The Batu Karate Challenge Sukses Digelar, Awali Masa Bakti Baru Pengurus FORKI Kota Batu
KOTA BATU. Semarak dan sorak-sorai atlet karateka mengisi GOR Gajah Mada, Kota Batu, Sabtu (27/12/2025). Sebanyak 450 atlet dari berbagai perguruan dan dojo se-Jawa Timur turut meramaikan The Batu Karate Challenge Series Open Tournament. Acara yang digelar dalam rangka Pelantikan dan Pengukuhan Pengurus FORKI (Federasi Olahraga Karate-Do Indonesia) Kota Batu masa bakti 2025-2029 ini berhasil menciptakan atmosfer kompetitif dan penuh sportivitas.
Turnamen ini menarik perhatian dengan rentang usia peserta yang luas, mulai dari pra usia dini hingga remaja. Kehadiran ratusan atlet muda ini menunjukkan antusiasme dan semangat regenerasi olahraga karate di wilayah Jawa Timur. GOR dipenuhi peserta dengan seragam karate (karategi) berwarna putih, didampingi pelatih dan orang tua, menciptakan suasana yang dinamis dan penuh energi.
![]() |
| Jesi |
Ketua Pelaksana kegiatan, Jesi, dalam penjelasannya menegaskan bahwa turnamen ini bukan sekadar ajang kompetisi. "Pelaksanaan The Batu Karate Challenge Series Open Tournament ini merupakan bagian dari rangkaian acara Pelantikan dan Pengukuhan Pengurus FORKI Kota Batu dengan masa bakti 2025 - 2029. Kami ingin mengawali kepengurusan baru dengan sebuah event nyata yang memotivasi atlet, sekaligus menjadi ajang silaturahmi antar dojo," ujarnya. Jesika menambahkan, event ini diharapkan dapat menjadi platform tetap untuk mengasah bakat atlet karate Kota Batu dan sekitarnya.
![]() |
| Sumadi Wakil Ketua 1 KONI Kota Batu |
Dukungan penuh juga datang dari KONI Kota Batu. Wakil Ketua 1 KONI Kota Batu, Sumadi, yang hadir mewakili Ketua, menyampaikan apresiasi atas terselenggaranya event ini. "KONI sangat mendukung penyelenggaraan turnamen seperti ini. Ini adalah wadah yang tepat untuk mengukur prestasi, menemukan bakat baru, dan membangun mental kompetitif atlet sejak dini. Semoga kerja sama antara FORKI dan KONI ke depan semakin erat untuk memajukan karate di Kota Batu," papar Sumadi. Harapannya, karate dapat terus berkontribusi pada peningkatan prestasi olahraga daerah.
![]() |
| Yosef Fredi Hardianto, Ketua FORKI Kota Batu |
Yosef Fredi Hardianto, Ketua FORKI Kota Batu menegaskan komitmen pengurus baru pasca pelantikan. "Dengan telah dilaksanakannya pengukuhan ini, kami akan segera melengkapi dan memperbaiki berbagai aspek yang sebelumnya belum optimal," ujarnya.
![]() |
| Momen pelantikan dan pengukuran Forki Kota Batu |
Langkah ini diambil agar seluruh program kerja, mulai dari pembinaan atlet usia dini hingga pelatnas, dapat berjalan lebih terstruktur dan menghasilkan pencapaian yang lebih baik ke depannya. Targetnya adalah membawa karate Kota Batu menuju tingkat yang lebih kompetitif.
![]() |
| Ketua Umum INKAI (Institut Karate-Do Indonesia) Kota Batu, Munantiono.SPd |
Sementara itu, Ketua Umum INKAI (Institut Karate-Do Indonesia) Kota Batu, Munantiono.SPd, melihat momentum ini sebagai langkah strategis. "Pelantikan pengurus yang diisi dengan kegiatan konkret seperti turnamen, menunjukkan komitmen yang kuat. FORKI tidak hanya sibuk dengan organisasi, tetapi langsung turun ke lapangan membina atlet," kata Munantiono. Ia berharap agar semangat ini dapat terjaga selama masa bakti, dengan program kerja yang berkelanjutan dan fokus pada pembinaan atlet berprestasi hingga ke level nasional.
![]() |
| Komisi Wasit FORKI Jawa Timur, A. Rega Sebastian, S.Or |
Selaku Komisi Wasit FORKI Jawa Timur, A. Rega Sebastian, S.Or., turut memberikan dukungan dan apresiasi atas terselenggaranya event ini. Ia menyampaikan harapan agar karate di Kota Batu tidak hanya tetap eksis, tetapi juga terus menunjukkan peningkatan prestasi. "Semoga langkah awal ini menjadi pijakan untuk melompat lebih tinggi, tidak hanya di tingkat regional, namun juga hingga ke kancah nasional bahkan internasional," ujarnya. Dukungan dari jajaran wasit provinsi ini diyakini dapat mendorong kualitas pertandingan dan kaderisasi atlet.
![]() |
| Putri Nathania Benita, Kelas Komite Open juara 2 |
Antusiasme tidak hanya terpancar dari para atlet dan pengurus, tetapi juga dari orang tua peserta. Salah satunya adalah Gaguk Subdibyo, orang tua dari atlet Putri yang berhasil meraih juara pertama pada kategori beregu.
![]() |
| Juara Pertama Kategori Beregu |
"Saya sangat senang dan bangga. Prestasi ini jelas menambah kepercayaan diri dan motivasi anak saya. Ke depan, kami akan lebih mempersiapkan diri lagi. Turnamen seperti ini sangat berharga untuk pengalaman bertanding anak-anak," ungkap Gaguk dengan wajah berbinar. Dukungan orang tua seperti ini menjadi faktor pendukung penting dalam perkembangan psikologis dan pencapaian atlet muda.
![]() |
| Nama nama beregu putri open juara 1 * Putri Nathania Benita * Raisa Alya Wahyudi * Raisha Rhea Zhaafira Hartono |
Secara teknis, turnamen berjalan lancar dengan menerapkan sistem pertandingan yang standar. Berbagai kategori, baik kata (jurus) maupun kumite (pertarungan), dipertandingkan dengan diawasi oleh wasit dan juri yang berkompeten. Medali dan piala diberikan kepada para pemenang sebagai bentuk apresiasi atas usaha dan prestasi mereka.
![]() |
| Momen kebersamaan para pemenang kategori beregu |
The Batu Karate Challenge Series Open Tournament telah menutup rangkaian acara pelantikan pengurus FORKI Kota Batu. Event ini tidak hanya menjadi panggung awal bagi kepengurusan baru untuk menunjukkan komitmen, tetapi juga telah menorehkan kenangan dan pengalaman berharga bagi ratusan atlet muda. Suksesnya penyelenggaraan turnamen ini menjadi modal dan penyemangat bagi pengurus FORKI Kota Batu periode 2025-2029 untuk merancang program pembinaan yang lebih sistematis, guna melahirkan atlet-atlet karate yang dapat mengharumkan nama Kota Batu di kancah yang lebih tinggi di masa depan.
Kontributor: AGS
Editor : Tim EDUKASI-R I












