Sabtu, 10 Oktober 2026

Cak Nur Sapa UMKM, Produk Olahan Pertanian Kota Batu Berpeluang Tembus Pasar Nasional

 

Wali Kota Batu, Nurochman saat beri label Sarmon

BATU – Wali Kota Batu, Nurochman, mengunjungi dua pelaku usaha mikro, kecil, dan menengah (UMKM) yang mengembangkan produk olahan hasil pertanian melalui kegiatan Cak Nur Sapa UMKM, Jumat (9/10/2026). Kunjungan tersebut menyasar UMKM Sari Lemon (Sarmon) di Gelora Bunga Sidomulyo dan Hilwa Apel Farm di Desa Bumiaji.

Kegiatan ini menjadi kesempatan untuk melihat langsung proses produksi, potensi pengembangan usaha, serta peluang memperluas pemasaran produk olahan pertanian Kota Batu.

Di Sari Lemon (Sarmon), Desa Sidomulyo, Nurochman meninjau pengolahan sejumlah buah, antara lain lemon, stroberi, apel, kurma, dan nanas menjadi produk minuman.

Usaha yang dirintis sejak 2022 tersebut mampu mengolah sekitar 2 ton bahan baku menjadi kurang lebih 1.000 liter produk. Dalam pengembangannya, Sarmon juga memperoleh pendampingan dari Pusat Layanan Usaha Terpadu (PLUT) Kota Batu.

Kunjungan dilanjutkan ke Hilwa Apel Farm di Desa Bumiaji. UMKM ini mengembangkan beragam produk oleh-oleh berbahan hasil pertanian, terutama apel Manalagi yang dikenal sebagai salah satu produk khas Kota Batu.

Produk yang dihasilkan meliputi keripik apel, keripik nangka, bolen, dan dodol. Berdasarkan keterangan dalam rilis Pemerintah Kota Batu, produk tersebut telah memiliki sertifikat halal dan izin Sertifikat Produksi Pangan Industri Rumah Tangga (SPP-IRT), serta dipasarkan di wilayah Malang Raya.

Selain mengembangkan produk olahan, Hilwa Apel Farm juga melibatkan masyarakat sekitar dalam proses produksi. Keterlibatan tersebut menjadi bagian dari aktivitas usaha yang dijalankan di lingkungan setempat.

Seusai kunjungan, Nurochman mengajak para pelaku UMKM memanfaatkan layanan PLUT Kota Batu untuk memperoleh pendampingan, mulai dari pengurusan legalitas usaha, literasi keuangan, hingga pemasaran digital.

Pemerintah Kota Batu juga menjalin kerja sama dengan pusat oleh-oleh dan perguruan tinggi untuk memperluas akses pasar serta meningkatkan kapasitas pelaku UMKM.

Melalui pendampingan dan perluasan jaringan pemasaran, produk olahan hasil pertanian diharapkan memiliki kesempatan menjangkau konsumen yang lebih luas. Pengembangan tersebut juga membuka peluang bagi UMKM Kota Batu untuk meningkatkan daya saing produknya di luar pasar lokal.

(EDUKASI-RI)

Gambar 2 Gambar 2 Gambar 1
gambar 2 Gambar 1 Gambar 3
 Gambar 1  Gambar 2  Gambar 3
Gambar 1 Gambar 2
Gambar 1 Gambar 2 Gambar 3
Gambar 1 Gambar 2 Gambar 3
Gambar 1 Gambar 2 Gambar 3
Gambar 1 Gambar 2 Gambar 3
Gambar 1 Gambar 2 Gambar 3
gambar 3 Gambar 2 Gambar 1
gambar 1 gambar 2 gambar 3

Labels

EDUKASI-RI

Dengan maraknya asupan informasi yang telah berganti dari era cetak menjadi online, maka kami suguhkan informasi yang transparan , jelas dan sesuai kondisi dilapangan, sebagai literasi edukasi kepada seluruh pembaca , terimakasih atas kunjungan anda dan semoga menjadikan lebih bermakna, MERDEKA

Popular Posts

Popular Posts