Sabtu, 17 Oktober 2026

HUT ke-25 Kota Batu, Nurochman Paparkan Capaian Pembangunan dan Prioritas Layanan Publik

 

Foto : Istimewa

BATU – Pemerintah Kota Batu memprioritaskan peningkatan pelayanan publik dan kesejahteraan masyarakat dalam pembangunan daerah. Hal tersebut disampaikan Wali Kota Batu, Nurochman, saat Upacara Peringatan Hari Jadi ke-81 Provinsi Jawa Timur sekaligus Hari Ulang Tahun ke-25 Kota Batu di Balai Kota Among Tani, Sabtu (17/10/2026).

Dalam kesempatan tersebut, Nurochman memaparkan sejumlah indikator pembangunan Kota Batu selama periode terakhir, mulai dari peningkatan Indeks Pembangunan Manusia (IPM), penurunan angka kemiskinan, hingga realisasi investasi dan kunjungan wisatawan.

Berdasarkan data yang disampaikan, IPM Kota Batu meningkat dari 79,69 pada 2024 menjadi 80,35 pada 2025. Sementara itu, angka kemiskinan turun dari 3,06 persen menjadi 2,86 persen. Tingkat pengangguran terbuka tercatat sebesar 3,52 persen.

Pada sektor ekonomi, realisasi investasi Kota Batu mencapai Rp2,33 triliun. Adapun jumlah kunjungan wisatawan sepanjang 2025 tercatat sebanyak 5,36 juta kunjungan. Kota Batu juga meraih UHC Award 2026 kategori Madya.

Di bidang pendidikan, Pemerintah Kota Batu menyiapkan Program Seribu Sarjana. Dalam perencanaan 2026, program tersebut mencatat 603 calon penerima beasiswa.

Sementara di sektor kesehatan, pemerintah mengembangkan program Satu Desa/Kelurahan Satu Dokter melalui Unit Pelayanan Kesehatan Desa dan Kelurahan (UPKDK). Program ini diarahkan untuk mendekatkan layanan kesehatan kepada masyarakat, termasuk melalui rencana penambahan dokter gigi.

Momen Wali Kota Batu, bersama para anak didik

Penguatan ekonomi masyarakat juga menjadi bagian dari prioritas pembangunan. Upaya tersebut dilakukan melalui kolaborasi sektor pertanian dan pariwisata, pengembangan usaha mikro, kecil, dan menengah (UMKM), serta digitalisasi pemasaran hasil pertanian.

Di sisi infrastruktur dan lingkungan, penataan kawasan Simpang Empat Patih, pengelolaan sampah, dan pembangunan berkelanjutan turut menjadi perhatian pemerintah daerah.

Dalam peringatan tahun ini, Kota Batu mengusung tema “Bangkit Bersama, Jaga Alam Raya untuk mBatu SAE Berkelanjutan”. Tema tersebut menekankan pentingnya kolaborasi dalam pembangunan sekaligus menjaga kelestarian lingkungan.

Nurochman menegaskan bahwa pembangunan daerah perlu menjawab kebutuhan masyarakat dan menjaga keseimbangan dengan alam. Kolaborasi pemerintah, masyarakat, dan berbagai pemangku kepentingan diharapkan dapat mendukung kemajuan Kota Batu agar manfaat pembangunan semakin dirasakan warga.

Peringatan seperempat abad Kota Batu menjadi momentum untuk melihat capaian pembangunan sekaligus melanjutkan upaya peningkatan kualitas pelayanan publik, penguatan ekonomi, pendidikan, kesehatan, dan pelestarian lingkungan.

Kontributor : Agus 

Editor : Tim EDUKASI-RI 

Gambar 2 Gambar 2 Gambar 1
gambar 2 Gambar 1 Gambar 3
 Gambar 1  Gambar 2  Gambar 3
Gambar 1 Gambar 2
Gambar 1 Gambar 2 Gambar 3
Gambar 1 Gambar 2 Gambar 3
Gambar 1 Gambar 2 Gambar 3
Gambar 1 Gambar 2 Gambar 3
Gambar 1 Gambar 2 Gambar 3
gambar 3 Gambar 2 Gambar 1
gambar 1 gambar 2 gambar 3

Popular Posts