda. Krisis kemanusiaan di Gaza, dengan demikian, memiliki banyak wajah, dan salah satunya adalah ancaman senyap dari metal-meriam yang menunggu untuk meledak.

Sumber : Anadolu., 

Kontributor: Indah 

Editor : Tim EDUKASI-R I

Gambar 2 Gambar 2 Gambar 1
Gambar 1 Gambar 2 Gambar 3
Gambar 1 Gambar 2 Gambar 3
Gambar 1 Gambar 2
Gambar 1 Gambar 2 Gambar 2 Gambar 2

Labels

EDUKASI-RI

Dengan maraknya asupan informasi yang telah berganti dari era cetak menjadi online, maka kami suguhkan informasi yang transparan , jelas dan sesuai kondisi dilapangan, sebagai literasi edukasi kepada seluruh pembaca , terimakasih atas kunjungan anda dan semoga menjadikan lebih bermakna, MERDEKA

Popular Posts

Popular Posts